Kecelakaan Pesawat Penerjun Payung di Missouri Tewaskan 12 Orang, NTSB Lakukan Investigasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Federal Aviation Administration menjelaskan bahwa terdapat 12 orang di dalam pesawat dan seluruhnya meninggal dunia.(  ilustrasi poto : ANTARA )

Federal Aviation Administration menjelaskan bahwa terdapat 12 orang di dalam pesawat dan seluruhnya meninggal dunia.( ilustrasi poto : ANTARA )

Amerika Serikat, seriusnews.id – Kecelakaan pesawat penerjun payung di dekat Bandara Butler Memorial, Missouri, Amerika Serikat, menewaskan 12 orang yang berada di dalam pesawat pada Minggu waktu setempat. Peristiwa ini langsung menarik perhatian otoritas penerbangan dan aparat keamanan.

Pesawat jenis Pacific Aerospace P750 itu mengangkut rombongan untuk aktivitas terjun payung. Pesawat tersebut jatuh saat mencoba lepas landas dari bandara sekitar pukul 16.35 GMT atau 23.35 WIB.

Federal Aviation Administration menjelaskan pesawat tidak menerima layanan pengendalian lalu lintas udara pada saat insiden terjadi. Lembaga itu juga mengonfirmasi jumlah penumpang yang berada di dalam pesawat.

FAA mencatat total 12 orang berada di dalam pesawat saat kecelakaan terjadi. Informasi ini memperjelas data awal yang sebelumnya masih simpang siur dari pihak lokal.

Keterangan Sheriff Bates County

Sheriff wilayah Bates, Chad Anderson, langsung menangani lokasi kejadian setelah laporan masuk. Ia mengategorikan insiden ini sebagai kasus korban jiwa massal.

Baca Juga :  Kuliah Gratis di Serbia! Beasiswa S1-S3 Ini Beri Uang Saku Jutaan Rupiah Tiap Bulan

Anderson menjelaskan pesawat sempat mengudara sebelum akhirnya jatuh tidak jauh dari area bandara. Ia menegaskan timnya segera mengamankan lokasi dan memulai proses penanganan korban.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak berwenang akan menutup bandara serta jalan tol di sekitar lokasi selama setidaknya dua hari. Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proses investigasi dan pengumpulan bukti.

Otoritas setempat memastikan kecelakaan ini tidak berkaitan dengan terorisme atau tindakan kriminal. Anderson menegaskan seluruh bukti awal mengarah pada kecelakaan penerbangan biasa.

Pernyataan ini sekaligus meredakan spekulasi awal yang sempat muncul di publik setelah kejadian berlangsung.

Data Korban dan Klarifikasi Jumlah Penumpang

Pihak lokal awalnya menyebutkan jumlah korban berada di bawah 20 orang. Namun, FAA kemudian mengonfirmasi bahwa terdapat 12 orang di dalam pesawat dan seluruhnya meninggal dunia.

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Tim di lokasi terus melakukan proses identifikasi korban serta pendataan tambahan untuk memastikan detail lengkap insiden.

National Transportation Safety Board mengambil alih penyelidikan untuk mencari penyebab utama kecelakaan. Lembaga ini akan menganalisis berbagai faktor yang mungkin berkontribusi pada insiden tersebut.

Tim investigasi memeriksa puing pesawat, rekaman komunikasi, serta kondisi penerbangan sebelum kecelakaan terjadi. Hasil awal investigasi diperkirakan muncul dalam beberapa hari hingga minggu ke depan.

Insiden ini kembali menyoroti risiko penerbangan kecil yang digunakan untuk aktivitas olahraga udara seperti terjun payung. Otoritas penerbangan menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan standar keselamatan.

FAA dan NTSB akan menggunakan hasil investigasi ini untuk mengevaluasi prosedur keselamatan penerbangan serupa di masa mendatang.(ar)

Berita Terkait

Hotel di Cox’s Bazar Terbakar Hebat, 10 Wisatawan Tewas dan Belasan Orang Hilang
Brigpol Aruni Polwan Mentawai Lolos Pelatihan Internasional di Vietnam
Tari Piring Sumatera Barat Memukau Pengunjung TOBC 4.0 di Malaysia
Restoran Sederhana Singapura Resmi Dibuka, Kuliner Padang Kian Mantap Menembus Pasar Global
Trump Klaim AS–Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Disebut Akan Dibuka Kembali
Elon Musk Tembus Triliuner Pertama Dunia Usai Lonjakan Saham SpaceX
Tabrakan Dua Helikopter di Rio Tewaskan 6 Kru, Picu Kebakaran Hebat
Arab Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Matahari Saat Jam Terik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Hotel di Cox’s Bazar Terbakar Hebat, 10 Wisatawan Tewas dan Belasan Orang Hilang

Senin, 20 Juli 2026 - 12:00 WIB

Brigpol Aruni Polwan Mentawai Lolos Pelatihan Internasional di Vietnam

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:35 WIB

Tari Piring Sumatera Barat Memukau Pengunjung TOBC 4.0 di Malaysia

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00 WIB

Restoran Sederhana Singapura Resmi Dibuka, Kuliner Padang Kian Mantap Menembus Pasar Global

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:00 WIB

Kecelakaan Pesawat Penerjun Payung di Missouri Tewaskan 12 Orang, NTSB Lakukan Investigasi

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade kembali melangkah ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta pada Rabu (4/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Regional

Andre Rosiade Temui Menteri PU, Dorong Proyek Vital Sumbar

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:23 WIB

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) silaturahmi bersama puluhan jurnalis Sumatera Barat di Kota Bukittinggi pada Selasa (3/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Regional

LPS Siapkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Januari 2028

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:18 WIB

Wagub Vasko menghadiri Rapat Kerja Teknis Nagari Creative Hub Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Acara bertema “Nagari Kreatif, Masyarakat Produktif, dan Berdaya Saing” ini berlangsung di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumatera Barat, Padang, Rabu (4/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Wagub Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Pacu Ekonomi Lokal

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:14 WIB