Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat ketahanan pangan kota padang melalui kolaborasi strategis bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat. Kerja sama ini terwujud lewat penyerahan bantuan fasilitas greenhouse hidroponik untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Mego Hydrofarm Indonesia di Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kamis (24/9/2026).
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri langsung peluncuran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut. Acara ini juga menghadirkan Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani, Camat Pauh Yandry, perwakilan Dinas Sosial, hingga pengurus PKK setempat.
Maigus Nasir menilai konsep urban farming sebagai langkah paling adaptif dalam menghadapi laju alih fungsi lahan pertanian di Kota Padang. Pertumbuhan kawasan perkotaan yang pesat terus mengikis keberadaan lahan hijau serta mengancam kemandirian pangan daerah.
Pemkot Padang berkomitmen menggandeng berbagai komunitas lokal guna menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian modern. Pemerintah daerah bahkan menargetkan pembentukan satu kelompok petani milenial di setiap kelurahan sebagai percontohan.
Elektrifikasi PLN Tingkatkan Hasil Panen Melon Hidroponik
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sumbar, Bambang Santoso, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan. Program electrifying agriculture menjadi pilar utama PLN untuk memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga.
Manajer PT PLN UP3 Padang, Rudi Hamidi, menyerahkan bantuan infrastruktur kelistrikan tersebut secara simbolis kepada Ketua KUBE Mego.Id, Arif Abdul Putra. Dukungan ini memfasilitasi budi daya melon modern berbasis sistem hidroponik presisi.
Intervensi teknologi dari PLN memberikan pengaruh besar terhadap efisiensi manajemen suhu dan pengairan di dalam greenhouse. Perubahan sistem ini langsung mendongkrak kapasitas produksi melon hidroponik milik petani milenial secara signifikan.
Sebelum menerima bantuan, para anggota membangun fasilitas greenhouse secara swadaya sehingga siklus panen terbatas tiga bulan sekali dengan hasil 300 kilogram. Saat ini, produksi melon hidroponik KUBE Mego.Id melonjak drastis hingga mencapai 1,1 ton setiap bulannya.
Arif Abdul Putra menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian penuh dari Pemerintah Kota Padang dan PLN Sumbar. Dari total lahan seluas 9.000 meter persegi, kelompok ini telah mengaplikasikan sistem hidroponik pada hampir separuh areanya.(ar)









