Pemerintah Siapkan Layanan Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Per Bulan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perangkat router Wi-Fi berkecepatan 100 Mbps dengan target tarif terjangkau Rp100 ribu per bulan.(poto: AI).

Ilustrasi perangkat router Wi-Fi berkecepatan 100 Mbps dengan target tarif terjangkau Rp100 ribu per bulan.(poto: AI).

Jakarta, Seriusnews.id – Pemerintah memacu penyediaan layanan internet 100 Mbps dengan tarif terjangkau sekitar Rp100.000 per bulan bagi masyarakat luas. Kebijakan strategis ini berjalan melalui pemanfaatan spektrum frekuensi 1,4 gigahertz (GHz) untuk mempercepat pemerataan akses digital nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid menyampaikan rencana besar tersebut saat menghadiri pembukaan ajang bergengsi Bali Tech Week 2026. Pertemuan para pelaku teknologi itu berlangsung di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Senin (19/10/2026).

Meutya menegaskan bahwa penyedia jasa telekomunikasi wajib mengimbangi ekspansi jaringan dengan peningkatan kualitas serta keterjangkauan tarif. Langkah terpadu ini memastikan seluruh lapisan masyarakat menikmati dampak nyata dari agenda transformasi digital secara adil.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia tahun 2026, pengguna internet di tanah air sudah menembus angka 235 juta jiwa. Angka penetrasi pengguna aktif tersebut telah menyentuh persentase 81,72 persen dari keseluruhan total populasi penduduk.

Pemerintah bersama para mitra operator seluler juga berhasil menggenjot pembangunan fisik infrastruktur telekomunikasi secara masif. Kolaborasi intensif tersebut mengantarkan cakupan jaringan 4G menjangkau 98,96 persen populasi di berbagai penjuru Nusantara.

Kendati demikian, Meutya menilai rata-rata nasional yang tinggi belum mencerminkan pengalaman riil setiap pengguna di lapangan. Sebagian warga di daerah terpencil masih menghadapi kendala koneksi yang kerap terputus atau harga paket yang memberatkan kantong.

Baca Juga :  Meta Batasi Penggunaan Instagram dan Facebook Remaja Maksimal Dua Jam

Saat ini rata-rata kecepatan koneksi internet bergerak nasional telah menyentuh angka 84,03 megabit per detik. Sementara itu, catatan kecepatan akses internet kabel tetap berada pada level rata-rata 67,45 megabit per detik.

Pemanfaatan Spektrum Frekuensi Dorong Tarif Murah Internet Rakyat

Capaian teknis tersebut menjadi pijakan utama kementerian dalam merancang standardisasi konektivitas baru yang lebih merata. Pemerintah berupaya keras mengikis jurang kesenjangan kualitas transfer data antardaerah melalui penataan frekuensi radio.

Konektivitas yang stabil dan terjangkau memegang peranan krusial dalam mendukung produktivitas harian warga negara. Ketersediaan jaringan yang andal secara langsung mempermudah aktivitas bekerja, belajar, menjalankan bisnis daring, hingga mengakses aneka layanan publik pemerintah.

Pemanfaatan frekuensi 1,4 GHz membuka ruang efisiensi bagi industri telekomunikasi untuk merilis paket data pita lebar berbiaya ekonomis. Meutya mengingatkan target tarif seratus ribu rupiah tersebut merupakan sasaran pengembangan bertahap dan bukan ketersediaan instan di pasaran.

Selain frekuensi 1,4 GHz, pemerintah turut mendistribusikan alokasi spektrum 700 megahertz serta 2,6 gigahertz. Pemanfaatan pita frekuensi gabungan tersebut memacu penetrasi jaringan 4G dan 5G ke wilayah-wilayah yang minim jaringan.

Pemerintah memberlakukan klausul komitmen pembangunan wajib bagi seluruh operator penerima alokasi frekuensi baru tersebut. Ketentuan regulasi ini mencegah penumpukan investasi jaringan hanya di kawasan perkotaan yang menawarkan keuntungan komersial tinggi semata.

Baca Juga :  Optimalkan Potensi Energi Baru Terbarukan, Pemprov Sumbar Gandeng Dewan Energi Nasional

Meutya mengajak segenap pemodal infrastruktur dan operator seluler meningkatkan alokasi modal kerja demi memperkuat jaringan lokal. Investasi berkelanjutan dari sektor privat menjamin perluasan daya tampung jaringan data ke pelosok daerah.

Transformasi Ekosistem Digital Berikan Manfaat Nyata Ekonomi Nasional

Pembangunan infrastruktur digital bertujuan memicu lonjakan produktivitas kerja masyarakat dan menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi nasional. Ruang digital yang mapan harus mendorong pelaku usaha kecil serta industri kreatif memproduksi nilai tambah finansial riil.

Akselerasi ruang siber ini menuntut jaminan perlindungan konsumen serta kepastian hukum yang kokoh bagi para investor. Prinsip keamanan dan kepercayaan menjadi fondasi mutlak dalam mengelola ekosistem digital Indonesia modern.

Kementerian Komunikasi dan Digital konsisten menjalankan fungsi ganda sebagai fasilitator, akselerator, sekaligus orkestrator lintas sektor. Langkah sinergis ini merangkul perusahaan rintisan, komunitas pengembang, akademisi kampus, dan pelaku industri mapan.

Kemitraan erat antarsektor tersebut mempercepat realisasi visi Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan kemandirian teknologi nasional. Meutya turut memuji kontribusi kampus dalam mencetak talenta unggul yang memasok kebutuhan tenaga kerja bidang komputasi.

Menkomdigi berharap integrasi kerja lintas pemangku kepentingan terus terjalin kuat sepanjang periode pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Perluasan jaringan berkecepatan tinggi pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas layanan publik dan ketahanan ruang siber nasional.(ar)

Berita Terkait

Kamera Galaxy S26 Ultra Bawa Sensor 200MP dan Zoom Ganda
Atasi Asap Karhutla, BNPB Uji Coba Modifikasi Cuaca Dry Ice
OPPO Resmi Mengumumkan ColorOS 17, Hadirkan Inovasi Tampilan Hingga Keamanan
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong Kebijakan Rendah Karbon dan Nilai Ekonomi Karbon di Jakarta
Uji Kamera 200 MP Samsung S26 Ultra di Pestapora 2026
Beda Baterai Silicon Carbon dan Baterai Biasa HP
7 Perangkat Elektronik Penyedot Listrik Diam-Diam Saat Kondisi Padam
Gubernur Sumbar Ajak UMKM Melek Digital Lewat Konten Kreatif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Kamera Galaxy S26 Ultra Bawa Sensor 200MP dan Zoom Ganda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Atasi Asap Karhutla, BNPB Uji Coba Modifikasi Cuaca Dry Ice

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Pemerintah Siapkan Layanan Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Per Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

OPPO Resmi Mengumumkan ColorOS 17, Hadirkan Inovasi Tampilan Hingga Keamanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong Kebijakan Rendah Karbon dan Nilai Ekonomi Karbon di Jakarta

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB