Padang, seriusnews.id – Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang menyalurkan bantuan kemanusiaan panti asuhan senilai Rp10.233.860 di Kota Padang pada Jumat (2/10/2026). Momentum ini sekaligus menandai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 organisasi yang jatuh pada bulan ini.
Awalnya, keluarga besar organisasi menghimpun seluruh dana tersebut melalui kegiatan lelang amal internal. Oleh karena itu, aksi sosial ini merefleksikan empati nyata para istri karyawan terhadap anak-anak yang membutuhkan bantuan.
Selain itu, Penasihat FKIKSP Lynda Andria Delfa memimpin langsung rombongan pengurus inti menuju lokasi. Mereka secara khusus mendatangi panti asuhan di Kompleks Wisma Indah V, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah.
Sementara itu, agenda sosial ini menjadi bagian utama dalam rangkaian program Road to HUT ke-26 FKIKSP. Acara penyerahan santunan pun berlangsung akrab bersama puluhan anak asuh serta jajaran pengasuh setempat.
Dana Hasil Lelang Amal Dukung Kebutuhan Panti
Selanjutnya, pengurus mengonversi dana lelang amal ke dalam sejumlah kebutuhan pokok yang sangat mendesak. Pihak panti kemudian menerima paket sembako, perlengkapan bayi, serta tambahan dana operasional harian.
Bahkan, organisasi turut menyediakan subsidi uang transportasi bagi anak-anak panti yang tengah menempuh pendidikan formal. Alhasil, bantuan lengkap ini mampu memangkas beban pengeluaran rutin panti asuhan secara nyata.
Terkait agenda tersebut, Lynda Andria Delfa menegaskan bahwa perayaan hari jadi wajib memberikan faedah bagi masyarakat luas. Sebab, peringatan hari lahir tidak boleh berjalan sebatas acara seremonial di internal organisasi semata.
Di samping itu, panitia sengaja memilih mekanisme lelang amal demi memperkuat semangat gotong royong antaranggota. Hasilnya, partisipasi aktif anggota membuktikan bahwa kebersamaan mampu menghasilkan gerakan kemanusiaan konkret.
Pengurus Sambangi Anak Panti Perkuat Motivasi Belajar
Setelah penyerahan donasi, para pengurus meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung dan bermain bersama seluruh penghuni panti. Kehadiran figur ibu ini tentu memberikan dorongan moral penting agar anak-anak semakin tekun menuntut ilmu.
Lebih lanjut, Lynda memandang kepedulian sosial sebagai pilar utama yang harus terus hidup di lingkungan organisasi. Pada saat yang sama, kegiatan kemanusiaan semacam ini berhasil mempererat tali silaturahmi antaranggota.
Pada akhirnya, kunjungan penuh kehangatan tersebut berakhir dengan doa bersama serta sesi ramah tamah. Pihak pengelola panti lantas menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian nyata dari keluarga besar FKIKSP.
Sebagai penutup, Lynda mengingatkan kembali pentingnya merawat kebiasaan berbagi secara berkesinambungan kepada masyarakat sekitar. Dengan demikian, bantuan sederhana yang disalurkan dengan ikhlas dapat menghadirkan kebahagiaan besar bagi pihak yang menerima.(ar)









