KNMP Batang Arau Siap Pacu Ekonomi Nelayan Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum sosialisasi bersama kelompok nelayan Batang Arau dan Pantai Manis di kantor dinas terkait pada Jumat (23/10/2026).(poto: padangkita.com).

Forum sosialisasi bersama kelompok nelayan Batang Arau dan Pantai Manis di kantor dinas terkait pada Jumat (23/10/2026).(poto: padangkita.com).

Padang, Seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang tancap gas menata masa depan kawasan pesisir. Melalui Dinas Perikanan dan Pangan, pemerintah daerah mulai mematangkan rencana Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang bakal berjalan penuh pada 2027 mendatang.

Langkah awal ini ditandai lewat forum sosialisasi bersama kelompok nelayan Batang Arau dan Pantai Manis di kantor dinas terkait pada Jumat (23/10/2026). Pertemuan ini mempertemukan langsung para pemangku kebijakan dengan belasan perwakilan nelayan yang menggantungkan hidup dari laut.

Pemerintah kota merancang program tersebut bukan sekadar sebagai agenda fisik biasa. Program ini membawa misi besar untuk mengangkat derajat ekonomi keluarga nelayan sekaligus menata wajah pesisir kota secara berkesinambungan.

Sinergi APBN dan Target Cetak Biru Kawasan Pesisir

Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi fondasi awal agar warga memahami arah pembangunan sejak dini. Pemerintah ingin memastikan masyarakat pesisir siap menangkap setiap peluang usaha baru yang tercipta dari penataan lingkungan mereka.

Baca Juga :  Harga Pertamax Tembus Rp17.000 di Sumbar, Ini Penjelasan ESDM dan Pertamina

Untuk mewujudkan proyek tematik tersebut, Pemko Padang membidik kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. Sinergi intensif terus berjalan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia demi mengamankan alokasi anggaran pusat.

Langkah jemput bola ke pemerintah pusat ini sejalan dengan program unggulan Padang Melayani yang diusung duet Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar anggaran negara benar-benar menyentuh kebutuhan nelayan kecil di lapangan.

Pakar perikanan dari Universitas Andalas, Prof. James Hellyward, turut hadir membedah peta jalan program tersebut dari kacamata akademis. Ia memaparkan strategi terpadu perikanan tangkap skala kecil untuk rentang 2027 hingga 2031 yang berfokus pada kenaikan produktivitas dan kepastian rantai pasok hasil tangkapan.

Harapan Nelayan Lokal Sambut Sarana Modern

Rencana besar penataan pesisir ini memantik optimisme tinggi di kalangan nelayan tradisional. Warga menyambut baik kehadiran program pemerintah yang langsung menyasar akar persoalan kerja harian mereka di laut.

Baca Juga :  Padang Fashion Summit 2026: Strategi Baru Dorong Ekonomi Kreatif Daerah

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lancang Kuning Batang Arau, Beni Yonafendra, menyatakan bahwa para nelayan menaruh harapan besar pada proyek fisik ini.

Ia ingin melihat kawasan dermaga dan pangkalan kapal mereka menjadi lebih tertata rapi serta memiliki fasilitas pendaratan ikan yang higienis.

Menurut Beni, ketersediaan sarana dan prasarana perikanan yang lengkap bakal memangkas biaya operasional kapal secara nyata. Para nelayan juga berharap proyek ini membuka akses permodalan dan pelatihan pengolahan ikan agar keluarga mereka bisa merintis unit usaha sampingan bernilai jual tinggi.

Kehadiran Program Kampung Nelayan Merah Putih di Batang Arau di harapkan mampu mengubah kawasan muara ini menjadi sentra perikanan mandiri yang berdaya saing tinggi di Sumatra Barat.(ar)

Berita Terkait

Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi
Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos
Dorong Kepatuhan Ekspor SDA, Bank Indonesia Jambi Gelar Refreshment Pelaporan DHE-DPI
Pertumbuhan Ekonomi Jambi Triwulan II 2026 Melambat, Investasi dan Ekspor Justru Menguat
Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat pada Triwulan II 2026, Tekanan Inflasi Naik
Daftar Harga Pangan 19 Oktober 2026: Daging Sapi dan Cabai Merah Keriting Melonjak
Bank Nagari Turunkan Suku Bunga Kredit ASN dan PPPK Oktober 2026
Rekor Baru! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.220 Triliun
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Dorong Kepatuhan Ekspor SDA, Bank Indonesia Jambi Gelar Refreshment Pelaporan DHE-DPI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Jambi Triwulan II 2026 Melambat, Investasi dan Ekspor Justru Menguat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat pada Triwulan II 2026, Tekanan Inflasi Naik

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB