BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ombak besar dan cuaca ekstrem menerjang pesisir pantai Indonesia seiring peringatan dini dari BMKG, Rabu (21/10/2026).(ilustrasi poto: AI).

Ombak besar dan cuaca ekstrem menerjang pesisir pantai Indonesia seiring peringatan dini dari BMKG, Rabu (21/10/2026).(ilustrasi poto: AI).

Jakarta, Seriusnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem BMKG di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (21/10/2026). Peringatan ini muncul menyusul terpantaunya Siklon Tropis Campi di perairan Laut Filipina yang memicu perubahan dinamika atmosfer nasional.

Siklon tersebut terpantau berada di utara Pulau Halmahera dan terus bergerak ke arah barat hingga barat laut. Pergerakan pusaran badai ini memicu daerah pertemuan angin yang cukup signifikan di wilayah timur Indonesia.

Kondisi tersebut mendorong pertumbuhan awan hujan lebat secara kilat di Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Halmahera, perairan Samudra Pasifik, hingga pesisir utara Pulau Papua. Di sisi lain, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik lain di Teluk Benggala sebelah barat laut Aceh.

Pusaran di Teluk Benggala ini menyebabkan penumpukan dan perlambatan massa udara di sepanjang pesisir barat Sumatra. Akibatnya, potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga deras meningkat cukup tajam di berbagai daerah tangkapan hujan.

Dampak Dinamika Udara pada Jalur Transportasi

Aktivitas atmosfer yang bergerak dinamis ini turut memengaruhi sektor transportasi udara secara langsung. BMKG memperingatkan potensi kemunculan awan tebal cumulonimbus yang membentang dari Samudra Hindia barat Aceh, Sumatra Utara, Selat Malaka utara, Laut Natuna, hingga wilayah Kalimantan Barat dan Papua.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Sumbar, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Awan hitam pekat jenis ini menyimpan risiko turbulensi hebat, sambaran kilat, dan penurunan jarak pandang mendadak bagi pesawat terbang. Para penumpang pesawat sebaiknya terus memeriksa jadwal penerbangan untuk mengantisipasi potensi keterlambatan operasional akibat kendala alam.

Sektor pelayaran juga menghadapi ancaman bahaya berupa gelombang laut tinggi berkisar antara 2,5 hingga 4 meter. Gelombang besar berpeluang menghempas perairan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, selatan Jawa, Laut Maluku, serta Pasifik utara Papua.

Para nelayan tradisional dan operator armada kapal penyeberangan wajib memeriksa prakiraan maritim sebelum melepas jangkar. Kecepatan angin yang tidak menentu di tengah laut dapat membalikkan perahu kecil dalam hitungan detik.

Prakiraan Hujan Harian dan Ancaman Wilayah Pesisir

Pola sebaran cuaca di Pulau Sumatra menunjukkan potensi hujan petir di Kota Banda Aceh. Wilayah lain seperti Medan, Padang, dan Jambi diprakirakan diguyur hujan ringan, sedangkan Pekanbaru, Palembang, serta Bengkulu cenderung diselimuti partikel udara kabur.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 15 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan pada Malam Hari

Wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara mayoritas berada dalam kondisi cerah berawan hingga mendung tebal, kecuali Kota Serang yang berpeluang hujan ringan. Sementara itu di Pulau Kalimantan, BMKG memproyeksikan hujan petir di Tanjung Selor dan hujan sedang di Pontianak.

Kawasan timur Indonesia seperti Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke berpeluang menerima hujan dengan intensitas ringan. Di tengah turunnya hujan sporadis di beberapa kota, BMKG tetap mengingatkan adanya risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah yang masih kering.

Masyarakat pesisir Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga pesisir Kalimantan juga harus bersiap menghadapi banjir rob musiman. Kenaikan air laut ini sering kali merendam akses jalan permukiman warga pada jam-jam pasang tertinggi air laut.(ar)

Berita Terkait

Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh SPBU Oktober 2026
Petani Makin Mudah Tebus Pupuk Subsidi di KDKMP
Tunjangan Guru Non-ASN Mulai Cair Pekan Depan, Kemendikdasmen Tuntaskan Dokumen Pencairan
Buka MTQ Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Jadi KSAD Baru: Ini Rekam Jejak Tempurnya
Prabowo Resmi Rombak Kabinet: Lantik Kepala BNPB dan Empat Wamen Baru di Istana
Kemenaker Buka Seleksi Hakim Ad Hoc PHI 2026, Cek Syarat dan Batas Pendaftarannya
OTT KPK di BNPB: Sestama dan Belasan Orang Ditangkap
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:25 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh SPBU Oktober 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Petani Makin Mudah Tebus Pupuk Subsidi di KDKMP

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tunjangan Guru Non-ASN Mulai Cair Pekan Depan, Kemendikdasmen Tuntaskan Dokumen Pencairan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Buka MTQ Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB