Tanggul Jebol Picu Banjir Parah Rendam Ratusan Rumah di Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam kawasan Kuranji, Nanggalo, hingga Lumin Park.(poto: istimewa).

Banjir merendam kawasan Kuranji, Nanggalo, hingga Lumin Park.(poto: istimewa).

Padang, seriusnews.id – Hujan berintensitas tinggi memicu bencana banjir Kota Padang hingga melumpuhkan aktivitas warga pada Sabtu (10/10/2026). Tanggul penahan air yang baru saja tuntas menjalani perbaikan pascabencana November 2025 kembali jebol dan mengalirkan air bah ke permukiman.

Dua kecamatan mencatat dampak luapan air paling parah, yakni Kuranji dan Nanggalo. Limpasan air sungai yang deras langsung merendam perumahan warga di kedua wilayah padat penduduk tersebut.

Ketinggian genangan air terus naik secara cepat dan mengepung ratusan rumah dalam waktu singkat. Kompleks Perumahan Lumin Park bahkan menghadapi kondisi genangan yang jauh lebih buruk ketimbang musibah tahun lalu.

Arus banjir yang sangat kuat mengalir deras melintasi jalan raya serta lorong permukiman warga. Masyarakat yang terkejut langsung menyelamatkan barang berharga mereka ke titik yang lebih tinggi.

Tim Gabungan Terus Berjibaku Menyelamatkan Warga Terdampak Banjir

Petugas gabungan langsung menerjunkan regu penyelamat ke lokasi genangan untuk menyisir kawasan terdampak. Para personel menyusuri lorong permukiman guna menjemput warga yang masih terjebak di dalam rumah.

Baca Juga :  Wako Fadly Amran Dorong Penguatan Infrastruktur Hijau DAS Batang Kuranji Demi Cegah Banjir

Tim evakuasi menghadapi tantangan berat berupa derasnya arus air yang mengalir di sepanjang permukiman. Petugas terus mengayuh perahu karet dengan hati-hati demi membawa lansia dan anak-anak ke tempat aman.

Prioritas penyelamatan menyasar titik-titik genangan paling dalam yang membahayakan keselamatan jiwa penduduk. Suara sirine kendaraan darurat bersahut-sahutan mengawal proses pengungsian sementara para korban.

Warga yang berhasil keluar dari kepungan banjir segera menuju posko darurat di dataran lebih tinggi. Mereka mengamankan diri sambil memantau pergerakan air bah yang belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Kepanikan sempat melanda sejumlah keluarga lantaran air bah naik sangat cepat saat sore hari. Relawan terus mendampingi warga yang membutuhkan pertolongan cepat di tengah cuaca ekstrem.

Kerusakan Tanggul Picu Sorotan Kritis Warga Sekitar Aliran

Bencana berulang ini memicu kekecewaan mendalam dan pertanyaan serius dari masyarakat setempat. Warga mempertanyakan kekuatan serta kualitas konstruksi tanggul yang belum genap setahun selesai diperbaiki.

Baca Juga :  Pemko Padang Gerak Cepat Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Permukiman

Masyarakat sebelumnya menaruh harapan besar pada tanggul tersebut sebagai benteng utama penangkal luapan sungai. Namun, jebolnya dinding penahan air itu justru kembali mengancam keselamatan nyawa dan harta benda.

Kerusakan berulang ini menegaskan urgensi evaluasi teknis menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur penahan banjir di Padang. Para ahli konstruksi perlu memeriksa secara detail penyebab jebolnya struktur dinding beton tersebut.

Pemerintah daerah harus segera mengkaji ulang tingkat ketahanan material serta metode penanganan fisik sungai. Pengawasan berkala menjadi kunci mutlak agar proyek perbaikan tanggul mampu menahan debit air maksimal.

Peristiwa ini menjadi alarm nyata bagi pengelolaan tata air dan mitigasi risiko bencana di perkotaan. Pihak terkait wajib memastikan pemeliharaan infrastruktur berjalan rutin agar warga terbebas dari ancaman bencana yang sama.(ar)

Berita Terkait

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Wagub Sumbar Bentuk Tim Khusus Hadapi Kepungan Kabut Asap Kiriman
Siaga 24 Jam Penuh, Polda Sumbar Optimalkan Layanan Darurat Call Center 110
Telkomsel Bangun Empat BTS Baru di Mentawai Usai Dikawal Andre Rosiade
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB