Fomalhaut Zamel Menutup Padang Fashion Summit 2026 dengan Perpaduan Wastra Minang dan Gaya Bedouin

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

karya desainer kebanggaan Kota Padang, Fomalhaut Zamel, tampil memukau sebagai koleksi penutup pamungkas Padang Fashion Summit 2026.(poto: padangkita.com).

karya desainer kebanggaan Kota Padang, Fomalhaut Zamel, tampil memukau sebagai koleksi penutup pamungkas Padang Fashion Summit 2026.(poto: padangkita.com).

Kota Padang, seriusnews.id – Gemerlap tata cahaya dan dentuman musik mengiringi malam penutupan ajang Padang Fashion Summit 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (10/8/2026). Oleh karena itu, para model melangkah anggun menyusuri titian peraga sembari memamerkan keindahan wastra tradisional khas Sumatera Barat.

Selain itu, perhelatan mode berskala besar ini berhasil memadukan kekayaan tradisi leluhur dengan sentuhan desain kontemporer yang elegan. Hasilnya, penonton menyaksikan karya seni berkelas yang menyorot identitas budaya lokal Minangkabau di atas panggung.

Di samping itu, desainer kebanggaan Kota Padang, Fomalhaut Zamel, tampil sebagai penutup pamungkas yang menyihir perhatian seluruh penonton. Sang perancang menghadirkan rancangan etnik modern dengan karakter yang amat kuat dan memikat.

Selanjutnya, sebanyak 14 busana melintasi panggung malam itu, meliputi delapan busana wanita dan enam busana pria. Kendati demikian, seluruh koleksi tersebut tetap mengusung benang merah etnik yang menyatu secara harmonis dengan tema utama perhelatan, Manaruko Rupo.

Bahkan, permainan siluet elegan, teknik pelapisan busana yang rumit, serta pemilihan bahan memperlihatkan kedalaman karakter tekstil Sumatera Barat. Oleh sebab itu, Fomalhaut mengolah kain tenun tradisional secara brilian menjadi bagian utama dari konstruksi busana.

Koleksi Etnik Fomalhaut Zamel Terinspirasi Gaya Busana Bedouin

Sementara itu, Fomalhaut mengaku bahwa inspirasi utama koleksi teranyarnya berasal dari pola kehidupan masyarakat Bedouin di Jazirah Arab. Pasalnya, kaum nomaden tersebut mengenakan pakaian berlapis dan penutup wajah untuk menyiasati cuaca ekstrem gurun pasir.

Baca Juga :  Pemko Padang Lepas Mahasiswa Penerima Progul Padang Juara

Dengan demikian, ia kemudian mengadopsi gaya fungsional itu lalu memadukannya secara apik dengan kain tenun khas Sumatera Barat. Alhasil, peleburan dua budaya ini menghasilkan busana yang unik tanpa menghilangkan identitas lokal Minangkabau.

Tak hanya itu, warna-warna nuansa bumi yang gelap seperti cokelat tua, marun gelap, burgundy, dan biru navy mendominasi seluruh peragaan. Oleh karena itu, paduan warna matang tersebut memancarkan kesan misterius sekaligus mewah di bawah tata cahaya panggung.

Lebih lanjut, seluruh motif tenun yang tampil merupakan karya orisinal yang ia rancang dan produksi secara khusus. Oleh sebab itu, proses pengerjaan motif baru ini membutuhkan ketelitian tinggi serta uji coba berulang kali demi mencapai hasil sempurna.

Deretan Desainer Mancanegara Unjuk Gigi Di Panggung Padang

Di sisi lain, panggung Fashion Parade 3 juga menyuguhkan deretan rancangan memukau dari berbagai talenta mode tanah air. Contohnya, desainer ternama seperti Refri Yulianto, SMKN 8 Padang, Ganevo x Riza, hingga Zhio William x Limpapeh turut memamerkan busana terbaik mereka.

Selain itu, kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran rancangan khusus dari Ridho Hassmar, IYIN, Rela Tulisia x Khalifa, dan Uzzy Butik. Dengan demikian, para perancang memperlihatkan kekayaan ide kreatif yang memperkaya variasi gaya busana pada malam penutupan.

Bahkan, ajang bergengsi ini makin menegaskan kelasnya berkat partisipasi perancang busana ternama dari mancanegara. Sebagai dampaknya, Arma Couture asal Malaysia dan Fuzeedesigns asal Australia ikut menampilkan karya terbaik mereka di hadapan para penikmat mode.

Baca Juga :  Pemko Padang Alihkan Gaji ASN ke Bank Syariah, Awal Transformasi Keuangan Daerah

Perputaran Uang Puluhan Miliar Memacu Ekonomi Kota Padang

Selanjutnya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh desainer dan pelaku industri kreatif yang terlibat. Sebab, ia mengungkapkan bahwa rangkaian perayaan Hari Jadi ke-357 Kota Padang ini memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Berdasarkan data riset Bagian Perekonomian, perputaran uang masyarakat mencapai angka lebih dari 46 miliar rupiah selama empat hari penyelenggaraan. Oleh karena itu, angka fantastis tersebut membuktikan bahwa perhelatan mode ini mampu menggerakkan roda perekonomian warga secara langsung.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Padang berkomitmen terus memfasilitasi talenta muda dan mengembangkan subsektor ekonomi kreatif, seperti seni dan fesyen. Langkah strategis ini bertujuan mendukung ambisi besar Padang untuk bertransformasi menjadi kota kreatif berstandar internasional.

Di samping itu, Fadly Amran menargetkan tingkat kunjungan wisatawan mencapai 10 juta orang dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Sebab, pemerintah daerah meyakini bahwa penyelenggaraan ajang berkelas internasional menjadi kunci utama untuk menarik minat pengunjung global.

Akhirnya, Pemerintah Kota Padang merencanakan eskalasi acara yang jauh lebih besar pada penyelenggaraan edisi tahun depan. Oleh karena itu, pihaknya menargetkan kedatangan minimal 60 tamu dari berbagai negara untuk menyukseskan International Padang Fashion Summit mendatang.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB