Pemko Padang Siapkan Parkir Digital, Pelajari Sistem Bandung untuk Tekan Pungli

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Studi Komparatif Pemko Padang ke Pemko Bandung terkait Pengelolaan Parkir Digital.( poto : padangkita.com )

Studi Komparatif Pemko Padang ke Pemko Bandung terkait Pengelolaan Parkir Digital.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Parkir digital menjadi langkah baru yang disiapkan Pemerintah Kota Padang untuk memperbaiki tata kelola perparkiran. Pemerintah Kota Padang memilih sistem digital guna menekan kebocoran retribusi, memberantas praktik pungutan liar (pungli), sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kota Padang mengirim rombongan ke Balai Kota Bandung pada Senin (29/6/2026). Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin langsung kunjungan itu bersama sejumlah pejabat terkait guna mempelajari sistem pembayaran retribusi parkir nontunai yang telah dijalankan Pemerintah Kota Bandung.

Pemko Padang Pelajari Pengelolaan Parkir Digital dari Kota Bandung

Pemerintah Kota Padang memanfaatkan kunjungan tersebut untuk mengevaluasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan parkir di daerahnya. Pemerintah ingin membangun sistem yang lebih transparan dan mudah diawasi.

Selama ini, Pemerintah Kota Padang masih menggunakan sistem pembayaran tunai. Pemerintah menemukan sejumlah kelemahan dalam mekanisme tersebut karena pembayaran tunai membuka peluang manipulasi, menyulitkan pengawasan operasional, dan menghambat pelaporan administrasi yang transparan.

Karena itu, Pemerintah Kota Padang mulai mengarahkan pengelolaan parkir menuju sistem pembayaran digital. Pemerintah berharap perubahan itu mampu memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Maigus Nasir bersama rombongan mempelajari setiap tahapan penerapan sistem parkir digital yang telah berjalan di Kota Bandung. Mereka juga mengamati pola pengawasan berlapis yang di gunakan untuk mengawasi transaksi parkir.

Selain itu, rombongan mempelajari mekanisme kerja sama antara Pemerintah Kota Bandung dan pihak ketiga yang mengelola sistem pembayaran parkir nontunai. Pemerintah Kota Padang akan menggunakan hasil pembelajaran tersebut sebagai bahan penyusunan kebijakan pengelolaan parkir di daerah.

Baca Juga :  Pemko Padang Hibahkan Lahan Demi Percepatan Sertifikasi Halal Sumbar

Pemko Padang Targetkan Layanan Transparan dan Pendapatan Daerah Meningkat

Pemerintah Kota Padang menjadikan pengalaman Kota Bandung sebagai salah satu referensi utama dalam menyusun sistem parkir digital. Pemerintah menargetkan sistem baru itu mampu meningkatkan PAD sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan studi komparatif tersebut akan menjadi acuan bagi Pemerintah Kota Padang dalam menerapkan sistem pengelolaan parkir digital.

“Studi komparatif ini diharapkan menjadi referensi bagi Kota Padang dalam menerapkan pengelolaan parkir digital. Semoga dengan itu terwujudnya layanan parkir yang lebih lancar, aman, nyaman, transparan, dan mudah diakses masyarakat, sekaligus meningkatkan PAD,” ujar Maigus Nasir.

Pemerintah Kota Padang ingin menghadirkan layanan parkir yang lebih cepat, aman, dan mudah di akses masyarakat. Pemerintah juga ingin memperkuat pengawasan terhadap setiap transaksi retribusi sehingga potensi kebocoran penerimaan daerah dapat berkurang.

Sistem pembayaran nontunai memungkinkan setiap transaksi tercatat secara lebih rapi. Pengelola dapat memantau penerimaan parkir dengan lebih mudah sehingga proses pengawasan berjalan lebih efektif.

Bandung Bagikan Pengalaman Terapkan Sistem Parkir Nontunai Modern Efektif

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menerima langsung kunjungan rombongan Pemerintah Kota Padang. Dalam pertemuan tersebut, Farhan menjelaskan pengalaman Pemerintah Kota Bandung saat membenahi tata kelola parkir.

Baca Juga :  Pemko Padang Perkuat Toleransi Beragama Lewat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Farhan mengatakan jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung hampir sama dengan jumlah penduduknya. Kondisi itu mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan parkir melalui pembayaran nontunai.

“Jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung hampir sama dengan jumlah penduduknya. Karena itu, pengelolaan parkir menjadi salah satu tantangan yang terus kami benahi melalui penerapan sistem pembayaran nontunai bekerja sama dengan pihak ketiga,” jelas Farhan.

Pemerintah Kota Bandung menggandeng pihak ketiga untuk mengelola sistem pembayaran parkir nontunai. Langkah tersebut membantu pemerintah mengurangi berbagai persoalan pengelolaan parkir sekaligus menjaga stabilitas Pendapatan Asli Daerah.

Pemerintah Kota Padang akan mempelajari pola kerja sama tersebut sebelum menerapkannya. Pemerintah ingin memastikan proses perubahan sistem parkir berjalan tertib, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menekan praktik pungutan liar.

Dalam agenda tersebut, Sekretaris Daerah Raju Minropa, Kepala Dinas Perhubungan Yudi Indra Syani, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ances Kurniawan, Kepala Bidang Infrastruktur TI Dinas Komunikasi dan Informatika Romi Elpa Segas, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Irfan Febrian, serta Kepala UPTD Perparkiran Dinas Perhubungan Hendriadi ikut mendampingi Maigus Nasir.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi bersama Kepala UPT Pengelola Perparkiran Nandar Arkandar beserta jajaran menyambut rombongan Pemerintah Kota Padang dan mengikuti seluruh agenda pembahasan.(ar)

Berita Terkait

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi
Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api
Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026
Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar
Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana
Pemko Padang Pacu Pembelajaran Mandiri Demi Tingkatkan Kompetensi ASN
Targetkan Swasti Saba Wistara, Pemko Padang Tuntaskan Verifikasi Kota Sehat 2026
Wawako Maigus Nasir Lantik 27 Pejabat Baru Pemko Padang, Tegaskan Birokrasi Bukan Sekadar Rutinitas Rapat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB