Kabut Asap Pekat Selimuti Padang, Pemko Liburkan Sekolah Tatap Muka

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kabut asap.(poto: ist.).

Ilustrasi kabut asap.(poto: ist.).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang mengambil langkah cepat merespons ancaman kabut asap pekat Padang yang kian memburuk. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang resmi menghentikan aktivitas belajar mengajar secara tatap muka mulai Rabu, 9 September 2026.

Langkah darurat ini menyasar seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga Sekolah Menengah Pertama. Kebijakan tegas ini menjadi upaya pemerintah setempat melindungi kesehatan para siswa dari paparan polusi udara berbahaya.

Lonjakan Indeks Kualitas Udara Padang Menyentuh Level Sangat Berbahaya Bagi Kesehatan

Pemko Padang mengambil keputusan penting ini berdasarkan data pemantauan kualitas udara terkini. Indeks Kualitas Udara di Kota Padang menembus angka 430 AQI US pada Selasa, 8 September 2026.

Kondisi lingkungan bahkan memburuk pada Rabu pagi dengan tingkat polusi mencapai angka 586 AQI US. Stasiun Pemantau Padang Pasir mencatat angka 353 yang menandakan bahaya besar bagi saluran pernapasan.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Terapkan Gerakan Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak ke Sekolah

Melihat kondisi kritis tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova langsung menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.3/1/SE/DKPS-PDG/2026. Surat edaran menginstruksikan seluruh satuan pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh hingga Jumat, 11 September 2026.

Mekanisme PJJ mewajibkan murid PAUD dan TK meliburkan kegiatan belajar mengajar sementara waktu. Sementara itu, siswa SD dan SMP tetap wajib mengikuti kegiatan belajar dari rumah secara daring.

Pemerintah Kota Padang Imbau Warga Waspada Serta Mengurangi Aktivitas Luar Ruangan

Meskipun murid belajar dari rumah, pihak sekolah tetap mewajibkan para guru dan tenaga kependidikan hadir. Para guru memandu proses pembelajaran daring agar materi pelajaran tetap tersampaikan secara maksimal.

Baca Juga :  Pemko Padang dan PMI Perkuat Penanganan Krisis Kabut Asap di Kota Padang

Yopi Krislova menegaskan bahwa kebijakan pembelajaran daring ini berfokus pada pencegahan risiko kesehatan anak. Pihak sekolah memantau keaktifan siswa melalui media komunikasi online yang sudah disesuaikan selama masa PJJ.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem ini. Beliau mengimbau warga mengurangi aktivitas luar ruangan serta mengenakan masker saat terpaksa bepergian.

Pemerintah Kota Padang terus memantau perkembangan indeks kualitas udara harian bersama instansi terkait. Selain itu, pihak dinas meminta orang tua proaktif mengawasi anak-anak agar tidak berkeliaran di luar rumah selama jam belajar.(ar)

Berita Terkait

Pra-OSN SMP Sumbar 2026 Perdana Bergulir di Padang
Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI
Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh
Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang
Aturan Baru Kenaikan Kelas Tidak Otomatis Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2027
Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Padang, Pemko Resmi Berlakukan PJJ Sekolah
Targetkan Nol Kasus 2029, Pemko Padang Gandeng Tokoh Adat Tangani Ribuan Anak Putus Sekolah
Kabut Asap Selimuti Padang, DPRD Desak Pemko Terapkan Sekolah Daring
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Pra-OSN SMP Sumbar 2026 Perdana Bergulir di Padang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Aturan Baru Kenaikan Kelas Tidak Otomatis Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2027

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB