15 Karya Budaya Sumatera Barat Resmi Jadi WBTb Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Payung di Kota Bukittinggi ditetapkan sebagai salah satu WBTb Indonesia.( poto: radarsumbar.com)

Tari Payung di Kota Bukittinggi ditetapkan sebagai salah satu WBTb Indonesia.( poto: radarsumbar.com)

Sumatera Barat, seriusnews.id – Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat membawa kabar baik bagi kelestarian tradisi lokal pada pertengahan tahun ini. Sebanyak 15 karya budaya asal Sumatera Barat resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang baru. Ketetapan ini mencakup berbagai bentuk ekspresi budaya mulai dari seni pertunjukan, ritus adat, bahasa, kuliner, hingga tradisi lisan yang hidup di tengah masyarakat.

Pemerintah pusat memberikan pengakuan resmi ini setelah melalui proses penilaian yang sangat ketat. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Syaiful Bahri, menyampaikan langsung pengumuman tersebut di Kota Padang pada Rabu (8/7/2026). Ia menyatakan bahwa capaian ini bukan sekadar penghargaan, melainkan sebuah amanah besar bagi seluruh masyarakat.

“Penetapan ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar,” ujar Syaiful di Padang. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga keberlangsungan seluruh warisan tradisi ini agar tidak punah tergerus zaman.

Ragam Tradisi Unik dari Berbagai Daerah Sumatera Barat

Karya budaya yang lolos pada fase awal ini berasal dari belasan kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Kota Padang menyumbang dua warisan penting, yaitu Bahasa Pondok dan tradisi bela diri Urak Balabek. Sementara itu, Kabupaten Sijunjung meloloskan Marinai, dan Kota Sawahlunto membawa Tari Piriang Balenggek Lunto ke panggung nasional.

Bergerak ke wilayah Solok, terdapat keragaman tradisi yang sangat menonjol dalam penilaian tahun ini. Kota Solok sukses mendaftarkan Tradisi Tunduak sebagai warisan nasional yang diakui. Kabupaten Solok bahkan menyumbangkan tiga karya sekaligus, yakni tradisi Balaho, Indang Solok, dan Tari Tupai Janjang Koto Hilalang.

Baca Juga :  Pemko Padang Raih Apresiasi Satgas Pusat Usai Percepat Pemulihan Bencana

Daerah lain juga tidak kalah dalam menunjukkan kekayaan adat budaya mereka ke tingkat pusat. Kota Bukittinggi meloloskan Tari Payung, sedangkan Kabupaten Kepulauan Mentawai membawa instrumen komunikasi tradisional bernama Tuddukat. Kabupaten Limapuluh Kota juga berhasil mencatatkan ritual mistis Sirompak Taeh dalam daftar nasional ini.

Kekayaan kuliner dan seni lainnya turut melengkapi daftar pencapaian kebudayaan Sumatera Barat kali ini. Kota Padang Panjang berhasil meloloskan Tapuang Pisang sebagai warisan tradisi yang khas. Terakhir, Kota Payakumbuh menyumbangkan seni Sijoda serta kuliner Kalamai, sementara Kabupaten Solok Selatan meloloskan tradisi Goba-goba.

Puluhan Usulan Lain Bersiap Hadapi Sidang Penilaian Nasional

Pencapaian pertengahan tahun ini ternyata baru merupakan langkah awal dari target besar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dinas Kebudayaan Sumatera Barat sebenarnya mengusulkan total 63 karya budaya sepanjang tahun 2026 ini. Angka 15 karya budaya yang lolos sekarang merupakan hasil dari penilaian termin pertama.

Dinas Kebudayaan kini langsung mengalihkan fokus untuk mengawal sisa usulan yang belum bersidang. Sebanyak 48 usulan karya budaya lainnya saat ini sedang masuk dalam tahap persiapan intensif. Seluruh usulan tersebut akan berjuang melewati sidang penilaian pada termin kedua dan ketiga mendatang.

Syaiful menjelaskan bahwa proses pengusulan warisan budaya ini membutuhkan kerja keras dan dokumen yang komplet. Tim ahli harus menyusun kajian akademis yang mendalam serta membuat video dokumentasi yang representatif. Pemerintah daerah juga wajib melibatkan para maestro dan penutur budaya asli untuk proses verifikasi di lapangan.

Baca Juga :  Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang–Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak dan Sitinjau Lauik

Strategi Pewarisan Nilai Ekonomi Bagi Seluruh Generasi Muda

Penetapan status tingkat nasional ini membawa konsekuensi logis bagi pemerintah daerah dan komunitas adat. Syaiful menegaskan bahwa setiap karya budaya harus aktif bergerak melalui proses pewarisan nyata kepada generasi muda. Tradisi tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen di atas kertas saja.

Pemerintah daerah berharap pemanfaatan warisan ini mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat pendukungnya. Pengembangan tradisi secara tepat dapat menghasilkan nilai sosial, edukatif, bahkan nilai ekonomi. Kolaborasi berbagai pihak akan menjadi kunci utama dalam menghidupkan ekosistem budaya lokal ini.

Keberagaman karya yang lolos menunjukkan bahwa adat Minangkabau dan Kepulauan Mentawai terus bertumbuh secara dinamis. Tradisi tersebut bukan sekadar cerita masa lalu yang pasif di dalam buku sejarah. Warisan leluhur ini terbukti tetap hidup, relevan, dan berkembang dalam keseharian masyarakat modern saat ini.

Tambahan prestasi ini mendongkrak jumlah koleksi kebudayaan Sumatera Barat yang diakui secara nasional. Sejak tahun 2013 hingga sekarang, Sumatera Barat telah mengantongi total 164 karya budaya berstatus warisan nasional. Angka ini semakin mengukuhkan posisi Sumatera Barat sebagai salah satu lumbung budaya terbesar di Indonesia.(ar)

Berita Terkait

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam
Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026
TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026
TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026
Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar
Warga Mata Air Kreasikan Lomba Mural Kota Padang untuk Percantik Lingkungan
Normalisasi Sungai Lubuk Kilangan Padang Dikebut Demi Selamatkan Sawah Warga
Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Sumatera Barat Diserahkan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:46 WIB

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam

Sabtu, 5 September 2026 - 18:29 WIB

Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:16 WIB

TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar

Berita Terbaru