Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah Dapat Sambutan Positif

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Berdasarkan pantauan di SD Islam Al Azhar 32 Padang, sebagian besar siswa datang ke sekolah dengan didampingi ayah mereka.(poto: padangkita.com).

Berdasarkan pantauan di SD Islam Al Azhar 32 Padang, sebagian besar siswa datang ke sekolah dengan didampingi ayah mereka.(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Masyarakat menyambut positif imbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait gerakan ayah antar anak sekolah pada hari pertama. Berdasarkan pantauan di SD Islam Al Azhar 32 Padang pada Senin (13/7/2026), sebagian besar siswa baru datang dengan didampingi ayah mereka. Kehadiran para kepala keluarga ini memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi perkembangan mental anak-anak.

Seorang aparatur sipil negara di Rutan Kelas IIB Padang, Wahyudi (42), sengaja meluangkan waktu khusus untuk mendampingi kedua buah hatinya. Kehadiran fisik orang tua terbukti mampu mendongkrak rasa percaya diri anak saat beradaptasi dengan lingkungan baru. Wahyudi mengantarkan anaknya yang baru masuk taman kanak-kanak dan sekolah dasar agar mereka merasa lebih bersemangat.

Peran Penting Ayah Menumbuhkan Karakter Percaya Diri

Langkah serupa juga menjadi pilihan bagi Joe (45) yang datang memboyong seluruh anggota keluarganya ke sekolah. Pria ini menemani kedua anaknya yang kini duduk di bangku kelas 1 dan kelas 6 sekolah dasar. Bagi keluarganya, mendampingi anak ke sekolah sebetulnya sudah menjadi bagian dari kebiasaan rutin yang terus mereka jaga.

Namun, momentum hari pertama masuk sekolah kali ini sengaja ia buat lebih spesial dengan kehadiran seluruh keluarga. Kehadiran figur ayah secara utuh terbukti memberikan dorongan moral yang sangat bermakna bagi kesiapan psikologis anak. Anak-anak menjadi lebih siap secara mental dalam menghadapi dinamika dan tantangan di ruang kelas baru mereka.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Ajak Alumni IASMA Satu Landbouw Bukittinggi Berkontribusi Nyata

Joe mengaku langsung bergerak setelah menyaksikan video edukasi dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di media sosial. Unggahan video tersebut sukses mengetuk kesadaran para orang tua mengenai pentingnya kedekatan emosional antara ayah dan anak. Melalui momentum ini, Joe ingin menunjukkan komitmen penuh keluarga dalam mengawal masa depan pendidikan anak-anak mereka.

Imbauan Gubernur Mahyeldi Sukses Menggerakkan Kesadaran Masyarakat

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebelumnya memang gencar menyebarluaskan imbauan penting ini melalui berbagai kanal komunikasi digital resmi. Gubernur Mahyeldi Ansharullah mengajak para ayah untuk mengambil peran aktif dalam mengantar anak pada hari pertama sekolah. Pendekatan persuasif lewat media sosial ini terbukti efektif menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat secara luas.

Langkah strategis dari Pemprov Sumbar ini sekaligus menjadi implementasi nyata dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Kebijakan pusat tersebut menegaskan pentingnya Gerakan Ayah Mengambil Rapor dan Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah. Kedua program ini menjadi pilar utama dalam menyukseskan Gerakan Ayah Teladan Indonesia.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Minta Percepatan Rehab Rekon Pascabencana Bencana Hidrometeorologi

Pemerintah menaruh harapan besar agar keterlibatan aktif para ayah dalam dunia pendidikan anak terus meningkat secara konsisten. Pengasuhan yang berimbang antara ibu dan ayah menjadi kunci utama dalam membangun fondasi ketahanan keluarga yang kokoh. Pola asuh yang sehat ini yang nantinya akan melahirkan generasi emas Indonesia yang berkualitas.

Kolaborasi Orang Tua Dan Sekolah Bentuk Ketahanan Keluarga

Keterlibatan aktif orang tua di sekolah juga mempermudah guru dalam memetakan potensi dan kebutuhan emosional setiap siswa baru. Komunikasi yang harmonis antara pihak sekolah dan wali murid menciptakan ekosistem belajar yang aman dan menyenangkan. Sinergi ini yang menjadi target utama pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan ramah anak di daerah.

Dukungan moral sejak dini terbukti mampu memicu motivasi belajar dan prestasi akademik anak secara signifikan di masa depan. Melalui gerakan ayah antar anak ini, Sumbar optimistis mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Kesadaran kolektif dari tingkat keluarga inilah yang akan menjadi motor penggerak kemajuan bangsa.(ar)

Berita Terkait

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar
Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang
Lemhannas Goes to Campus Unand Perkuat Kesadaran Geopolitik Generasi Muda
Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98
MAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar di LKBB PB MPR RI 2026
Pemko Padang Gandeng Kampus Internasional Cetak SDM Berdaya Saing Global
Pemprov Jambi Resmi Terapkan Pembelajaran Daring Seluruh Sekolah
Universitas Andalas Perkuat Layanan Kependidikan Melalui Orientasi CPT 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar

Sabtu, 5 September 2026 - 18:37 WIB

Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang

Kamis, 3 September 2026 - 15:20 WIB

Lemhannas Goes to Campus Unand Perkuat Kesadaran Geopolitik Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:24 WIB

MAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar di LKBB PB MPR RI 2026

Berita Terbaru