Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Perketat Standar Keamanan Program Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menggelar forum koordinasi pengawasan di Aula Kantor Gubernur, Padang, pada Senin (12/10/2026).(poto: padangkita.com).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menggelar forum koordinasi pengawasan di Aula Kantor Gubernur, Padang, pada Senin (12/10/2026).(poto: padangkita.com).

Padang, Seriusnews.id — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa seluruh pihak wajib memprioritaskan keamanan pangan program MBG demi menjamin keselamatan anak-anak penerima manfaat. Ia menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan harian di lapangan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar forum koordinasi pengawasan tersebut di Aula Kantor Gubernur, Padang, pada Senin (12/10/2026). Mahyeldi melarang keras kelalaian pengolahan makanan yang berisiko mengancam kesehatan para siswa penerima makanan.

Menurut Mahyeldi, program strategis nasional ini membawa misi ganda untuk perbaikan nutrisi anak sekaligus penggerak roda ekonomi daerah. Kendati demikian, tujuan mulia tersebut menuntut kepastian mutu hidangan yang higienis, bergizi, dan sehat saat anak-anak mengonsumsinya.

Pengawasan ketat harus menyentuh seluruh rantai operasional mulai dari penyediaan bahan pangan segar hingga pengemasan akhir. Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib menjalankan sanitasi ketat serta memperhitungkan jarak waktu antara proses memasak dengan distribusi ke sekolah.

Baca Juga :  Sumbar Berpotensi Jadi Model Nasional Pencegahan Konflik Sekolah

Pengawasan Menyeluruh Dari Hulu Hingga Distribusi Makanan

Mahyeldi menekankan pentingnya pembagian peran kerja yang jelas antarpetugas agar pengawasan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi lintas instansi ini bertujuan memangkas celah kesalahan guna mencegah terulangnya insiden keracunan hidangan di wilayah Sumatera Barat.

Gubernur juga mengeluarkan instruksi tegas terkait sanksi bagi penyedia jasa konsumsi yang melanggar standar kelayakan. Pemerintah daerah langsung menghentikan sementara operasional dapur MBG jika petugas menemukan indikasi kasus keracunan makanan di lapangan.

Penghentian sementara operasional dapur membuka ruang bagi tim gabungan untuk menggelar investigasi komprehensif. Pemerintah kabupaten dan kota bersama Satgas bertugas menuntaskan penanganan setiap laporan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain menjaga keamanan mutu makanan, Mahyeldi juga meminta jajaran pelaksana mengoptimalkan perputaran uang bagi warga sekitar dapur. Kehadiran dapur pengolahan makanan harus membuka pasar baru bagi para petani sayur dan peternak lokal di nagari.

Pemberdayaan Petani Lokal Demi Mendorong Perekonomian Nagari

Pemerintah Provinsi mengintegrasikan pasokan bahan baku makanan dengan fasilitas pembinaan daerah seperti Nagari Creative Hub dan Klinik UMKM. Kolaborasi program ini memacu kapasitas usaha rakyat sekaligus memperkuat daya saing komoditas pangan dari nagari.

Baca Juga :  TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026

Kebutuhan dapur yang bersumber dari hasil tani terdekat akan mendongkrak pendapatan masyarakat desa secara nyata. Kebijakan ini memastikan anggaran program langsung mengalir ke kantong para pelaku usaha kecil di sekitar lokasi layanan.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar Iqbal Ramadi Payana menyatakan koordinasi ini merapatkan barisan pemangku kepentingan dalam mengawal keamanan konsumsi. Forum berkala tersebut memetakan berbagai kendala lapangan sekaligus menyeragamkan batas standar mutu pangan olahan.

Pertemuan strategis ini mengumpulkan sekitar 100 peserta dari berbagai instansi teknis, koordinator wilayah SPPG, dan Satgas 19 kabupaten/kota se-Sumbar. Seluruh peserta menyepakati sistem pelaporan cepat agar petugas dapat menindaklanjuti potensi kendala distribusi secara sigap dan tepat sasaran.(ar)

Berita Terkait

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Wagub Sumbar Bentuk Tim Khusus Hadapi Kepungan Kabut Asap Kiriman
Siaga 24 Jam Penuh, Polda Sumbar Optimalkan Layanan Darurat Call Center 110
Telkomsel Bangun Empat BTS Baru di Mentawai Usai Dikawal Andre Rosiade
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB