Hujan Deras Guyur Kota Padang, Tim SAR Evakuasi Warga Terdampak Banjir Lubuk Minturun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Tim SAR Padang evakuasi warga menggunakan perahu karet saat banjir merendam kawasan Lubuk Minturun, Sabtu (10/10).(poto: AI).

Ilustrasi: Tim SAR Padang evakuasi warga menggunakan perahu karet saat banjir merendam kawasan Lubuk Minturun, Sabtu (10/10).(poto: AI).

Padang, seriusnews.id – Hujan deras mengguyur wilayah Sumatera Barat sejak Sabtu siang dan memicu banjir di Kota Padang pada sejumlah titik rawan. Air meluap dengan cepat ke pemukiman warga setelah curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut tanpa henti.

Kondisi cuaca ekstrem tersebut mendorong tim siaga bencana segera mengambil tindakan cepat di lapangan. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang langsung menerjunkan tim penyelamat untuk menyisir kawasan terdampak luapan air.

Warga Lubuk Minturun bernama Diki melaporkan genangan air yang terus meninggi kepada petugas pada pukul 14.30 WIB. Informasi awal tersebut langsung mengarahkan fokus operasi penyelamatan ke area permukiman yang mulai terisolasi genangan air.

Laporan warga menunjuk kawasan Lumin Park di Lubuk Minturun sebagai salah satu titik terdampak genangan cukup parah. Petugas piket menerima laporan darurat tersebut dan langsung menyiapkan regu penyelamat beserta armada evakuasi air.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang Abdul Malik mengonfirmasi pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan warga. Pihaknya langsung mengoordinasikan tim siaga untuk merespons ancaman luapan air yang berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.

Baca Juga :  Sumatera Barat Jadi Pusat Hari Bakti TNI AU ke-79, Wagub Vasko Apresiasi Sinergi Pengabdian

Personel SAR Bawa Perahu Karet Menuju Lokasi

Tujuh personel rescuer berangkat dari markas komando pada pukul 14.40 WIB menuju lokasi kejadian. Tim penyelamat menempuh jalur darat sejauh 8,6 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 20 menit berkendara.

Regu penyelamat mengendarai mobil operasional rescue double cabin yang memuat beragam instrumen evakuasi banjir. Mobilisasi armada darurat tersebut bertujuan mempercepat proses pembukaan jalur pertolongan bagi warga yang membutuhkan evakuasi segera.

Tim SAR mengangkut satu unit perahu karet atau LCR lengkap dengan mesin motor tempel handal. Perlengkapan SAR air ini menjadi tumpuan utama petugas untuk menyusuri gang sempit dan genangan dalam.

Petugas juga membawa serangkaian perlengkapan evakuasi darurat, kantong peralatan medis, serta perangkat komunikasi radio lapangan. Seluruh peralatan pendukung ini memastikan koordinasi operasi penanganan genangan berjalan lancar tanpa kendala teknis saat menembus hujan lebat.

Setibanya di titik banjir, personel gabungan langsung memetakan lokasi warga yang memerlukan evakuasi prioritas menuju tempat aman. Petugas terus memantau debit air seraya memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam bangunan rumah.

Petugas Catat Data Korban Serta Ingatkan Warga

Kantor SAR Padang saat ini masih terus mendata korban serta warga yang terdampak genangan air. Petugas di lapangan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan sebelum menghimpun seluruh data kerugian material secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong

Abdul Malik menegaskan pihaknya akan menyampaikan perkembangan lanjutan operasi penanganan luapan air secara berkala kepada publik. Tim penyelamat tetap bertahan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan muka air yang lebih tinggi.

Pihak SAR Padang meminta masyarakat sekitar aliran sungai meningkatkan kewaspadaan penuh menghadapi cuaca buruk yang masih berlangsung. Hujan lebat yang terus turun dapat memicu lonjakan debit air sungai secara mendadak sewaktu-waktu.

Warga yang tinggal di dekat bantaran sungai sebaiknya segera mengungsi mandiri jika melihat tanda-tanda kenaikan air. Langkah pencegahan dini sangat penting guna menghindari ancaman arus deras yang membahayakan keselamatan jiwa seluruh keluarga.

Tim gabungan terus bersiaga penuh di pos komando dan lokasi terdampak sembari memantau perkembangan cuaca Kota Padang. Petugas siap merespons setiap panggilan darurat dari warga selama intensitas curah hujan tinggi masih menyelimuti daerah ini.(ar)

Berita Terkait

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Wagub Sumbar Bentuk Tim Khusus Hadapi Kepungan Kabut Asap Kiriman
Siaga 24 Jam Penuh, Polda Sumbar Optimalkan Layanan Darurat Call Center 110
Telkomsel Bangun Empat BTS Baru di Mentawai Usai Dikawal Andre Rosiade
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB