Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Padang Pariaman, Seriusnews.id – Seorang anak laki-laki berumur dua tahun bernama Muhammad Ilmi mendadak raib dari rumahnya di kawasan Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintuk, Kabupaten Padang Pariaman. Warga setempat menduga kuat balita tersebut tergelincir dan hanyut terbawa arus sungai dekat tempat tinggalnya pada Kamis petang.

Peristiwa pilu ini bermula saat sang ibu bergegas masuk ke kamar mandi sekitar pukul lima sore. Sang ibu langsung panik karena tidak lagi mendapati keberadaan buah hatinya di dalam ruangan seusai membersihkan diri.

Keluarga menaruh curiga besar ke arah aliran sungai di belakang permukiman. Korban memang kerap berjalan menghampiri tepian aliran air tersebut pada sore hari.

Pihak kerabat bersama puluhan tetangga langsung bergerak cepat menyisir area sekitar pekarangan rumah. Mereka juga menelusuri semak belukar di sepanjang bantaran air dengan peralatan penerangan seadanya hingga malam tiba.

Pencarian mandiri tersebut tidak membuahkan hasil sama sekali. Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat akhirnya meneruskan laporan genting ini ke pihak penyelamat resmi pada pukul sembilan lewat tiga puluh tiga menit malam.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Padang Pariaman Libatkan Truk dan Motor, Tiga Tewas

Basarnas Padang Terjunkan Sembilan Penyelamat ke Lokasi

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang langsung merespons panggilan darurat tersebut. Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, langsung menginstruksikan regu siaga untuk memacu kendaraan operasional menuju titik kejadian.

Sembilan personel terlatih meluncur tepat pukul sepuluh kurang sepuluh menit malam. Rombongan penyelamat ini menempuh jalur darat sejauh dua puluh satu kilometer demi mencapai lokasi musibah secepat mungkin.

Perjalanan darat malam hari memakan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan. Regu penolong tiba di lokasi dengan kesiapan penuh untuk segera membuka posko dan menyusun rencana operasi darurat.

Abdul Malik menegaskan komitmen jajarannya untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada. Petugas langsung berkoordinasi dengan aparatur nagari serta keluarga korban begitu menginjakkan kaki di tempat kejadian perkara.

Baca Juga :  Sungai Tumayo Meluap, Basarnas Evakuasi Warga Terjebak Banjir Agam

Penyisiran Aliran Sungai Menggunakan Perahu Karet

Regu penolong membawa seperangkat perlengkapan evakuasi air berstandar tinggi. Satu unit mobil kabin ganda mengangkut perahu karet jenis Landing Craft Rubber lengkap dengan mesin tempel bertenaga kuat.

Petugas juga menyiapkan baju pelampung khusus, dayung, tali lempar, senter tahan air, serta peralatan navigasi perairan. Perlengkapan medis darurat dan radio komunikasi gelombang pendek turut melengkapi kesiapan regu di tepi sungai.

Kondisi arus sungai pada malam hari menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh petugas gabungan. Tim SAR mesti memperhitungkan jarak pandang yang terbatas serta kontur dasar sungai yang berbatu dan licin.

Hingga pergantian hari, status korban masih dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan terus memperluas area sapuan dan membagi fokus pemantauan pada sejumlah titik pusaran air yang berpotensi menahan tubuh korban.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Wagub Sumbar Bentuk Tim Khusus Hadapi Kepungan Kabut Asap Kiriman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB