Padang, Seriusnews.id – Anggota DPRD Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman, menyalurkan bantuan dana Pokok Pikiran (Pokir) senilai Rp200 juta untuk kontingen olahraga daerah. Langkah ini membantu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar memberangkatkan para atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai 2026 di Jakarta.
Ajang olahraga pesisir berskala nasional tersebut bergulir mulai 17 November 2026 di Pantai Ancol. Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan komitmen pribadinya dalam memajukan prestasi para atlet Ranah Minang di kancah nasional.
Albert menyampaikan kepastian suntikan dana tersebut saat menerima audiensi jajaran pengurus KONI Sumbar di Padang, Selasa (27/10/2026). Ia menyebut pembinaan dunia olahraga sudah lama menjadi bagian dari fokus pengabdiannya di tengah masyarakat.
Solusi Cepat di Tengah Ketiadaan Anggaran Daerah
Bantuan dana aspirasi ini menjadi angin segar bagi jajaran pengurus olahraga daerah. KONI Sumbar menghadapi jalan terjal karena anggaran daerah lewat APBD Perubahan tidak memuat pos biaya keberangkatan kontingen.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, mengapresiasi langsung kepedulian anggota dewan tersebut. Hadir mendampingi Hamdanus dalam pertemuan itu para wakil ketua umum, antara lain Alvira, Editiawarman, Dafrawira de Hansen, serta Wakil Bendahara Umum Wendi Juli Putra.
Hamdanus menilai kucuran dana Pokir menyelamatkan persiapan para atlet yang sudah berlatih keras. Tanpa dukungan dana darurat, keberangkatan duta-duta olahraga Tuah Sakato terancam batal karena ketiadaan kas resmi organisasi.
Menutup Sisa Biaya Keberangkatan Kontingen
Kebutuhan total rombongan atlet Sumbar menuju arena kompetisi di Ancol mencapai Rp500 juta. Masuknya dana Rp200 juta dari Albert memperkecil celah kebutuhan biaya yang membayangi pengurus.
KONI Sumbar kini masih harus mengumpulkan sisa anggaran sekitar Rp300 juta dalam waktu singkat. Hamdanus berharap inisiatif nyata Albert memantik legislator lain di DPRD Sumbar untuk menyisihkan dana serupa.
Pihak pengurus juga mengajak kalangan swasta dan perantau Minang ikut patungan menambal kekurangan ongkos operasional. Sinergi berbagai pihak menjamin para atlet tetap bisa bertanding maksimal demi mengharumkan nama Sumatera Barat di pentas nasional.(ar)









