Sungai Penuh, Seriusnews.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) daring menyusul pekatnya paparan kabut asap. Kebijakan darurat ini menyasar seluruh siswa jenjang SDN, SMPN, dan sekolah swasta di lingkungan Kota Sungai Penuh.
Langkah ini diambil demi menjaga saluran pernapasan para pelajar dari bahaya polusi kabut asap yang kian tidak bersahabat. Pemerintah daerah memprioritaskan keselamatan fisik siswa tanpa menghentikan hak belajar mereka dari rumah.
Dinas Pendidikan menegaskan bahwa perpanjangan masa belajar daring ini bukanlah masa liburan bagi anak-anak. Langkah ini merupakan pemindahan sementara kegiatan belajar-mengajar dari gedung sekolah ke rumah guna meminimalkan paparan kabut asap.
Pihak sekolah mengimbau para tenaga pengajar agar tetap menyajikan materi pembelajaran secara fleksibel dan menyenangkan. Guru dilarang memberikan tugas yang memberatkan agar anak tetap nyaman serta para orang tua tidak merasa terbebani.
Tenaga pendidik di Kota Sungai Penuh tetap berkewajiban mengisi daftar hadir harian melalui aplikasi Siap Juara. Pelaksanaan belajar daring juga wajib berjalan tepat waktu sesuai roster pelajaran resmi yang telah ditetapkan.
Proses belajar-mengajar tetap memanfaatkan platform digital seperti Zoom Meeting, Google Meet, Google Classroom, Wayground, hingga WhatsApp. Guru wajib menyetorkan laporan harian kepada pengawas pembina dengan menyertakan bukti foto berkoordinat GPS di sekolah serta tangkapan layar materi belajar.
Pihak sekolah menginstruksikan para guru dan siswa untuk tetap mengenakan seragam sekolah resmi selama sesi pembelajaran daring. Hal ini bertujuan agar para murid tetap merasakan suasana belajar formal layaknya di ruang kelas.
Siswa dilarang keras beraktivitas atau bermain di luar rumah selama jam sekolah berlangsung demi menghindari paparan kabut asap. Para orang tua juga diminta memastikan anak-anak selalu menerapkan protokol kesehatan serta wajib mengenakan masker apabila terpaksa keluar rumah.(ar)









