Jangan Lewatkan! 8 Amalan Sunnah Malam Takbiran Idul Adha dan Hikmah Besarnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amalan Sebelum Shalat Idul Adha (Image by Suhail Suri from Pixabay)

Amalan Sebelum Shalat Idul Adha (Image by Suhail Suri from Pixabay)

Jakarta, seriusnews.id-Malam takbiran Idul Adha bukan hanya identik dengan gema takbir dan suasana perayaan. Umat Islam juga bisa menghidupkan malam tersebut dengan berbagai amalan sunnah untuk menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah.

Para ulama menyebut malam Idul Adha sebagai waktu yang baik untuk memperbanyak ibadah dan doa. Karena itu, umat Islam bisa memanfaatkan malam takbiran dengan amalan sederhana yang sering terlupakan.

Berikut beberapa amalan sunnah malam takbiran Idul Adha beserta hikmahnya.

1. Mandi Sunnah pada Malam Idul Adha

Umat Islam dianjurkan mandi sunnah sejak malam Idul Adha sebelum berangkat shalat Id.

Ulama mazhab Syafi’i menjelaskan waktu mandi sunnah mulai sejak tengah malam hingga sebelum pelaksanaan shalat Id. Amalan ini membantu menjaga kebersihan dan menghormati hari raya.

2. Memotong Kuku dan Merapikan Diri

Umat Islam juga bisa merapikan diri dengan memotong kuku, merapikan kumis, dan membersihkan tubuh sebelum hari raya.

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari fitrah.

Namun, orang yang ingin berkurban tidak boleh memotong rambut dan kuku sejak awal Dzulhijjah hingga proses penyembelihan selesai.

Baca Juga :  Kurban Bukan Ajang Gengsi, Ini Makna Sesungguhnya dalam Islam

3. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Hari raya menjadi momen istimewa sehingga umat Islam sebaiknya memakai pakaian terbaik dan bersih saat menuju tempat shalat.

Kaum laki-laki juga bisa memakai wewangian secukupnya sebagai bentuk penghormatan terhadap hari besar Islam.

4. Memperbanyak Shalawat, Istigfar, dan Doa

Malam takbiran menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak dzikir, shalawat, istigfar, dan doa.

Banyak ulama menjelaskan malam Idul Adha termasuk waktu mustajab untuk memohon ampunan dan meminta kebaikan dunia maupun akhirat.

5. Mengumandangkan Takbir di Rumah

Umat Islam tidak hanya bertakbir di masjid atau mushalla. Mereka juga bisa menghidupkan suasana malam takbiran dengan berdzikir dan bertakbir di rumah.

Kebiasaan ini membantu menumbuhkan syiar Islam dan menghadirkan suasana religius dalam keluarga.

6. Menunda Makan hingga Setelah Shalat Id

Pada Hari Raya Idul Adha, Rasulullah SAW menunda makan hingga selesai melaksanakan shalat Id lalu menyantap daging kurban.

Baca Juga :  Kisah Haru Hartati, Korban Banjir Aceh yang Akhirnya Bisa Berhaji

Umat Islam masih menjalankan sunnah ini hingga sekarang, terutama bagi yang berkurban.

7. Memperbanyak Takbir saat Menuju Tempat Shalat

Umat Islam juga bisa memperbanyak takbir selama perjalanan menuju masjid atau lapangan tempat pelaksanaan shalat Id.

Takbir menjadi bentuk pengagungan kepada Allah sekaligus sarana menyebarkan syiar Islam di tengah masyarakat.

8. Berangkat dan Pulang Lewat Jalan Berbeda

Rasulullah SAW mencontohkan kebiasaan melewati jalan berbeda saat berangkat dan pulang dari shalat Id.

Cara ini membantu memperluas syiar Islam dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Hikmah Amalan Malam Takbiran

Berbagai amalan sunnah malam takbiran memberi banyak hikmah bagi umat Islam, antara lain:

  • Mendekatkan diri kepada Allah
  • Menambah pahala dan ampunan
  • Menumbuhkan rasa syukur
  • Menjaga kebersihan lahir dan batin
  • Mempererat silaturahmi sesama Muslim
  • Menghidupkan syiar Islam di lingkungan sekitar

Dengan memperbanyak ibadah dan amalan sunnah pada malam takbiran, umat Islam bisa menyambut Hari Raya Idul Adha dengan hati yang lebih tenang dan penuh keberkahan. (nr*)

Berita Terkait

Bencana Karhutla Kian Mengancam, MUI Serukan Shalat Istisqa Berjamaah dan Tegakkan Hukum
Pemko Pariaman Gelar MTQ XIX Selama Tiga Hari Penuh di Tujuh Lokasi Strategis
Koto Tangah Pertahankan Juara Umum MTQ ke-42 Padang, Pemko Rancang Pondok Al-Qur’an
Hasil Evaluasi MTQ Padang: Pola Pembinaan Berubah dan Tuan Rumah Baru Ditetapkan
Kesiapan MTQ Nasional ke-42 Padang Terus Dimatangkan Menjelang Pembukaan
LPTQ Padang Siapkan Pembinaan MTQ Berkelanjutan Melalui Quran Center
Peran Indonesia Industri Halal Makin Kuat Lewat H20 2026
Mahyeldi Dorong IMLA Sumbar Perkuat Pengajaran Bahasa Arab untuk Generasi Muda
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bencana Karhutla Kian Mengancam, MUI Serukan Shalat Istisqa Berjamaah dan Tegakkan Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pemko Pariaman Gelar MTQ XIX Selama Tiga Hari Penuh di Tujuh Lokasi Strategis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Koto Tangah Pertahankan Juara Umum MTQ ke-42 Padang, Pemko Rancang Pondok Al-Qur’an

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Hasil Evaluasi MTQ Padang: Pola Pembinaan Berubah dan Tuan Rumah Baru Ditetapkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kesiapan MTQ Nasional ke-42 Padang Terus Dimatangkan Menjelang Pembukaan

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB