Padang, seriusnews.id – Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan audiensi jajaran pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumbar di Rumah Dinas Wali Kota Padang pada Kamis (23/7/2026). Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus persiapan penting menjelang agenda pengukuhan pengurus baru periode 2026–2031.
Fadly Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat menyambut hangat kehadiran para pengurus organisasi perempuan tersebut. Ia menilai keberadaan organisasi ini memegang peranan sangat krusial dalam mendampingi langkah pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Padang memandang organisasi ini sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian adat istiadat Minangkabau. Selain itu, jajaran pengurus baru siap berdiri di garis terdepan untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Pengurus Baru Siapkan Pelantikan Resmi Di Auditorium Gubernur
Ketua Umum Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat Efrida Aziz menyampaikan secara langsung rencana agenda pengukuhan dalam audiensi tersebut. Pihaknya menjadwalkan prosesi pelantikan pengurus baru pada tanggal 29 Juli 2026 mendatang.
Acara pengukuhan akbar tersebut bakal berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat dengan khidmat. Sebanyak 52 orang pengurus terpilih akan mengucapkan sumpah jabatan untuk mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
Efrida Aziz menegaskan bahwa kedatangan rombongan bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan jajaran pimpinan daerah Kota Padang. Ia juga menyerahkan dokumen susunan kepengurusan lengkap secara resmi kepada Wali Kota Padang.
Pihaknya berharap kepengurusan baru ini dapat terus membina jalinan sinergi yang kokoh bersama Pemerintah Kota Padang. Sinergi yang terjalin erat akan mempermudah pelaksanaan berbagai program kerja prioritas bagi kemaslahatan warga.
Susunan Kepengurusan Lengkap Untuk Masa Bakti Lima Tahun
Dalam kesempatan tersebut, Efrida Aziz memaparkan jajaran pimpinan yang akan mengakhiri masa persiapan dan memulai pengabdian. Kepemimpinan organisasi periode 2026–2031 kini berada di bawah nakhoda Efrida Aziz selaku Ketua Umum.
Efrida menjalankan roda organisasi bersama tiga ketua lainnya, yakni Fauziah Zainin selaku Ketua I, Jusmaniar sebagai Ketua II, serta Yanthi Yoshefa Koto di posisi Ketua III. Ketiga figur tersebut siap membantu merumuskan arah kebijakan serta program kerja strategis organisasi.
Sementara itu, Nervi Nizar memegang amanah sebagai Sekretaris utama untuk memimpin seluruh tata kelola administrasi organisasi. Ia mendapat dukungan penuh dari dua wakil sekretaris, yaitu Roza Herlinda dan Asnidar.
Untuk tata kelola keuangan organisasi, posisi Bendahara kini diisi oleh Elvizar yang siap mengelola dana secara transparan. Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, Elvizar bekerja bersama Effriyenti dan Mirda Westi selaku Wakil Bendahara.
Pemko Padang Siap Perkuat Sinergi Dan Kolaborasi Nyata
Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapan seluruh pengurus yang akan segera mengemban tugas. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh rencana pengukuhan hingga pelaksanaan program organisasi ke depan.
Fadly Amran menaruh harapan besar agar wadah ini terus memperkokoh ketahanan keluarga dan memberdayakan perempuan Minangkabau. Langkah tersebut menjadi kunci utama untuk menjamin nilai-nilai luhur budaya tetap diwariskan kepada generasi penerus.
Ia pun secara khusus mendorong pengurus baru untuk menghadirkan program-program konkret yang menyasar isu penanganan anak dan remaja. Fokus program tersebut mencakup perbaikan pola asuh anak serta penanganan efektif terhadap potensi kenakalan remaja.
Pemerintah Kota Padang menyatakan kesiapan penuh untuk membuka ruang kolaborasi dan sinergi bersama jajaran pengurus. Kerjasama ini bertujuan menciptakan generasi muda yang beradab serta memelihara keharmonisan di lingkungan keluarga.
Melalui kolaborasi nyata ini, kedua belah pihak meyakini bahwa hubungan yang terbangun tidak hanya bersifat seremonial semata. Hasil nyata dari sinergi ini memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga Kota Padang.(ar)









