Peringatan HJK Padang ke-357: Momentum Konsolidasi Pemulihan Bencana dan Transformasi Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.(poto: padangkita.com).

Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.(poto: padangkita.com).

Kota Padang, seriusnews.id – Peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 pada Jumat (7/8/2026) berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kota Padang. Pemerintah daerah memanfaatkan Rapat Paripurna Istimewa ini sebagai mimbar konsolidasi lintas sektor pascabencana hidrometeorologi.

Bencana alam yang melanda wilayah Padang pada 3 Agustus lalu mendorong pemerintah daerah untuk merekalibrasi arah pembangunan kota. Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak lagi memakai cara konvensional dalam memulihkan fasilitas publik.

Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi Menjadi Prioritas Utama Pembangunan

Fadly Amran menginstruksikan jajarannya untuk menerapkan prinsip Build Back Better dalam membenahi seluruh infrastruktur vital daerah. Langkah ini mencakup penataan kembali jalan, jembatan, drainase, kawasan pemukiman, hingga destinasi wisata agar lebih tahan bencana.

Pemerintah Kota Padang menargetkan integrasi antara pembenahan tata ruang berbasis risiko dan keselamatan masyarakat secara menyeluruh. Selain itu, pemerintah daerah terus mengoptimalkan kanal pengaduan kedaruratan demi mempercepat penanganan di lapangan.

Fadly juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para relawan, aparat penegak hukum, dan tenaga medis yang bekerja cepat saat bencana. Ia menilai kerja sama solid tersebut menjadi modal utama kota dalam menghadapi krisis.

Baca Juga :  KKP Salur Bantuan Pemulihan Budi Daya Perikanan Padang Pasca Bencana

Pemerintah Kota Padang Memperkuat Sektor Jasa Unggulan Daerah

Kota Padang terus mengandalkan sektor jasa seperti pendidikan, perdagangan, dan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian. Kota ini menampung lebih dari 180 ribu mahasiswa yang tersebar di puluhan perguruan tinggi, termasuk 46 kampus swasta.

Aktivitas ribuan mahasiswa tersebut berhasil menghidupkan ekosistem bisnis lokal mulai dari hunian, kuliner, hingga ekonomi kreatif. Sektor perdagangan eceran dan besar mencatatkan kontribusi sebesar 17,52 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Sektor transportasi dan pergudangan turut menyumbang angka signifikan sebesar 15,68 persen bagi PDRB Kota Padang. Sementara itu, sektor pariwisata mencatatkan lonjakan kunjungan hingga mencapai 5,3 juta wisatawan sepanjang tahun 2025.

Capaian wisatawan tersebut meningkat pesat dibanding angka tahun sebelumnya yang mencatatkan 4,3 juta orang. Lonjakan wisatawan ini mendongkrak retribusi objek wisata hingga menembus Rp922 juta atau 153 persen dari target awal.

Pemerintah Kota Padang menjabarkan arah pembangunan jangka panjang ini melalui RPJMD Kota Padang Tahun 2025–2029. Fadly menekankan pentingnya menjaga identitas daerah dan kelestarian lingkungan di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Pemko Padang Kirim Bantuan Rendang Gempa NTT

DPRD Dan Pemko Padang Atasi Masalah Sosial Pemuda

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. Pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap isu sosial dan fenomena kenakalan remaja yang meresahkan warga.

DPRD bersama Pemerintah Kota Padang berkomitmen menghadirkan solusi konkret untuk mengatasi tawuran pelajar, aksi geng motor, dan ancaman narkoba. Legislatif akan mengalokasikan program kerja terarah dalam APBD guna memperluas ruang kegiatan positif bagi pemuda.

Dukungan penuh juga datang dari Asisten II Setdaprov Sumbar Adib Alfikri yang mewakili Pemerintah Provinsi Sumatra Barat. Adib menggarisbawahi bahwa kemajuan Kota Padang mencerminkan marwah dan reputasi Sumatra Barat di tingkat nasional.

Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI Denny Abdi turut mengapresiasi pembenahan lingkungan di kawasan Sungai Batang Arau. Pembersihan bangkai kapal dan penataan sanitasi di bantaran sungai menjadi langkah strategis untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan ke tingkat internasional.(ar)

Berita Terkait

Jelang Putusan MK Gugatan Gibran, PDI-P: Kami Hormati Proses Hukum
5 PPPK Satpol PP Padang Dipecat Karena Mangkir Kerja
Bimtek BPD di Jambi Disorot: Masa Jabatan Berakhir 2027, Masih Perlu?
Gubernur Sumbar Serahkan Penghargaan SAKIP Predikat A Tahun 2026
Wali Kota Yota Balad Melantik 315 Anggota BPD Pariaman
Pembahasan RAPBD 2027 Payakumbuh: Pemko Cermati Masukan DPRD
Kolaborasi Pemko Padang PWI Sumbar Perkuat Literasi dan Ruang Kreatif Pemuda
Solok Mendata Guru Terdampak Galodo Bencana Sumatera Barat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Jelang Putusan MK Gugatan Gibran, PDI-P: Kami Hormati Proses Hukum

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:39 WIB

5 PPPK Satpol PP Padang Dipecat Karena Mangkir Kerja

Selasa, 29 September 2026 - 19:25 WIB

Bimtek BPD di Jambi Disorot: Masa Jabatan Berakhir 2027, Masih Perlu?

Senin, 28 September 2026 - 14:20 WIB

Gubernur Sumbar Serahkan Penghargaan SAKIP Predikat A Tahun 2026

Kamis, 24 September 2026 - 08:50 WIB

Wali Kota Yota Balad Melantik 315 Anggota BPD Pariaman

Berita Terbaru