Derbi Sumatra Semen Padang Lawan PSMS Medan Jadi Pembuktian Mental Ayam Kinantan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pemain belakang Semen Padang FC berusaha menghentikan pergerakan pemain PSMS Medan.(poto: padangkita.com).

Sejumlah pemain belakang Semen Padang FC berusaha menghentikan pergerakan pemain PSMS Medan.(poto: padangkita.com).

Padang, Seriusnews.id – Semen Padang FC bersiap menjamu PSMS Medan dalam lanjutan pekan keenam kompetisi Pegadaian Championship 2026. Pertandingan sarat gengsi bertajuk laga derbi Sumatra 2026 ini bergulir di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 15.00 WIB.

Kubu Ayam Kinantan membawa misi penting untuk memutus rentetan hasil kurang memuaskan pada laga lawatan sebelumnya. Skuad racikan pelatih Eko Purdjianto wajib membenahi dua masalah besar sebelum turun menghadapi gempuran lawan.

Jajaran pelatih menyoroti tajam krisis kedisiplinan dan rapuhnya barisan pertahanan dalam meredam skema serangan balik cepat. Persoalan teknis ini mengancam target tim tamu untuk mencuri poin penuh di markas Semen Padang FC.

Evaluasi Menyeluruh Kedisiplinan Pemain Jelang Duel Panas Sumatra

Catatan indisipliner penggawa PSMS Medan memang menjadi perhatian serius dalam tiga pertandingan tandang terakhir. Wasit tercatat menghukum tiga pilar tim tamu dengan kartu merah secara berturut-turut pada tiga duel beruntun.

Rentetan petaka kartu merah bermula saat PSMS Medan melawat ke markas Sumsel United pada 13 September 2026. Wasit mengusir kiper Rudi N. Rajak pada menit ke-57 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sebelum laga tuntas imbang 2-2.

Baca Juga :  Atlet Karate Muda Sumbar Raih Medali Perunggu Kejuaraan Asia

Kondisi serupa kembali menimpa skuad Ayam Kinantan kala menyambangi kandang Adhyaksa FC Bekasi pada 27 September 2026. Bek Arsyaq Gufran Rachmadhan terpaksa mandi lebih cepat pada menit ke-76, meski tim berhasil mempertahankan kemenangan tipis 1-0.

Puncak krisis kedisiplinan menghantam tim asuhan Eko saat menyerah di tangan PSPS Pekanbaru pada 11 Oktober 2026. Pengusiran bek Rizdjar Nurviat Subagja pada menit ke-31 di Stadion Kaharuddin Nasution membuat keseimbangan tim goyah hingga menelan kekalahan 1-2.

Eko Purdjianto mengakui bahwa bermain tanpa kelengkapan pemain sangat mengacaukan ritme permainan dan menguras tenaga para pemain. Kehilangan satu pilar memaksa pemain lain bekerja ekstra keras menahan gempuran serangan sepanjang laga.

“Bukan kami larang mereka buat pelanggaran, tapi ya pemain yang tahu di lapangan. Kami hanya berharap tidak ada lagi kartu merah ke depannya,” tegas Eko pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Baca Juga :  Semen Padang FC Matangkan Persiapan Musim 2026/27, Target Juara dan Promosi ke Super League

Perbaikan Transisi Bertahan Demi Mempertahankan Peluang Juara Kompetisi

Selain masalah kartu merah, sektor pertahanan PSMS Medan juga menyisakan lubang besar saat mengantisipasi transisi kilat tim lawan. Gol kilat Hamzah Depan pada menit kedelapan saat bentrok kontra PSPS Pekanbaru menjadi bukti nyata kelengahan barisan belakang.

Serangan kilat tersebut langsung membobol gawang M. Natshir Fadhil Mahbuby dan merusak skema taktik yang telah dirancang. Eko menegaskan timnya terus mematangkan transisi bertahan agar kesalahan serupa tidak berulang saat menghadapi lini serang Kabau Sirah.

Kekalahan menyakitkan di markas PSPS Pekanbaru langsung mengubah peta persaingan papan atas klasemen sementara Pegadaian Championship 2026. PSMS Medan terpaksa lengser dari puncak klasemen dan tertahan di peringkat ketiga dengan torehan 10 poin.

PSPS Pekanbaru kini memimpin klasemen dengan raihan 12 poin, disusul Persikad Depok di peringkat kedua dengan jumlah poin sama. Duel kontra Semen Padang FC menjadi momen pembuktian bagi PSMS Medan untuk merebut kembali tahta klasemen.(ar)

Berita Terkait

Wali Kota Padang Cup 2026 Bangkitkan Wisata Olahraga dan Target Kota Kreatif Dunia
Tapak Suci Sungai Penuh Berjaya di Sarolangun Challenge 2026, Raih 26 Emas
Drama Derbi Sumatra Berakhir Imbang 1-1 di Bekasi
Dapat Kucuran Dana Rp300 Juta, Fasilitas Lapangan GOR Rawang Segera Diperbaiki
Kota Pariaman Raih Juara Umum Sepatu Roda Porprov XVI Sumbar 2026
Semen Padang FC Kena Denda Puluhan Juta Rupiah Usai Penonton Masuk Lapangan
12 Atlet SOIna Kota Padang Wakili Sumbar Berlaga di Pesonas II 2026
Semen Padang FC Tunjuk Stefano Cugurra Jadi Pelatih Baru
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Padang Cup 2026 Bangkitkan Wisata Olahraga dan Target Kota Kreatif Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Tapak Suci Sungai Penuh Berjaya di Sarolangun Challenge 2026, Raih 26 Emas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Drama Derbi Sumatra Berakhir Imbang 1-1 di Bekasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapat Kucuran Dana Rp300 Juta, Fasilitas Lapangan GOR Rawang Segera Diperbaiki

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kota Pariaman Raih Juara Umum Sepatu Roda Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB