Padang, seriusnews.id – Longsor melanda kawasan Lubuk Paraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatra Barat, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Material tanah dan batu dari lereng turun dan langsung menutup sebagian badan jalan nasional Padang–Solok.
Satu unit truk ikut terdampak ketika material longsor meluncur ke badan jalan. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Truk Terkena Material Longsor di Lokasi
Kepala Unit I Satlantas Polsek Lubuk Kilangan, Ipda Yunefri, menjelaskan truk tersebut berada dalam kondisi terparkir saat longsor terjadi. Material dari lereng bergerak turun dan mengenai sisi kiri kendaraan.
Ia menegaskan kendaraan tetap aman meski sempat terdorong material tanah di bagian samping.
“Ada satu unit truk yang terkena material longsor. Kendaraan dalam kondisi aman, hanya bagian kiri kendaraan yang sedikit terdorong material tanah,” kata Yunefri kepada Langgam.id, Minggu (21/6/2026).
Petugas kemudian melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap aman bagi pengguna jalan lain.
Material longsor di perkirakan mencapai sekitar 20 meter dan menutup sebagian ruas jalan nasional penghubung Kota Padang dan Kabupaten Solok. Kondisi ini membuat arus kendaraan melambat karena hanya satu jalur yang bisa di gunakan.
Sejumlah pengendara harus mengurangi kecepatan saat melintasi titik kejadian. Kepadatan kendaraan juga meningkat seiring aktivitas malam hari di jalur tersebut.
Polisi Kendalikan Arus dengan Sistem Buka Tutup
Satlantas Polsek Lubuk Kilangan langsung menerapkan sistem buka tutup untuk mengatur lalu lintas di lokasi longsor. Petugas mengalirkan kendaraan dari dua arah secara bergantian agar arus tetap bergerak.
Petugas memberi prioritas pada kendaraan dari arah Solok menuju Padang karena volume kendaraan lebih tinggi saat kejadian. Arus dari arah sebaliknya tetap berjalan mengikuti pengaturan di lapangan.
“Saat ini kami menerapkan sistem buka tutup. Kendaraan dari arah Solok ke Padang lebih banyak, sehingga menjadi prioritas,” ujar Yunefri.
Petugas tetap siaga untuk menjaga kelancaran arus di jalur utama tersebut.
Petugas menunggu kedatangan alat berat dari HKI untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Kondisi medan membuat proses pembersihan tidak bisa di lakukan secara manual.
Setelah ekskavator tiba, petugas memperkirakan pembersihan berlangsung sekitar satu jam.
“Kami sedang menunggu ekskavator dari HKI. Proses evakuasi material di perkirakan memerlukan waktu sekitar satu jam, paling lama,” kata Yunefri.
Petugas tetap berada di lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan aman.
Hingga malam hari, petugas kepolisian bersama pihak terkait masih mengatur lalu lintas di kawasan longsor Lubuk Paraku. Mereka menjaga arus kendaraan agar tetap bergerak meski terbatas.
Kendaraan masih dapat melintas dengan sistem buka tutup di jalur Padang–Solok. Pengendara di minta berhati-hati karena proses pembersihan material masih berlangsung di lokasi kejadian.(ar)









