Pemko Padang Adopsi Aplikasi QRESTO Pajak Daerah Transparan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang dan 23 kota Komwil I APEKSI resmi adopsi aplikasi QRESTO untuk cegah kebocoran pajak daerah.(poto: padangkita.com).

Pemko Padang dan 23 kota Komwil I APEKSI resmi adopsi aplikasi QRESTO untuk cegah kebocoran pajak daerah.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang bersama 23 pemerintah kota anggota Komwil I APEKSI kini resmi menyepakati penggunaan aplikasi QRESTO pajak daerah secara terintegrasi. Langkah strategis tersebut bertujuan untuk mengamankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transparansi serta inovasi digital.

Para kepala daerah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dalam Seminar Rembuk Fiskal di Harris Hotel & Suites Nagoya, Batam, Kamis (27/8/2026). Selain itu, kesepakatan ini memuat komitmen bersama guna menerapkan sistem pemantauan pajak digital yang akuntabel.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir membuka forum strategis tersebut dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komwil I APEKSI. Kemudian, Rico menjelaskan bahwa adopsi sistem QRESTO merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Komisariat Wilayah I di Banda Aceh pada April lalu.

Secara teknis, aplikasi QRESTO memisahkan omzet usaha dan kewajiban pajak secara otomatis tepat saat transaksi terjadi. Bahkan, sistem cerdas ini juga mampu memantau pergerakan transaksi secara waktu nyata lalu mengirimkan hasilnya secara instan.

Hasilnya, teknologi ini memastikan setoran pajak daerah dapat langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada hari yang sama. Oleh karena itu, keunggulan tersebut berhasil menutup potensi kebocoran penerimaan kas daerah dari sektor pajak usaha secara signifikan.

Baca Juga :  Satgas PRR dan Pemko Padang Pantau Pembangunan Huntap Balai Gadang

Komitmen Digitalisasi Transaksi Pajak Daerah Terintegrasi APEKSI

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir turut menghadiri forum tersebut untuk mewakili Pemerintah Kota Padang. Dalam kesempatan itu, Maigus menyambut positif kerja sama tata kelola fiskal digital yang terjalin antar-pemerintah kota.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang akan terus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna dalam mengelola pendapatan daerah. Sebab, digitalisasi penerimaan daerah menjadi jembatan utama untuk memperluas praktik pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Melalui pemantauan pergerakan pajak secara real-time, pemerintah daerah dapat meminimalisasi ruang gerak kebocoran anggaran. Dengan demikian, skema ini memastikan setiap rupiah dari potensi kas daerah terserap secara maksimal.

Kendati demikian, Maigus mengingatkan bahwa inovasi administrasi pajak tidak boleh berdiri sendiri tanpa dukungan sektor lain. Pasalnya, penguatan fiskal daerah tetap membutuhkan landasan berupa ekosistem ekonomi lokal yang kuat dan kokoh.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah wajib mengimbangi penguatan fiskal dengan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal secara berkelanjutan. Di samping itu, pemerintah perlu mendorong diversifikasi ekonomi serta pengembangan sektor bernilai tambah tinggi seperti data center.

Baca Juga :  8 Dukungan IT untuk Bisnis Modern Agar Operasional Makin Efisien

Optimalisasi Pendapatan Daerah Untuk Kesejahteraan Rakyat Padang

Pada akhirnya, peningkatan kapasitas fiskal daerah harus bermuara pada program yang memberikan manfaat nyata. Dengan kata lain, masyarakat perlu merasakan langsung dampak peningkatan PAD melalui sektor pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Padang mengarahkan hasil penguatan kas daerah untuk mendanai pembangunan infrastruktur publik secara merata. Sebab, alokasi dana yang tepat sasaran akan mendorong percepatan daya serap anggaran untuk kesejahteraan publik.

Kini, penerapan aplikasi QRESTO di seluruh daerah anggota APEKSI Komwil I resmi menandai babak baru transparansi fiskal. Sinergi antar-pemerintah kota ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengelola uang rakyat secara terbuka.

Oleh karena itu, melalui integrasi teknologi ini, Pemko Padang sangat optimistis dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Pada akhirnya, pengelolaan pajak yang akuntabel akan menggerakkan roda pembangunan Kota Padang secara menyeluruh.(ar)

Berita Terkait

WhatsApp Uji Fitur Jadwalkan Pesan di iPhone Tanpa Internet
Kamera Galaxy S26 Ultra Bawa Sensor 200MP dan Zoom Ganda
Atasi Asap Karhutla, BNPB Uji Coba Modifikasi Cuaca Dry Ice
Pemerintah Siapkan Layanan Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Per Bulan
OPPO Resmi Mengumumkan ColorOS 17, Hadirkan Inovasi Tampilan Hingga Keamanan
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong Kebijakan Rendah Karbon dan Nilai Ekonomi Karbon di Jakarta
Uji Kamera 200 MP Samsung S26 Ultra di Pestapora 2026
Beda Baterai Silicon Carbon dan Baterai Biasa HP
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:59 WIB

WhatsApp Uji Fitur Jadwalkan Pesan di iPhone Tanpa Internet

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Kamera Galaxy S26 Ultra Bawa Sensor 200MP dan Zoom Ganda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Atasi Asap Karhutla, BNPB Uji Coba Modifikasi Cuaca Dry Ice

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Pemerintah Siapkan Layanan Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Per Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

OPPO Resmi Mengumumkan ColorOS 17, Hadirkan Inovasi Tampilan Hingga Keamanan

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB