Sungai Penuh, seriusnews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh sukses menggelar agenda rapat kerja gabungan di gedung dewan setempat, Selasa (1/9/2026). Pertemuan lintas unsur ini secara khusus membahas penyampaian laporan hasil pembahasan Rancangan Perubahan KUA PPAS 2026.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM, memimpin secara langsung seluruh jalannya rapat kerja gabungan tersebut. Jajaran pimpinan dewan turut mendampingi pimpinan dari awal hingga berakhirnya seluruh rangkaian acara rapat.
Para anggota DPRD Kota Sungai Penuh menghadiri forum resmi ini bersama jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tenaga ahli fraksi juga ikut menyimak seluruh pemaparan materi dari perwakilan dewan serta pemerintah daerah.
Badan Anggaran (Banggar) bersama TAPD menyampaikan hasil kerja keras penyusunan laporan analisis keuangan tersebut secara terperinci. Kedua pihak menyajikan penyesuaian arah kebijakan anggaran daerah untuk mendukung percepatan pembangunan Kota Sungai Penuh.
Dewan Evaluasi Usulan Penambahan Alokasi Anggaran Pada SKPD
Tim penyusun mereview berbagai aspek vital terkait penyusunan dokumen Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026. Pembahasan rinci tersebut mencakup prioritas pembangunan daerah serta penyesuaian program prioritas untuk masyarakat luas.
Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mendapat perhatian khusus terkait usulan penambahan alokasi dana operasional kegiatan. Forum menguji urgensi usulan penambahan belanja dari dinas-dinas untuk menyokong pelaksanaan program prioritas daerah.
Para wakil rakyat menegaskan komitmen penuh mereka dalam mengawal penggunaan setiap rupiah anggaran dana daerah secara bijak. Pimpinan dewan meminta seluruh usulan penambahan anggaran benar-benar berlandaskan pada kebutuhan mendesak masyarakat.
Setiap program usulan wajib membawa manfaat langsung yang nyata bagi seluruh warga Kota Sungai Penuh secara merata. Dewan menginginkan penambahan anggaran mampu mempercepat pencapaian target-target penting pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Dan Pimpinan Legislatif Dorong Transparansi Anggaran
DPRD meminta TAPD menyesuaikan usulan alokasi dana dengan kemampuan riil kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini. Penyesuaian tersebut harus mempertimbangkan skala prioritas program kerja serta peningkatan mutu pelayanan publik.
Kepentingan luas warga kota menjadi tolok ukur utama bagi dewan dalam menyetujui setiap pengajuan anggaran belanja. Pihak legislatif menolak keras pengusulan program kerja yang tidak memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.
Melalui rapat kerja gabungan ini, DPRD Kota Sungai Penuh terus mendorong penyusunan perubahan kebijakan anggaran daerah. Pihak dewan menginginkan proses penyusunan APBD Perubahan berjalan terarah, efektif, transparan, dan akuntabel.
Sinergi yang kuat antara dewan dan pemerintah kota menjadi kunci utama suksesnya pembahasan anggaran daerah ini. Kedua lembaga berkomitmen tinggi menghadirkan kebijakan anggaran daerah yang berpihak penuh pada kepentingan publik.
Rapat kerja gabungan tersebut berlangsung sangat tertib, lancar, serta mencerminkan suasana diskusi yang amat konstruktif. Para peserta rapat menyepakati langkah strategis bersama demi mewujudkan pengalokasian anggaran yang tepat sasaran.(ar)









