Empat Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tiku Ditemukan Selamat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi empat nelayan hilang kontak di kawasan perairan Gosong Kain, Tiku, Kabupaten Agam, Kamis (15/10).(poto: radarsumbar.com).

Tim SAR gabungan mengevakuasi empat nelayan hilang kontak di kawasan perairan Gosong Kain, Tiku, Kabupaten Agam, Kamis (15/10).(poto: radarsumbar.com).

Agam, Seriusnews.id – Tim SAR gabungan mengevakuasi empat nelayan hilang kontak di kawasan perairan Gosong Kain, Tiku, Kabupaten Agam, Kamis (15/10). Seluruh korban berhasil dievakuasi petugas menuju daratan dalam keadaan selamat setelah sempat terombang-ambing di lautan.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Padang, Hendri, mengonfirmasi keberhasilan penemuan para nelayan tersebut kepada wartawan. Keberhasilan ini sekaligus menandai tuntasnya operasi pencarian maritim yang telah melibatkan puluhan petugas sejak beberapa hari terakhir.

Pihak SAR menerima kabar penemuan para penyintas dari nelayan setempat sekitar pukul 07.45 WIB. Nelayan lain yang sedang melintas menemukan posisi mereka lebih awal sekitar pukul 06.10 WIB di area perairan lepas.

Lokasi penemuan berada pada titik koordinat 0°33’31.31″ Lintang Selatan dan 99°39’35.19″ Bujur Timur. Titik penemuan tersebut berjarak sekitar dua mil laut dari perkiraan awal lokasi kejadian yang telah diperbarui petugas.

Nelayan penolong segera mengikat kedua armada perahu korban lalu menariknya perlahan menuju garis pantai. Tim SAR gabungan kemudian menjemput dan memastikan proses evakuasi tuntas sepenuhnya pada pukul 08.20 WIB.

Para korban terdiri atas Edi (52) bersama rekannya Tolen (55) yang mengemudikan biduak 04 bercat hijau. Sementara dua nelayan lainnya meliputi pemuda bernama Is Fadli (25) serta Tio Rusnaldi (25) yang menunggangi perahu biduak Pondok Mande kelir biru.

Seluruh korban merupakan warga Gasan Gadang yang menggantungkan mata pencaharian harian mereka di perairan barat Sumatra. Pihak keluarga korban menyambut kepulangan mereka dengan rasa haru begitu rombongan kapal penyelamat merapat di tepi pantai.

Baca Juga :  Kernet Truk Tewas Terlindas di Tanjakan Barangan Padang Pariaman

Operasi Gabungan Menyisir Puluhan Mil Laut Perairan Agam

Sebelumnya, Basarnas Padang mengerahkan kekuatan personel tambahan dan armada laut sejak Kamis subuh guna mempercepat penyisiran. Tim SAR memberangkatkan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Padang yang mengangkut delapan personel terlatih.

Armada RIB 03 Pasaman turut meluncur membelah ombak dengan membawa lima personel untuk memperluas jangkauan pencarian. Hendri membeberkan bahwa para komandan lapangan membagi satuan tugas menjadi dua kelompok kerja utama di dua sektor strategis.

Kedua kelompok tersebut membagi tugas untuk menyapu total area pencarian maritim seluas 42 mil laut persegi. Luasnya medan operasi menuntut strategi pemetaan rute yang matang agar tidak ada titik koordinat yang terlewatkan.

Kelompok A memimpin pergerakan di tengah laut menggunakan kombinasi kapal RIB, perahu karet LCR, dan perahu nelayan lokal. Sementara itu, kelompok B menyisir daratan dengan berjalan kaki menyusuri bentangan bibir pantai secara mendalam.

Kolaborasi di lapangan melibatkan jajaran personel Unit Siaga SAR Agam, Kantor SAR Padang, serta Pos SAR Pasaman. Unsur kemaritiman dari TNI Angkatan Laut dan Polairud ikut mengamankan jalur pelayaran selama proses operasi berlangsung.

Baca Juga :  UIN Batusangkar Gaet ACAI Thailand Berdayakan Lansia Padang Sarai

Babinsa Gasan bersama sukarelawan Palang Merah Indonesia Agam turut memberikan dukungan logistik serta penanganan medis darurat. Petugas BPBD Padang Pariaman, aparat nagari, hingga pengurus persatuan nelayan bahu-membahu menyukseskan misi kemanusiaan tersebut.

Evaluasi Operasi Penyelamatan Selesai Menjelang Tengah Hari Tiba

Begitu proses evakuasi medis rampung, seluruh komandan regu mengumpulkan personel untuk menggelar agenda evaluasi penutup pada pukul 13.30 WIB. Pertemuan debriefing ini bertujuan mencatat seluruh kronologi teknis penanganan musibah sekaligus memeriksa kelengkapan armada penyelamat.

Hendri memastikan seluruh unsur gabungan telah membubarkan barisan dan kembali menuju markas kesatuan dinas masing-masing. Pihak Basarnas secara resmi mengusulkan penutupan operasi pencarian setelah seluruh korban terbukti pulang tanpa cedera serius.

Sebelum peristiwa ini terjadi, dua perahu nelayan tersebut berangkat melaut bersama rombongan sejak Selasa (13/10) pukul 14.00 WIB. Empat unit perahu jaring bertolak bersama membawa total delapan nelayan menuju perairan lepas Tiku.

Dua perahu jaring berhasil kembali mendarat dengan aman sesuai jadwal tangkap ikan yang mereka rencanakan. Namun, dua perahu lain yang ditumpangi empat korban justru tertinggal dan tidak kunjung merapat ke dermaga.

Keluarga korban kemudian melaporkan kehilangan kontak ke kantor Basarnas Padang pada Rabu (14/10) siang. Laporan resmi tersebut langsung memicu pengerahan puluhan tim penolong hingga akhirnya seluruh korban berhasil ditemukan selamat.(ar)

Berita Terkait

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Wagub Sumbar Bentuk Tim Khusus Hadapi Kepungan Kabut Asap Kiriman
Siaga 24 Jam Penuh, Polda Sumbar Optimalkan Layanan Darurat Call Center 110
Telkomsel Bangun Empat BTS Baru di Mentawai Usai Dikawal Andre Rosiade
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB