Sumbar Berpotensi Jadi Model Nasional Pencegahan Konflik Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Prof. Akmal Malik bersama Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Mursalim.(poto: padangkita.com).

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Prof. Akmal Malik bersama Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Mursalim.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Prof. Akmal Malik, melirik potensi besar Provinsi Sumatera Barat. Ia menilai daerah ini mampu menjadi contoh dalam penerapan sistem pencegahan konflik berbasis sekolah di tingkat nasional.

Akmal menyampaikan pandangan tersebut karena melihat keberhasilan implementasi konsep guru wali di lingkungan pendidikan Sumbar. Sistem ini terbukti efektif memperkuat ruang komunikasi secara intensif antara guru dan peserta didik. Hubungan yang dekat tersebut mempermudah tenaga pendidik mendeteksi setiap perubahan perilaku siswa sejak dini.

Pernyataan ini mengemuka saat Akmal memimpin agenda Komunikasi Sosial Isu Strategis Bidang Kerukunan Umat Beragama di Kota Padang, Rabu (15/7/2026). Rapat penting tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumbar. Sejumlah pejabat teras Kemendagri, Kepala Kesbangpol Sumbar Mursalim, serta jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama turut menghadiri forum koordinasi tersebut.

Kolaborasi Multipihak Hadapi Ancaman Paham Radikal

Pemerintah pusat menegaskan bahwa lingkungan sekolah wajib menjadi benteng utama dalam memperkuat sistem peringatan dini. Langkah serius ini menjadi respons nyata menyusul temuan kasus dugaan perakitan bom oleh oknum siswa MAN 3 Padang. Akmal mendorong sinergi total untuk membendung penyebaran paham intoleran maupun bibit ekstremisme di kalangan generasi muda.

Pihak sekolah, guru wali, orang tua, dan FKUB harus aktif membangun komunikasi yang solid dengan pemerintah. Lembaga seperti Kesbangpol, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, hingga tokoh masyarakat memegang peranan kunci dalam mengawasi aktivitas remaja. Integrasi gerak seluruh elemen ini akan memastikan tidak ada ruang bagi ideologi radikal berkembang.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Pujasera GOR Haji Agus Salim Dimulai, Lapak Dipindah Selama Proyek Rekonstruksi

Konsep guru wali di Sumbar mendapat apresiasi tinggi karena menyentuh akar rumput interaksi psikologis siswa. Kedekatan emosional membuat anak didik merasa memiliki ruang aman untuk bercerita dan berkonsultasi mengenai masalah mereka. Pola pengawasan melekat ini yang nantinya akan diadopsi menjadi skema percontohan sistem keamanan sekolah nasional.

Strategi Penganggaran Hibah Demi Jaga Stabilitas Daerah

Selain memuji pola pendidikan karakter, Kemendagri juga mengapresiasi potret toleransi masyarakat Sumatera Barat yang tetap terjaga harmonis. Pemerintah memandang FKUB sebagai mitra strategis yang krusial dalam merawat persatuan sekaligus meminimalkan potensi konflik horisontal. Kehadiran tokoh lintas agama terbukti mampu meredam riak sosial sebelum membesar menjadi gangguan keamanan.

Akmal tidak menampik adanya tantangan keterbatasan anggaran yang melanda kepengurusan FKUB di berbagai daerah, termasuk Sumbar. Kondisi tersebut terjadi akibat penurunan kapasitas fiskal daerah pascapandemi yang menuntut efisiensi anggaran secara ketat. Namun, ia mengingatkan seluruh pemangku kebijakan agar memandang program kerukunan sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang.

Kemendagri berkomitmen membantu perjuangan regulasi anggaran dengan menyiapkan nomenklatur khusus untuk dokumen perencanaan Tahun Anggaran 2027. Sinergi antara Bappeda, TAPD, DPRD, dan Kemenag harus berjalan beriringan agar program sosial ini mendapat kepastian hukum. Langkah taktis ini bertujuan memberikan jaminan operasional bagi pergerakan agen perdamaian di daerah.

Baca Juga :  Fadli Zon Gagas Indarung Biennale, Pabrik Indarung I Disiapkan Jadi Pusat Seni Bertaraf Dunia

Langkah Antisipatif Terukur Lindungi Kerentanan Generasi Muda

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merespons positif arahan pusat dengan menyiapkan usulan dana hibah sebesar Rp1,4 miliar pada 2027. Kepala Kesbangpol Sumbar, Mursalim, menjelaskan dana operasional tersebut akan mengalir langsung untuk program mitigasi konflik keagamaan dan mediasi. Pihaknya terus memperluas jangkauan pemantauan situasi lapangan guna mendeteksi riak intoleransi secara berkala.

Sekretaris FKUB Sumbar, Rifki, menyatakan situasi kerukunan antarumat beragama di ranah Minang saat ini berada dalam kondisi aman terkendali. Kendati demikian, derasnya arus informasi media sosial dan dinamika politik nasional tetap memerlukan pengawasan ketat agar tidak memicu polarisasi. Generasi muda menjadi kelompok paling rentan yang menjadi sasaran empuk infiltrasi hoaks dan doktrin radikal.

Langkah antisipatif ke depan akan menitikberatkan pada penguatan kurikulum toleransi serta ruang dialog lintas iman secara berkala. Pengalaman kasus MAN 3 Padang yang terinspirasi aksi teror di Jakarta menjadi alarm keras bagi ekosistem pendidikan. Pemerintah pusat dan daerah kini sepakat memperketat kolaborasi pengawasan demi menjaga keharmonisan total di Sumatera Barat.(ar)

Berita Terkait

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun
Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun
Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi
Pemko Pariaman Tambah Armada Sampah Listrik Tingkatkan Pelayanan Kebersihan Kota
Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO
Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran
Pemko Padang Raih Apresiasi Satgas Pusat Usai Percepat Pemulihan Bencana
Polda Sumbar Siap Pecat Anggota Terlibat Narkoba
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:52 WIB

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:21 WIB

Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB