Vietnam, seriusnews.id – Polres Kepulauan Mentawai mencetak sejarah baru setelah salah satu personel terbaiknya terpilih mengikuti pelatihan internasional di Vietnam selama enam bulan. Akhirnya, polwan berprestasi bernama Brigpol Aruni sukses menembus seleksi ketat untuk mewakili Kepolisian Republik Indonesia di kancah dunia.
Tentu saja keberhasilan luar biasa ini menjadi buah bibir sekaligus kebanggaan besar bagi jajaran Polda Sumatera Barat. Sebab, proses penyaringan yang sangat kompetitif membuktikan kualitas personel kepolisian dari wilayah kepulauan mampu bersaing secara global.
Agenda Pembukaan Resmi People Security Academy Hanoi
Selanjutnya, acara pembukaan secara resmi berlangsung di People’s Security Academy, Ha Dong, Hanoi, Vietnam. Kegiatan berskala global tersebut mengumpulkan para agen keamanan terbaik dari berbagai penjuru benua.
Berdasarkan data resmi, agenda bergengsi ini hanya diikuti oleh 27 peserta terpilih saja. Oleh karena itu, seluruh peserta tersebut merupakan delegasi resmi yang berasal dari 9 negara di dunia.
Utusan yang hadir di antaranya datang dari Indonesia, Jepang, Korea Selatan, China, dan Mongolia. Selain itu, negara Angola, Laos, Rusia, serta Prancis juga mengirimkan perwakilan terbaik mereka.
Kebanggaan Luar Biasa Jajaran Polres Kepulauan Mentawai
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A, mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian anggotanya. Pimpinan tertinggi Polres Mentawai ini menegaskan bahwa momentum tersebut menjadi catatan sejarah baru.
Faktanya, pihak polres baru pertama kali mengirimkan anggotanya untuk penugasan luar negeri. Jadi, Brigpol Aruni terbukti mampu membawa nama baik Mentawai dan institusi Polri ke tingkat internasional.
Oleh sebab itu, manajemen polres memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh sang polwan. Langkah ini diharapkan menjadi awal mula dari lahirnya prestasi internasional lain.
Inspirasi Pemantik Semangat Pemuda Pemudi Bumi Sikerei
Kemudian, Kapolres Rory berharap prestasi gemilang ini tidak hanya menjadi kebanggaan internal korps Bhayangkara. Capaian monumental tersebut harus menjadi pemantik semangat yang kuat bagi masyarakat luas.
Bahkan, pihak pimpinan menginginkan momentum ini memotivasi seluruh personel dalam meningkatkan kapasitas diri. Tantangan tugas ke depan menuntut setiap anggota untuk terus berkembang secara profesional.
Selain itu, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bagi generasi muda di Bumi Sikerei. Keterbatasan geografis terbukti bukan merupakan halangan besar untuk mengukir prestasi di level dunia.
Kesimpulannya, remaja setempat kini memiliki contoh nyata bahwa kerja keras mampu menembus batas. Oleh karena itu, pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mendukung ruang berkembang bagi seluruh pemuda daerah.(ar)









