Program ASN Peduli Sumbar Diperkuat, Mahyeldi Targetkan 25 Ribu Pekerja Rentan Terlindungi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menerima audiensi jajaran BPJS Ketenagakerjaan di Istana Gubernuran, Jum'at (26/6/2026). ( poto : padangkita.com )

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menerima audiensi jajaran BPJS Ketenagakerjaan di Istana Gubernuran, Jum'at (26/6/2026). ( poto : padangkita.com )

Sumatera Barta, seriusnews.id – Program ASN Peduli Sumbar terus menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Pemerintah menggandeng BPJS Ketenagakerjaan agar lebih banyak pekerja rentan memperoleh perlindungan jaminan sosial.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan komitmen itu saat menerima audiensi jajaran BPJS Ketenagakerjaan di Istana Gubernuran, Jumat (26/6/2026). Pertemuan tersebut juga membahas peran Karang Taruna sebagai Agen Perisai.

ASN Sumbar Dorong Perlindungan Lebih Luas Bagi Pekerja Rentan

Mahyeldi menilai Program ASN Peduli mencerminkan semangat gotong royong aparatur sipil negara. Program itu mengajak ASN membantu pekerja rentan memperoleh perlindungan jaminan sosial.

“Program ini adalah bentuk kepedulian ASN kepada masyarakat. Dengan adanya penyesuaian iuran hingga 50 persen, kami berharap semakin banyak pekerja rentan yang bisa memperoleh perlindungan jaminan sosial,” ujar Mahyeldi.

Pemprov Sumbar memiliki sekitar 25 ribu ASN. Jumlah itu membuka peluang perlindungan bagi sedikitnya 25 ribu pekerja rentan.

Mahyeldi meminta pejabat Eselon II melindungi minimal 10 pekerja rentan. Pejabat Eselon III diminta melindungi lima pekerja. ASN lainnya diharapkan melindungi sedikitnya satu pekerja.

Baca Juga :  Pemko Padang Panjang Perkuat Kapasitas Aparatur dalam Penanganan Pascabencana

Pemerintah daerah juga mengejar perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Langkah itu bertujuan mengurangi risiko yang dihadapi pekerja sektor nonformal.

Pemprov Sumbar juga menyiapkan dukungan anggaran melalui setiap perangkat daerah. Dukungan itu akan menjaga keberlanjutan program.

Peserta Program Mendapat Perlindungan Dan Beasiswa Pendidikan Anak

Program ASN Peduli memberikan perlindungan saat peserta mengalami kecelakaan kerja. Program itu juga memberi santunan jika peserta meninggal dunia.

Selain itu, ahli waris berhak menerima beasiswa pendidikan untuk dua orang anak. Manfaat tersebut menjadi bagian dari jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan juga menyiapkan pelatihan bagi keluarga penerima manfaat. Pelatihan itu membantu keluarga mengelola dana santunan secara produktif.

Mahyeldi menegaskan Program ASN Peduli memiliki dasar hukum melalui Peraturan Gubernur. Aturan itu memberi kepastian dalam pelaksanaan program.

BPJS Dan Karang Taruna Perkuat Kepesertaan Jaminan Sosial Sumbar

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Syahrul Hidayat mengapresiasi langkah Pemprov Sumbar. Menurutnya, Gerakan ASN Peduli layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Fadly Amran Paparkan Program Unggulan di ICSSD-SEA 2026

BPJS Ketenagakerjaan juga menggandeng Karang Taruna Provinsi Sumbar. Kolaborasi itu melahirkan Agen Perisai atau Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Program tersebut menargetkan sekitar 10 ribu anggota Karang Taruna. Mereka akan membantu memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sumbar.

Syahrul menyebut program itu juga membuka peluang ekonomi bagi anggota Karang Taruna. Selain itu, BPJS akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada penerima manfaat.

Pada kesempatan yang sama, Mahyeldi menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang dan Karang Taruna Provinsi Sumbar. Kedua pihak sepakat menjalankan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Bukan Penerima Upah di lingkungan Karang Taruna.

Kerja sama tersebut akan mempercepat perluasan perlindungan bagi pekerja informal. Pemerintah dan BPJS berharap kolaborasi itu memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera Barat.(ar)

Berita Terkait

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi
Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api
Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026
Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar
Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana
Pemko Padang Pacu Pembelajaran Mandiri Demi Tingkatkan Kompetensi ASN
Targetkan Swasti Saba Wistara, Pemko Padang Tuntaskan Verifikasi Kota Sehat 2026
Wawako Maigus Nasir Lantik 27 Pejabat Baru Pemko Padang, Tegaskan Birokrasi Bukan Sekadar Rutinitas Rapat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB