Pemko Padang Siapkan 700 Dosis Vaksin PMK Gratis untuk Lindungi Ternak Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian terus bergerak aktif memutus rantai penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak berkuku belah.( poto: padangkita.com).

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian terus bergerak aktif memutus rantai penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak berkuku belah.( poto: padangkita.com).

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat program vaksin PMK gratis Padang guna melindungi hewan ternak dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Melalui Dinas Pertanian, pemerintah menyiapkan 700 dosis vaksin gratis untuk sapi, kerbau, kambing, dan domba milik masyarakat.

Program tersebut bertujuan memutus rantai penularan PMK sekaligus menjaga produktivitas peternakan. Pemerintah juga ingin mengurangi potensi kerugian ekonomi yang dapat dialami para peternak.

Dinas Pertanian Percepat Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit PMK Nasional

Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian Kota Padang, drh. Yasir Irawan, menjelaskan bahwa PMK memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi. Namun, penyakit ini memiliki tingkat kematian yang relatif rendah jika peternak segera melakukan penanganan.

Menurut Yasir, virus PMK menyerang bagian mulut dan kuku hewan ternak. Virus tersebut memunculkan lepuh menyerupai sariawan pada mulut serta meningkatkan produksi air liur.

Virus juga menimbulkan luka pada sela kuku. Jika peternak mengabaikan kondisi itu, luka dapat mengelupas, memicu belatung, dan akhirnya memaksa peternak melakukan pemotongan ternak.

Baca Juga :  Tren Lemon dan Minyak Zaitun Bisa Ganggu Lambung

Karena itu, Yasir mengimbau peternak agar segera melapor ketika menemukan gejala PMK. Langkah cepat akan mempercepat penanganan sekaligus mencegah penyebaran virus.

Mobilitas Ternak Antarwilayah Tingkatkan Risiko Penyebaran Virus PMK

Dinas Pertanian Kota Padang mencatat lalu lintas ternak sebagai penyebab utama penyebaran PMK. Mobilitas sapi dan kambing dari luar daerah meningkatkan risiko masuknya virus ke Kota Padang.

Sebagian besar pasokan ternak berasal dari Kabupaten Asahan dan Kota Kisaran, Sumatera Utara. Arus distribusi tersebut terus berlangsung sehingga pemerintah meningkatkan pengawasan kesehatan hewan.

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan kemudian menyalurkan bantuan vaksin ke berbagai daerah. UPT Puskeswan Kota Padang kini mengelola 700 dosis vaksin untuk memenuhi kebutuhan peternak.

Peternak dapat memanfaatkan layanan vaksinasi tanpa biaya selama stok vaksin masih tersedia.

Peternak Penuhi Syarat Agar Bisa Ikuti Vaksinasi Gratis

Dinas Pertanian menetapkan sejumlah syarat sebelum petugas memberikan vaksin. Peternak harus memastikan hewan dalam kondisi sehat dan telah berada di lokasi pemeliharaan selama sedikitnya satu minggu.

Baca Juga :  Sudah Makan Sedikit Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya

Petugas hanya melayani vaksinasi untuk ternak yang berusia minimal tiga bulan. Petugas juga menunda vaksinasi pada ternak betina yang sedang bunting.

Dinas Pertanian mencatat kesadaran peternak terus meningkat sejak wabah PMK pada 2022. Kini para peternak lebih tenang saat menghadapi kasus dan lebih memahami cara mencegah penularan.

Mereka tidak lagi terburu-buru menjual ternak dengan harga murah maupun melakukan pemotongan paksa. Sebaliknya, mereka memperketat biosekuriti di lingkungan kandang untuk melindungi seluruh ternak.

Pemko Padang juga menyiagakan tim kesehatan hewan setiap hari. Saat masyarakat melaporkan dugaan kasus PMK, tim UPT Puskeswan bersama Bidang Kesehatan Hewan langsung turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi ternak dan memberikan penanganan.

Pemerintah berharap program vaksinasi gratis mampu menekan penyebaran PMK di Kota Padang. Melalui kerja sama antara pemerintah dan peternak, kesehatan ternak tetap terjaga serta produktivitas peternakan terus meningkat.(ar)

Berita Terkait

Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit
Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks
Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi
Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis
RSUP M Djamil Edukasi ASN Daftarkan Anggota Keluarga Tambahan ke JKN
Pemko Pariaman Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Penyakit
Andre Rosiade Tuntaskan Kebutuhan Air Bersih RSUP M Djamil Padang Lewat Sumur Bor 124 Meter
TP PKK Padang Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Hari Jantung Sedunia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:43 WIB

RSUP M Djamil Edukasi ASN Daftarkan Anggota Keluarga Tambahan ke JKN

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB