Pendaftaran Perlinsos Kota Padang Jemput Bola Warga Rentan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Kecamatan Bungus Teluk Kabung terus memacu pendaftaran perlinsos kota padang.(poto: padangkita.com).

Aparat Kecamatan Bungus Teluk Kabung terus memacu pendaftaran perlinsos kota padang.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Aparat Kecamatan Bungus Teluk Kabung terus memacu pendaftaran perlinsos kota padang bagi seluruh masyarakat pra-sejahtera. Langkah cepat ini menjadi acuan mutlak untuk menentukan kepesertaan Bantuan Sosial (Bansos) pada tahun 2027 mendatang.

Pemerintah setempat mencatat angka pendaftaran baru menyentuh 4.855 Kepala Keluarga (KK) hingga pertengahan Agustus 2026. Capaian tersebut mewakili sekitar 54 persen dari total populasi yang mencapai 8.945 KK di wilayah pesisir selatan ini.

Camat Bungus Teluk Kabung, Afridon, mengonfirmasi data pendaftaran tersebut dalam keterangan resminya pada Kamis (20/8/2026). Ia menyebut sebanyak 46 persen warga tersisa kini menjadi target utama pendataan.

Afridon menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin ada satu pun warga miskin yang tercoret dari daftar penerima jaring pengaman sosial. Karena itu, ia menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Agen Perlinsos untuk langsung turun ke lapangan.

Capaian Pendaftaran Perlinsos Capai Wilayah Pesisir Selatan Padang

Masyarakat setempat sebenarnya menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi untuk mendaftarkan diri dalam program Perlinsos. Mereka menyadari betul pentingnya program ini sebagai syarat utama pencairan bantuan pemerintah tahun depan.

Baca Juga :  Pergatsi Gelar Kejurprov Gateball Sumbar 2026 Menjelang Porprov

Pemerintah kecamatan bergerak cepat agar proses pendaftaran berjalan merata di seluruh kelurahan. Petugas mencatat setiap perkembangan data harian demi memastikan target populasi dapat tercapai tepat waktu.

Wilayah Bungus Teluk Kabung memiliki karakteristik geografis pesisir yang cukup membentang luas. Kondisi ini menuntut kerja ekstra dari seluruh jajaran aparat kelurahan dalam menjangkau kawasan pemukiman warga.

Pihak kecamatan terus mengawal validasi data agar tidak ada kesalahan input yang merugikan masyarakat. Setiap berkas yang masuk langsung mendapat verifikasi ketat dari petugas lapangan.

Kendala Ponsel Pintar Hambat Pendaftaran Perlinsos Warga Pelosok

Meskipun minat warga sangat tinggi, proses pendaftaran secara daring menghadapi rintangan teknis yang cukup berat. Afridon mengakui sistem digital menjadi tembok penghalang bagi sebagian besar masyarakat di kawasan pelosok.

Banyak warga pra-sejahtera di wilayah ini yang tidak memiliki gawai atau ponsel pintar Android. Selain masalah perangkat, jarak tempat tinggal warga yang jauh dari pusat kelurahan turut memperlambat akses pendaftaran.

Ketimpangan akses teknologi ini berpotensi meminggirkan warga yang paling membutuhkan bantuan sosial. Afridon menilai pendekatan birokrasi yang pasif hanya akan memperlebar jurang pemisah tersebut.

Baca Juga :  Andre Rosiade Serahkan Ambulans Gratis untuk Warga Padang

Untuk mengatasi persoalan gawai ini, Camat menginstruksikan para lurah dan Agen Digitalisasi Bansos untuk bertindak proaktif. Petugas memanfaatkan berbagai momen pertemuan warga, baik formal maupun non-formal, untuk mendaftarkan warga secara langsung.

Aparat Bergerilya Mendaftar Warga Dari Rumah Ke Rumah

Taktik jemput bola kini menjadi strategi utama petugas dalam mengejar target pendaftaran warga. Para agen tidak lagi duduk menunggu masyarakat datang ke kantor kelurahan setempat.

Petugas aktif menyisir titik-titik kumpul masyarakat seperti majelis taklim, rapat RT dan RW, serta pelataran tempat ibadah. Bahkan, petugas juga mendatangi warung-warung kopi untuk membuka posko pendaftaran berjalan.

Bagi kelompok masyarakat rentan yang mengalami kesulitan mobilitas, petugas menerapkan sistem dari pintu ke pintu (door to door). Langkah ini berfokus pada warga lanjut usia serta penyandang disabilitas yang terisolasi secara geografis.

Afridon memastikan agen Perlinsos mengetuk langsung pintu rumah lansia dan disabilitas yang minim akses informasi. Di samping aksi lapangan, pemerintah kecamatan juga memperluas jangkauan edukasi publik melalui jejaring media sosial resmi.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB