Jakarta, Seriusnews.id – PT Semen Padang sukses mengukir prestasi tingkat nasional melalui konsistensi program kepedulian sosial mereka. Perusahaan produsen semen tertua di Asia Tenggara ini meraih penghargaan bergengsi Top CSR of the Year 2026.
INFOBRAND.ID bersama lembaga riset TRAS N CO Indonesia menyerahkan piala kehormatan tersebut secara langsung. Apresiasi ini mengukuhkan keberhasilan perseroan dalam mengelola program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan.
CEO INFOBRAND.ID Susilowati Ningsih dan CEO TRAS N CO Indonesia Tri Rahardjo menyerahkan trofi kepada Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar. Agenda penyerahan berlangsung khidmat dalam forum Indonesia Corporate Forum 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Ajang penghargaan tahun ini mengusung tema The Future of Corporate Branding: Integrating CSR, ESG & SDGs for Sustainable Growth. Tema ini menyoroti pentingnya langkah perusahaan dalam menyatukan program sosial dengan prinsip bisnis hijau berkelanjutan.
Inisiatif Nyata Dorong Kemandirian Warga dan Konservasi Alam
Susilowati Ningsih menilai pelaksanaan TJSL Semen Padang telah menjadi fondasi utama dalam memperkuat reputasi korporasi di mata masyarakat. Program yang terarah mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus merekatkan relasi kemitraan secara harmonis.
Tri Rahardjo turut menegaskan bahwa penyelarasan pilar sosial dan lingkungan mendongkrak kepercayaan pemangku kepentingan dalam jangka panjang. Pengelolaan program yang terukur memberi dampak nyata bagi stabilitas ekosistem industri nasional.
Pri Gustari Akbar menegaskan bahwa penghargaan ini memicu motivasi insan Semen Padang untuk terus melayani warga. Pihaknya memandang program kepedulian masyarakat sebagai komitmen moral jangka panjang, bukan sekadar filantropi formalitas semata.
“Bagi kami, CSR bukan sekadar menjalankan tanggung jawab sosial, tetapi merupakan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat, menciptakan kemandirian, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Pri Gustari.
Semen Padang menetapkan standar kesuksesan program pada kemandirian ekonomi penerima manfaat, bukan semata bantuan fisik. Perseroan ingin memastikan anak-anak mengenyam pendidikan layak serta masyarakat mampu menjaga lingkungan sekitarnya.
“Yang paling membuat kami puas bukan sekadar bangunan atau fasilitas yang sudah berdiri, tetapi melihat masyarakat menjadi mandiri, mampu berusaha sendiri, anak-anak bisa bersekolah dengan tenang, dan lingkungan mereka tetap terjaga,” tuturnya.
Ragam Program Hijau dan Pemberdayaan Pelaku Usaha Lokal
Perusahaan telah meluncurkan berbagai program unggulan untuk melestarikan lingkungan serta menekan emisi karbon. Salah satunya budi daya kaliandra merah sebagai sumber biomassa ramah lingkungan pengganti bahan bakar batu bara.
Pabrik semen ini juga aktif mengawal konservasi ikan bilih di Danau Singkarak demi menyelamatkan satwa endemik dari ancaman kepunahan. Upaya tersebut melindungi keanekaragaman hayati sekaligus menjaga mata pencaharian nelayan tradisional setempat.
Pada sektor ekonomi kerakyatan, perseroan membina pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) agar semakin tangguh bersaing. Tim lapangan rutin melakukan evaluasi berkala agar setiap pendampingan usaha menyentuh kebutuhan para pelaku usaha.
Manfaat program yang bertahan lama menjadi bukti keberhasilan sinergi antara perusahaan dan warga sekitar. Masyarakat secara mandiri ikut merawat fasilitas dan ekosistem usaha yang telah mereka rintis bersama.
Manajemen menegaskan bahwa capaian nasional ini menjadi awal baru untuk memperluas kontribusi nyata bagi negeri. Semen Padang berjanji akan terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah serta masyarakat secara berkesinambungan.
“Penghargaan ini bukan sekadar piala, ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang lebih besar,” pungkas Pri Gustari Akbar.(ar)









