Kuala Lumpur, seriusnews.id – Penampilan Tari Piring Sumatera Barat berhasil memikat perhatian ribuan pengunjung dalam ajang Taste of Borneo Cultural Carnival (TOBC) 4.0 di Boulevard Commercial Centre, Miri, Sarawak, Malaysia.
Delegasi Indonesia melalui Sanggar Tari Rumah Pintar Panyakalan, Solok, menghadirkan pertunjukan yang memperkenalkan kekayaan seni tradisi Minangkabau kepada masyarakat Malaysia maupun wisatawan mancanegara.
Berdasarkan keterangan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching pada Minggu (5/7/2026), pertunjukan yang berlangsung Sabtu (4/7/2026) menjadi salah satu atraksi budaya yang paling menarik perhatian selama festival.
Pertunjukan Minangkabau Berhasil Mencuri Perhatian Ribuan Pengunjung Festival Internasional
Delegasi Indonesia menyuguhkan perpaduan tari piring dengan atraksi api yang memikat. Gerakan para penari yang lincah berpadu dengan denting piring yang ritmis dan aksi api yang spektakuler sehingga menghadirkan pertunjukan yang memukau penonton.
Penampilan tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkenalkan filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau. Setiap gerakan mencerminkan nilai ketangkasan, keharmonisan, dan warisan budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Pada malam pertunjukan budaya itu, Indonesia tampil bersama delegasi seni dari Tiongkok, Brunei Darussalam, serta Negara Bagian Sabah, Malaysia. Kehadiran berbagai negara semakin memperkuat posisi TOBC sebagai ajang pertukaran budaya di kawasan Asia Tenggara.
Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang pertunjukan berlangsung. Banyak penonton memberikan apresiasi terhadap penampilan delegasi Indonesia yang menampilkan budaya tradisional dengan penuh semangat dan percaya diri.
Indonesia Promosikan Budaya Kuliner Pariwisata Sumatera Barat Secara Global
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Abdullah Zulkifli, menegaskan TOBC 4.0 bukan sekadar festival kuliner. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat persahabatan, memperkenalkan kekayaan budaya, serta membangun saling pengertian antarbangsa.
“Melalui TOBC, Indonesia membawa ‘Taste of Minangkabau’ sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Sumatera Barat kepada masyarakat Sarawak dan komunitas internasional,” ujar Abdullah Zulkifli.
Ia menjelaskan, delegasi Indonesia hadir dengan misi memperkenalkan budaya Minangkabau melalui berbagai sektor. Selain seni pertunjukan, Indonesia juga mengenalkan kekayaan kuliner serta hasil kerajinan tangan khas Sumatera Barat.
Abdullah menambahkan, Sumatera Barat memiliki warisan budaya yang kaya, panorama alam yang indah, serta kuliner yang telah dikenal dunia. Rendang menjadi salah satu ikon gastronomi Indonesia yang ikut memperkuat promosi daerah tersebut di tingkat internasional.
Ia juga mengajak masyarakat Sarawak dan komunitas internasional untuk berkunjung langsung ke Sumatera Barat. Menurutnya, wisatawan dapat menikmati keindahan alam, keragaman budaya, sekaligus merasakan keramahan masyarakat Minangkabau.
Tujuh UMKM Sumbar Tampilkan Produk Unggulan Dalam Festival Budaya
Keikutsertaan Indonesia dalam TOBC 4.0 mendapat fasilitasi dari KJRI Kuching yang bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (GEBU Minang). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) turut memberikan dukungan terhadap partisipasi tersebut.
Selain menghadirkan pertunjukan budaya, Indonesia juga membawa tujuh pelaku UMKM asal Sumatera Barat. Mereka mempromosikan berbagai produk unggulan daerah kepada pengunjung festival.
Produk yang di pamerkan meliputi rendang, kopi, rempah-rempah, wastra, hingga kerajinan tangan khas Minangkabau. Kehadiran pelaku UMKM melengkapi promosi budaya dengan memperkenalkan kekayaan ekonomi kreatif Sumatera Barat kepada pasar internasional.
Festival TOBC 4.0 berlangsung pada 2–12 Juli 2026 di Miri, Sarawak, Malaysia. Ajang tersebut mempertemukan peserta dari Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Tiongkok dalam satu perayaan budaya yang menampilkan seni, kuliner, serta produk unggulan dari masing-masing negara.
Melalui partisipasi tersebut, Indonesia memanfaatkan TOBC 4.0 sebagai sarana diplomasi budaya sekaligus promosi pariwisata dan produk unggulan Sumatera Barat. Penampilan Tari Piring Sumatera Barat bersama atraksi api menjadi salah satu daya tarik yang memperkuat citra budaya Minangkabau di hadapan masyarakat internasional.(ar)









