Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK Sumbar di Bukittinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka Jambore Kader PKK Sumbar ke-22 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).(poto: padangkita.com).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka Jambore Kader PKK Sumbar ke-22 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka Jambore Kader PKK Sumbar ke-22 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026). Acara ini menyatukan kader PKK dari 18 kabupaten dan kota se-Sumbar.

Mahyeldi menyebut acara tahunan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi seluruh kader. Para peserta saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas diri.

Sinergi Kader Dasawisma Menjawab Tantangan Sosial Masyarakat

Mahyeldi menegaskan bahwa suksesnya pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi erat dari semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh warga.

Kader PKK dan kelompok Dasawisma memiliki peran sangat strategis di tengah masyarakat. Jaringan mereka menjangkau unit keluarga hingga tingkat nagari dan kelurahan.

Gubernur meminta para kader mempertajam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara nyata. Program kerja harus menjawab kebutuhan serta mengatasi persoalan warga di lapangan.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Resmikan PEC Premium Clinic, Sinergi Bank Nagari dan Padang Eye Center Capai Rp140 Miliar

Kader PKK harus menjadi penggerak utama dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Mereka perlu memanfaatkan potensi pangan lokal di lingkungan masing-masing.

Selain ketahanan pangan, Mahyeldi menyoroti pentingnya penanganan sampah rumah tangga. Kader Dasawisma dapat memelopori gerakan pengurangan sampah dari rumah.

Gubernur mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup Sumbar yang menerbitkan buku panduan penanggulangan sampah. Buku tersebut menjadi sumber inspirasi praktis bagi para kader.

Mahyeldi menekankan penguatan fondasi keluarga untuk mencegah berbagai persoalan sosial di masyarakat. Keluarga yang sehat dan kuat sanggup meminimalisasi ancaman narkoba serta pergaulan bebas.

Penguatan karakter keluarga harus selalu berlandaskan ajaran agama dan budaya Minangkabau. Nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah menjadi pegangan utama warga.

Penyerahan Penghargaan Pengabdian dan Kerja Sama Strategis

Ketiga, Ketua TP PKK Sumbar Harneli Mahyeldi mengajak jajaran pengurus meneguhkan komitmen bersama. Keluarga merupakan unit terkecil yang menentukan kualitas serta karakter bangsa.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp3 Juta untuk Korban Bencana Hidrometeorologi

Harneli mendorong optimalisasi 10 Program Pokok PKK demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Gerakan PKK harus terus berdampak bagi ketahanan keluarga.

Pada kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi menyerahkan Piagam Penghargaan Adhi Bhakti Utama kepada Erma Yunita. Ketua Umum TP PKK memberikan penghargaan tersebut atas pengabdian Erma selama 25 tahun.

Jambore yang berlangsung hingga Jumat (3/9/2026) ini menghadirkan berbagai agenda strategis. Panitia menggelar penandatanganan kesepakatan kerja sama antara TP PKK Sumbar dan BNNP Sumbar.

Selain itu, panitia menyerahkan bantuan dari BAZNAS Sumbar kepada 100 kader dan warga kurang mampu. Rangkaian acara juga memuat beragam lomba untuk meningkatkan kapasitas kader.

Mahyeldi berharap gerakan PKK semakin kuat, inovatif, dan membawa manfaat nyata. Sinergi yang kokoh akan mewujudkan keluarga sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Pacu Pembelajaran Mandiri Demi Tingkatkan Kompetensi ASN
Targetkan Swasti Saba Wistara, Pemko Padang Tuntaskan Verifikasi Kota Sehat 2026
Wawako Maigus Nasir Lantik 27 Pejabat Baru Pemko Padang, Tegaskan Birokrasi Bukan Sekadar Rutinitas Rapat
Taat Pajak Kendaraan Bermotor, Warga Toboh Palabah Pariaman Raih Hadiah Umrah Gratis
Jelang Putusan MK Gugatan Gibran, PDI-P: Kami Hormati Proses Hukum
5 PPPK Satpol PP Padang Dipecat Karena Mangkir Kerja
Bimtek BPD di Jambi Disorot: Masa Jabatan Berakhir 2027, Masih Perlu?
Gubernur Sumbar Serahkan Penghargaan SAKIP Predikat A Tahun 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemko Padang Pacu Pembelajaran Mandiri Demi Tingkatkan Kompetensi ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Targetkan Swasti Saba Wistara, Pemko Padang Tuntaskan Verifikasi Kota Sehat 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Wawako Maigus Nasir Lantik 27 Pejabat Baru Pemko Padang, Tegaskan Birokrasi Bukan Sekadar Rutinitas Rapat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Taat Pajak Kendaraan Bermotor, Warga Toboh Palabah Pariaman Raih Hadiah Umrah Gratis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Jelang Putusan MK Gugatan Gibran, PDI-P: Kami Hormati Proses Hukum

Berita Terbaru