Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan Padang pulang melaut saat kondisi cuaca tak menentu.(poto: padangkita.com).

Nelayan Padang pulang melaut saat kondisi cuaca tak menentu.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah menerbitkan peringatan dini terkait ancaman cuaca ekstrem kota padang pada Jumat (21/8/2026). Langkah mitigasi ini bertujuan untuk mengantisipasi rentetan potensi bencana hidrometeorologi yang mengintai wilayah pesisir selama tiga hingga empat hari ke depan.

Pihak berwenang memprediksi curah hujan deras yang menyertai angin kencang akan menerjang berbagai wilayah pemukiman warga secara mendadak. Selain itu, gelombang laut tinggi juga mengancam keselamatan para nelayan serta masyarakat yang beraktivitas di sepanjang garis pantai.

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Perairan Pesisir

Data pantauan mutakhir BMKG Maritim Teluk Bayur dan Stasiun Klimatologi Sumatera Barat menunjukkan bahwa perairan Padang, Padang Pariaman, Siberut, hingga Pesisir Selatan menghadapi ancaman gelombang setinggi 2,5 meter. Sementara itu, pusaran angin dari arah tenggara dan timur bergerak kencang hingga mencapai kecepatan 4 sampai 16 knot.

Kondisi wilayah pesisir menjadi semakin rawan saat air laut memasuki fase pasang tertinggi pada pukul 21.00 hingga 03.00 WIB. Namun, volume air laut diperkirakan akan perlahan menyurut mulai sore hari pada pukul 15.00 hingga 18.00 WIB secara bertahap.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Turunkan Alat Berat Normalisasi Aliran Sungai Kuranji Padang

Di wilayah daratan, ancaman bencana hidrometeorologi juga tidak kalah serius karena intensitas curah hujan tinggi terus mengguyur kawasan Kota Padang. Angka curah hujan saat ini bahkan telah menembus tingkat di atas 150 milimeter per dasarian berdasarkan pengamatan petugas.

Tingginya debit air dari langit tersebut meningkatkan risiko fatal seperti luapan sungai, banjir bandang, hingga pohon tumbang di akses jalan utama. Selain itu, potensi tanah longsor juga mengancam kawasan pemukiman warga yang berdiri di wilayah perbukitan.

BPBD Imbau Nelayan Dan Warga Menunda Melaut

Merespons situasi darurat ini, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton meminta para nelayan untuk sementara waktu mengandangkan perahu mereka. Petugas merekomendasikan penundaan aktivitas melaut dan mencari ikan selama tiga hari ke depan demi menjaga keselamatan nyawa.

Selain kepada nelayan, petugas mengarahkan seruan kewaspadaan kepada masyarakat yang berdomisili di sepanjang bantaran sungai dan kawasan zona merah bencana. Warga yang tinggal di lereng perbukitan serta pinggir pantai harus tetap siaga penuh menghadapi anomali cuaca ekstrem saat ini.

Baca Juga :  OKK PWI Sumbar 2026 Resmi Ditutup: 52 Peserta Berhak Terima Sertifikat Keanggotaan

Di tengah situasi krisis, munculnya arus informasi yang simpang siur di media sosial kerap memperkeruh suasana dan memicu kepanikan warga secara luas. Oleh sebab itu, BPBD meminta masyarakat untuk menyaring isu bohong dan selalu merujuk pada pembaruan informasi resmi dari BMKG.

Layanan Darurat Padang Sigap Siap Bantu Warga

Sebagai langkah penanganan yang terukur, Pemerintah Kota Padang menyiagakan tim gabungan darurat untuk mengeksekusi proses evakuasi di lokasi terdampak bencana. Langkah cepat ini memastikan penanganan rintangan jalan dan penyelamatan warga dapat berlangsung secara optimal.

Masyarakat yang terjebak banjir, melihat pohon tumbang, atau membutuhkan pertolongan medis dapat segera menghubungi layanan panggilan bebas pulsa Padang Sigap 112. Petugas piket siap menerima laporan warga selama 24 jam untuk menindaklanjuti setiap kondisi kegawatdaruratan di lapangan.(ar)

Berita Terkait

Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026
Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong
Satpol PP Padang Tertibkan Warung Karaoke Bising Meresahkan Warga
Kabut Asap Karhutla Palembang Telan Korban Jiwa, Driver Ojol Sesak Napas Meninggal
BMKG Rilis Potensi Hujan Petir di Kota Padang Hari Ini
Progres Pembangunan Huntap Danantara di Tanah Datar Capai 80 Persen
Pohon Tumbang Timpa PAUD di Pesisir Selatan Akibat Cuaca Ekstrem
Dapur Umum Banjir Solok Sediakan 2.000 Porsi Makanan Harian untuk Pengungsi Galodo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Warung Karaoke Bising Meresahkan Warga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Kabut Asap Karhutla Palembang Telan Korban Jiwa, Driver Ojol Sesak Napas Meninggal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:45 WIB

BMKG Rilis Potensi Hujan Petir di Kota Padang Hari Ini

Berita Terbaru