Pemkot Padang Imbau Warga Kurang Mampu Daftar Bansos Digital Lewat Perlinsos

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengambil bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat. (poto: ANTARA)

Warga mengambil bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat. (poto: ANTARA)

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang di Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat memperbarui sistem pelayanan publik mereka. Otoritas setempat kini mengajak masyarakat ekonomi kurang mampu untuk segera mendaftarkan diri sebagai penerima bansos digital Kota Padang. Warga dapat mengakses program ini secara mandiri melalui platform resmi bernama aplikasi Perlindungan Sosial atau Perlinsos.

Dinas Sosial Kota Padang saat ini tengah menggencarkan sosialisasi portal digitalisasi tersebut kepada seluruh lapisan masyarakat. Langkah integrasi data berskala besar ini bertujuan untuk mematangkan persiapan sistem sebelum pemberlakuan penuh pada tahun 2027. Pemkot Padang ingin memastikan seluruh data kemiskinan menjadi lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, memberikan keterangan resmi terkait program ini langsung dari pusat kota pada Minggu. Menurutnya, pembaruan sistem administrasi ini menjadi agenda krusial bagi kemajuan tata kelola bantuan daerah. Pihaknya berkomitmen penuh mengawal masa transisi teknologi ini agar berjalan optimal di lapangan.

Capaian Target Pendaftaran Aplikasi Perlinsos Kota Padang

Data terbaru hingga Jumat (10/7) menunjukkan dinamika positif dari respons masyarakat terkait program digitalisasi ini. Tercatat sebanyak 41.016 kepala keluarga sudah berhasil menyelesaikan tahapan pendaftaran administrasi sebagai calon penerima bantuan. Angka tersebut menjadi langkah awal yang baik bagi progres pemutakhiran data kemiskinan daerah.

Pemerintah daerah sendiri menetapkan basis target yang cukup besar untuk program Perlinsos ini. Otoritas mencatat total ada 303.000 kepala keluarga yang masuk dalam basis data desil satu sampai desil 10. Jumlah tersebut menjadi acuan utama dinas dalam menyaring masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan sosial.

Baca Juga :  Pemko Padang Perkuat Keamanan Pangan untuk Kejar Predikat Kota Pangan Aman 2026

Eri Sendjaya memaparkan persentase capaian sementara dari sisa target yang harus mereka kejar. “Artinya, kita saat ini sudah berada di angka 13,50 persen,” ujar Eri saat merinci data terbaru. Dinas Sosial optimis angka partisipasi masyarakat akan terus meningkat seiring berjalannya sosialisasi yang masif.

Strategi Jemput Bola Dinas Sosial Ke Lapangan

Pemerintah daerah memahami tidak semua lapisan masyarakat memiliki pemahaman teknologi yang sama tinggi. Dinas Sosial Kota Padang kemudian merancang strategi jemput bola untuk menjangkau warga di wilayah pelosok. Langkah ini juga menyasar kelompok masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam kepemilikan gawai pintar.

Pihak dinas memaksimalkan peran pos-pos agen bantuan yang tersebar luas di tingkat kelurahan dan kecamatan. Pos lapangan ini berfungsi sebagai pusat layanan verifikasi data langsung bagi warga setempat. Petugas memastikan masyarakat yang terkendala teknologi tetap mendapatkan hak pelayanan yang sama.

Eri tetap memberikan dorongan bagi masyarakat yang sudah akrab dengan teknologi digital modern. “Kami mengimbau warga yang memiliki smartphone bisa mendaftar secara mandiri,” kata Eri menerangkan skema pendaftaran. Skema mandiri ini dinilai mampu mempercepat antrean pengisian data secara keseluruhan.

Bagi warga yang terkendala kepemilikan gawai, petugas lapangan siap mengawal proses input data dari awal sampai selesai. Warga dapat meminta bantuan melalui agen pendamping resmi yang bertugas di wilayah mereka. Agen pembantu ini melibatkan pengurus kantor kelurahan, rukun warga, hingga pengurus masjid smart surau dan pendamping keluarga harapan.

Baca Juga :  PLN dan Pemkot Padang Dorong Pertanian Melon Hidroponik Modern

Sistem verifikasi dan validasi dalam aplikasi Perlinsos ini sudah terintegrasi dengan baik agar meminimalkan risiko salah sasaran. Eri juga menjamin seluruh rangkaian proses pendaftaran ini tidak membebani masyarakat sama sekali. “Pendaftarannya sama sekali tidak dipungut biaya,” tutur Kepala Dinsos tersebut memastikan transparansi program.

Tiga Syarat Utama Validasi Data Penerima Manfaat

Masyarakat yang ingin memanfaatkan jalur mandiri perlu memperhatikan kelengkapan berkas elektronik mereka terlebih dahulu. Kepala Bidang Perlinsos Dinas Sosial Kota Padang, Syaiful Andri, memaparkan regulasi teknis mengenai pengisian data tersebut. Pihaknya menyederhanakan prosedur agar warga tidak merasa kesulitan saat mengakses aplikasi.

Syaiful menyebutkan ada tiga instrumen data utama yang wajib masuk ke dalam formulir digital portal Perlinsos. Ketiga data ini memegang peranan penting dalam menentukan validitas profil setiap calon penerima bantuan. Warga harus memastikan setiap digit angka yang mereka masukkan sudah sesuai dengan dokumen asli.

Masyarakat hanya perlu memasukkan nomor induk kependudukan yang valid sesuai kartu tanda penduduk mereka. Syarat kedua memerlukan PIN identitas kependudukan digital yang sudah aktif melalui otoritas terkait. Terakhir, warga wajib menyertakan ID PLN tempat tinggal mereka untuk melengkapi proses sinkronisasi data ekonomi.

“Masyarakat cukup mengisi nomor induk kependudukan, kemudian PIN identitas kependudukan digital dan setelah itu memasukkan ID PLN,” ucap Syaiful menutup penjelasannya mengenai aspek teknis pendaftaran.(ar)

Berita Terkait

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Tembus Rp5 Triliun, DPD RI Dorong Penguatan SDM Lokal NTB
Komdigi Siapkan Pedoman Tarif Pengantaran Makanan dan Barang Ojol
Rupiah Melemah ke Rp17.939 Dekati Level Delapan Belas Ribu
Yield SBN Indonesia Naik Menembus 7,17 Persen Saat Rupiah Tertekan
IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, Cermati Lima Saham Potensial
Inflasi Sumatera Barat September 2026 Melandai ke Level 3,50 Persen
Rp115 Miliar Stimulus UMKM Sumbar Bangkitkan Ekonomi Daerah
BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek Syarat Penerima Bantuan di Sini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Tembus Rp5 Triliun, DPD RI Dorong Penguatan SDM Lokal NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Komdigi Siapkan Pedoman Tarif Pengantaran Makanan dan Barang Ojol

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.939 Dekati Level Delapan Belas Ribu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Yield SBN Indonesia Naik Menembus 7,17 Persen Saat Rupiah Tertekan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:51 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, Cermati Lima Saham Potensial

Berita Terbaru