Padang Fashion Summit 2026: Strategi Baru Dorong Ekonomi Kreatif Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnakerin Kota Padang sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy.(poto: infosumbar.net).

Kepala Disnakerin Kota Padang sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy.(poto: infosumbar.net).

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus bergerak cepat untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif di wilayah Sumatra Barat. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) yang berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang, mereka resmi meluncurkan program Padang Fashion Summit 2026. Langkah strategis ini bertujuan untuk membangun ekosistem industri fesyen berbasis budaya sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

Sebagai penanda awal, panitia telah menggelar konferensi pers Padang Young Design Competition (PYDC) 2026 di ZHM Premier Hotel Padang pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah konkret bagi para pelaku UMKM, desainer, dan perajin lokal untuk menampilkan karya terbaik mereka. Pemerintah daerah optimistis acara ini mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara signifikan.

Wadah Strategis Bagi Perkembangan Potensi UMKM Lokal

Kepala Disnakerin Kota Padang sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar ajang peragaan busana biasa. Pemerintah merancang kegiatan ini sebagai program berkelanjutan yang memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat luas. Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meramaikan puncak acara yang akan berlangsung pada 9 dan 10 Agustus 2026 mendatang.

Panitia telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan ini dengan matang sejak Mei 2026 melalui program pelatihan atau coaching intensif bagi para peserta. Program pembinaan tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor industri kreatif, khususnya bidang tata busana. Langkah ini menjadi modal penting agar produk lokal memiliki daya saing tinggi di pasar modern.

Baca Juga :  Rekor Baru! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.220 Triliun

Target besar dari program ini tidak hanya menyasar pasar lokal di wilayah Kota Padang saja. Pemerintah Kota Padang ingin membawa para perajin dan desainer binaan menembus panggung fesyen nasional hingga internasional. Pada tahun ini, panitia bahkan sudah melibatkan peserta dari luar negeri untuk memperluas jaringan kerja sama global.

Inovasi Wastra Minangkabau Menuju Pentas Fesyen Dunia

Penyelenggaraan tahun ini mengusung tema utama “Manaruko Rupo: Menemukan Kembali Identitas dalam Balutan Elegansi Global”. Konsep tersebut menekankan pada pengembangan produk fesyen yang berakar pada kekayaan budaya Minangkabau dengan sentuhan modern. Selain menonjolkan keindahan visual, acara ini juga berkomitmen mendukung praktik sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan.

Pemerintah kota mengoptimalkan potensi wastra daerah dengan memberdayakan para perajin tradisional di seluruh wilayah Padang. Langkah nyata ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual kain khas daerah di mata pencinta mode. Proses produksi yang ramah lingkungan juga menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan produk kali ini.

Ajang yang akan berlangsung di ZHM Premier Hotel Padang ini diproyeksikan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian masyarakat. Panitia mencatat keterlibatan sebanyak 75 desainer, 115 merek fesyen ternama, serta 36 model profesional yang siap menyemarakkan panggung utama. Tidak ketinggalan, ada sekitar 160 tenant kuliner dan pameran produk UMKM yang ikut berpartisipasi.

Baca Juga :  HJK Padang ke-357 Disiapkan Meriah, 19 Agenda Digelar 12 Hari

Momentum Hari Jadi Kota Angkat Produk Industri Kreatif

Staf Ahli Dekranasda Kota Padang, Fomalhaut Zamel, menambahkan bahwa penyelenggaraan kali ini memasuki edisi kedua dengan skala yang jauh lebih besar. Panitia sengaja menyelaraskan jadwal pelaksanaan acara dengan momentum perayaan Hari Jadi Kota Padang tahun ini. Sinergi ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah yang lebih masif ke pusat kegiatan.

Pengunjung dapat menikmati beragam koleksi eksklusif dari desainer lokal Padang, berbagai daerah di Indonesia, hingga perwakilan mancanegara. Semua karya yang tampil di panggung utama tetap mempertahankan karakteristik utama berbasis kain wastra Minangkabau. Kehadiran berbagai merek nasional juga membuka peluang kolaborasi bisnis yang saling menguntungkan bagi pelaku usaha mikro.

Selain parade busana dan Grand Final PYDC, panitia juga menyediakan berbagai acara edukatif bagi masyarakat umum. Pengunjung bisa mengikuti seminar trend forecasting, pelatihan product branding, sesi business matching, hingga kelas kecantikan (beauty class). Pihak Dekranasda berharap masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk mendukung penuh kebangkitan industri kreatif lokal.(ar)

Berita Terkait

Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi
Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos
Dorong Kepatuhan Ekspor SDA, Bank Indonesia Jambi Gelar Refreshment Pelaporan DHE-DPI
Pertumbuhan Ekonomi Jambi Triwulan II 2026 Melambat, Investasi dan Ekspor Justru Menguat
Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat pada Triwulan II 2026, Tekanan Inflasi Naik
Daftar Harga Pangan 19 Oktober 2026: Daging Sapi dan Cabai Merah Keriting Melonjak
Bank Nagari Turunkan Suku Bunga Kredit ASN dan PPPK Oktober 2026
Rekor Baru! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.220 Triliun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Dorong Kepatuhan Ekspor SDA, Bank Indonesia Jambi Gelar Refreshment Pelaporan DHE-DPI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Jambi Triwulan II 2026 Melambat, Investasi dan Ekspor Justru Menguat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat pada Triwulan II 2026, Tekanan Inflasi Naik

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB