Strategi Jangka Panjang Pemkab Solok Hadapi Penutupan TPA Regional 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok.(poto: radarsumbar.com)

Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok.(poto: radarsumbar.com)

Solok, seriusnews.id – Solok Mandiri Kelola Sampah menjadi strategi utama Pemerintah Kabupaten Solok dalam menghadapi krisis lingkungan yang krusial. Langkah strategis ini sengaja dipersiapkan demi mengantisipasi berakhirnya masa operasional layanan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional pada tahun 2027 mendatang.

Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa kebijakan baru ini selaras dengan arahan pemerintah pusat. Beliau meminta seluruh jajaran daerah untuk menuntaskan problem persampahan langsung dari titik awal produksinya.

Pemerintah daerah kini mendorong penuh setiap pemerintahan nagari untuk mengurusi limbah domestik secara mandiri. Masyarakat harus mulai aktif melakukan pemilahan, pengumpulan, hingga pengolahan sejak dari lingkungan rumah tangga.

Program terintegrasi ini bertujuan untuk memotong rantai distribusi pembuangan akhir secara signifikan. Selain itu, skema tersebut juga bakal mendongkrak kepedulian warga dalam menjaga kelestarian ekosistem sekitar.

Kini Pemkab Solok Bentuk Kelompok Pengelola Sampah Nagari

Pemerintah Kabupaten Solok mengukuhkan kelompok pengelola sampah khusus di tingkat terkecil. Unit operasional ini bekerja bersama relawan lingkungan untuk mengedukasi masyarakat secara langsung.

Para agen perubahan ini aktif mengajarkan metode pemangkasan volume limbah harian warga. Mereka juga memberikan pelatihan praktis mengenai pemanfaatan kembali barang-barang bekas bernilai ekonomis.

Baca Juga :  Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026

Edukasi intensif tersebut mencakup pemisahan komoditas sampah organik dan anorganik secara tepat. Warga belajar mengenali jenis limbah yang masih bisa mendatangkan keuntungan finansial tambahan.

Salah satu wilayah yang sukses menerapkan sistem ini adalah Nagari Sungai Nanam di Kecamatan Lembah Gumanti. Kawasan tersebut berhasil membuktikan efektivitas pengelolaan kebersihan berbasis partisipasi komunitas lokal.

Pemerintah Solok Usulkan Pembangunan Fasilitas Refuse Derived Fuel

Bupati Jon Firman Pandu menyebut penguatan kapasitas nagari merupakan langkah taktis yang tidak bisa di tunda. Hal ini mengingat tenggat waktu penutupan layanan TPA Regional yang menyisakan waktu singkat.

Sebagai jalan keluar jangka panjang, pemerintah daerah merancang sebuah infrastruktur pengolahan modern. Pihak eksekutif mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis teknologi tinggi.

Fasilitas mutakhir tersebut menggunakan sistem Refuse Derived Fuel (RDF) untuk memproses sisa konsumsi. Teknologi ramah lingkungan ini mampu mengubah tumpukan limbah padat menjadi bahan bakar alternatif.

Baca Juga :  Jalur Tikus dan KTP Palsu Canggih Warnai Peredaran Narkoba di Sumatera Barat

Keberadaan pabrik mini ini diproyeksikan bakal memangkas ketergantungan daerah terhadap keberadaan TPA konvensional. Penerapan metode canggih tersebut sekaligus meningkatkan efisiensi tata kelola kebersihan wilayah secara menyeluruh.

Dukungan Pusat Percepat Realisasi Pembangunan Fasilitas TPST Solok

Pemerintah Kabupaten Solok telah mengirimkan berkas proposal resmi kepada pemerintah pusat sejak awal 2026. Berkas penting tersebut ditujukan langsung kepada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Aparatur daerah kini tengah menunggu persetujuan dan lampu hijau dari kementerian terkait. Pemkab Solok sangat mengharapkan komitmen penuh dari pusat untuk mempercepat pembangunan megaproyek lingkungan ini.

Dukungan anggaran dan teknis dari kementerian menjadi kunci utama keberhasilan transisi sistem kebersihan Solok. Fasilitas pengolahan modern tersebut harus sudah berdiri tegak sebelum tenggat waktu krusial tahun 2027.

Sinergi antara kemandirian warga desa dan teknologi modern menjadi pilar utama penyelamatan lingkungan Solok. Seluruh elemen masyarakat kini bergerak bersama demi mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari ancaman tumpukan sampah.(ar)

Berita Terkait

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Wagub Sumbar Bentuk Tim Khusus Hadapi Kepungan Kabut Asap Kiriman
Siaga 24 Jam Penuh, Polda Sumbar Optimalkan Layanan Darurat Call Center 110
Telkomsel Bangun Empat BTS Baru di Mentawai Usai Dikawal Andre Rosiade
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB