Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, Rumah Guru Hancur Dihantam Galodo

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas berjibaku membersihkan material longsor.(poto: fajarsumbar.com).

Petugas berjibaku membersihkan material longsor.(poto: fajarsumbar.com).

Solok, seriusnews.id – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak Senin sore hingga malam hari. Tingginya curah hujan tersebut memicu banjir bandang Arosuka Solok yang merusak permukiman warga.

Bencana galodo menerjang kawasan Kecamatan Gunung Talang sekitar pukul 19.45 WIB. Material lumpur, batu besar, serta kayu terbawa arus dari hulu Sungai Batang Laso.

Terjangan material banjir bandang merusak bangunan rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Rumah milik Ika Dian Wahyuni Sari, guru SMKN 2 Gunung Talang, dilaporkan hancur total.

Bangunan rumah milik guru lainnya, Armayesi, juga mengalami kerusakan sangat berat. Kedua tenaga pengajar tersebut menjadi korban terdampak dalam musibah musim hujan ini.

Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Solok langsung merespons kejadian tersebut. Pihaknya bergerak cepat mengumpulkan data para guru yang menjadi korban banjir.

Ketua PGRI Kabupaten Solok, Youngkerman, mengonfirmasi proses pendataan anggotanya yang masih berjalan. Pihaknya terus memastikan keselamatan seluruh tenaga pendidik di kawasan terdampak bencana.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun Sicincin Padang Pariaman Tewaskan Satu Orang, Polisi Masih Selidiki Penyebab

Petugas di lapangan mencatat kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan tempat tinggal. Arus banjir bandang juga merusak sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat.

Pihak berwenang masih menghitung total kerugian materiil akibat musibah galodo di Gunung Talang. Sampai Selasa pagi, petugas belum menerima laporan mengenai keberadaan korban jiwa.

Luapan air dan material banjir meluas hingga ke kawasan perkantoran pemerintah daerah. Sejumlah gedung dinas ikut menerjang material lumpur dan bebatuan yang dibawa arus.

Kantor Dinas PUPR serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari mengalami dampak cukup parah. Petugas menemukan material pasir memenuhi halaman serta ruangan kantor pada Selasa pagi.

Derasnya arus galodo membawa material lumpur hingga menutup akses jalan nasional. Jalur utama yang menghubungkan Solok dan Padang sempat lumpuh total selama beberapa jam.

Tumpukan kayu dan batu ukuran besar menutupi seluruh badan jalan di sekitar Kantor Bupati. Kendaraan dari kedua arah sama sekali tidak dapat melintas sejak Senin malam.

Baca Juga :  Dua Harimau Sumatra Muncul di Dekat Permukiman Warga Palupuh, BKSDA Lakukan Patroli

Petugas Gabungan Bersihkan Material Jalur Solok Padang

Tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk membersihkan sisa material banjir bandang. Petugas bekerja keras membuka kembali jalur transportasi vital tersebut hingga Selasa pagi.

Proses pembersihan jalan melibatkan berbagai instansi terkait dengan peralatan pengerukan material. Petugas akhirnya berhasil menyingkirkan tumpukan batu dan lumpur dari atas permukaan aspal.

Kendaraan kini sudah dapat melintasi jalur Solok menuju Padang secara normal kembali. Namun, warga sekitar tetap mewaspadai potensi curah hujan susulan di kawasan hulu.

PGRI Kabupaten Solok terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memantau perkembangan terkini. Organisasi profesi guru ini menyiapkan langkah bantuan bagi para anggota yang terdampak.

Proses pendataan korban dan penanganan pascabencana masih berlanjut di sepanjang kawasan Arosuka. Pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.(ar)

Berita Terkait

Jalur Padang Solok Lumpuh Total Akibat Terjangan Galodo Di Gunung Talang
Bencana Banjir Bandang Solok Menerjang Kompleks Perkantoran
Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga di Padang Pariaman, Kerugian Capai Rp500 Juta
Warga Terjebak di Sungai Lubuak Jambak Padang Berhasil Dievakuasi Tim SAR
Banjir Bandang Pasaman Terseret Arus, Tim SAR Masih Cari Korban Hilang
Langkah Strategis Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kota Tua untuk Wisata Sejarah dan Kuliner
Gubernur Sumbar Tinjau Flyover Sitinjau Lauik Pembangunan Fisik Dimulai
Satgas PRR dan Pemko Padang Pantau Pembangunan Huntap Balai Gadang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:19 WIB

Jalur Padang Solok Lumpuh Total Akibat Terjangan Galodo Di Gunung Talang

Selasa, 22 September 2026 - 09:15 WIB

Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, Rumah Guru Hancur Dihantam Galodo

Selasa, 22 September 2026 - 08:59 WIB

Bencana Banjir Bandang Solok Menerjang Kompleks Perkantoran

Senin, 21 September 2026 - 08:47 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga di Padang Pariaman, Kerugian Capai Rp500 Juta

Minggu, 20 September 2026 - 21:10 WIB

Warga Terjebak di Sungai Lubuak Jambak Padang Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Berita Terbaru

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan saat memberikat keterangan pers didepan Wartawan.(poto: fajarsumbar.com).

Islami

Peran Indonesia Industri Halal Makin Kuat Lewat H20 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:34 WIB

Sidang pembahasan RAPBD 2027 Payakumbuh.(poto: fajarsumbar.com).

Pemerintahan

Pembahasan RAPBD 2027 Payakumbuh: Pemko Cermati Masukan DPRD

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:29 WIB