Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman kembali menggelar perhelatan MTQ Kecamatan Pariaman Timur ke-VI Tahun 2026 secara resmi pada Jumat, 24 Juli 2026. Ajang syiar Islam ini membawa semangat baru bagi seluruh masyarakat Kota Pariaman setelah sempat terhenti selama delapan tahun.
Selain itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad memukul beduk sebagai tanda pembukaan acara di Halaman Kantor Camat Pariaman Timur. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi turut mendampingi prosesi peresmian kegiatan keagamaan tersebut.
Bahkan, masyarakat setempat menyambut momentum bersejarah ini dengan antusiasme yang sangat tinggi. Oleh karena itu, kehadiran para pimpinan daerah mempertegas komitmen pemerintah dalam menggalakkan kembali pembacaan Al-Qur’an.
Pembukaan Semarak Perhelatan MTQ Setelah Delapan Tahun Vakum
Tentu saja, pemerintah daerah mengapresiasi tinggi kerja keras seluruh panitia yang berhasil memfungsikan kembali agenda tahunan ini. Kebangkitan kegiatan syiar ini sekaligus menandai babak baru pembinaan generasi Qur’ani di wilayah Pariaman Timur.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kembali acara ini. Beliau menekankan bahwa masyarakat sebenarnya telah menantikan momentum mulia ini selama kurun waktu delapan tahun.
Di samping itu, kegiatan ini berhasil menghidupkan kembali tradisi perlombaan seni membaca Al-Qur’an yang sempat vakum cukup lama. Maka dari itu, suasana Halaman Kantor Camat Pariaman Timur tampak semarak dengan hadirnya para tokoh dan warga.
Selanjutnya, Pemerintah Kota Pariaman menilai penyelenggaraan acara ini menjadi langkah krusial dalam merawat identitas daerah. Hal ini disebabkan karena nilai-nilai religius senantiasa menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Pariaman.
Ratusan Peserta Berbakat Utusan Dari Enam Belas Desa
Secara keseluruhan, sebanyak 324 peserta dari 16 desa se-Kecamatan Pariaman Timur siap menampilkan kemampuan terbaik mereka. Nantinya, seluruh utusan desa akan bersaing secara sehat dalam berbagai cabang lomba tilawah yang tersedia.
Di sisi lain, antusiasme peserta tercermin dari persiapan matang yang telah mereka lakukan bersama para pembina di desa masing-masing. Sehingga, setiap desa dapat mengirimkan talenta-talenta terbaik untuk mengharumkan nama wilayahnya.
Lebih lanjut, ajang kompetisi ini menjadi sarana seleksi potensial untuk menjaring qari dan qariah berbakat daerah. Dengan demikian, para pemenang nantinya membawa nama Kecamatan Pariaman Timur ke tingkat ajang yang lebih tinggi.
Oleh sebab itu, masyarakat dari 16 desa memberikan dukungan penuh kepada para utusan yang berlaga di mimbar tilawah. Tak heran jika kehadiran penonton semakin menambah ketakziman serta kesemarakkan di arena pelaksanaan perlombaan.
Langkah Nyata Mewujudkan Kota Pariaman Yang Lebih Risalah
Di samping keagamaan, penyelenggaraan perhelatan ini selaras dengan Program Unggulan Pemerintah Kota Pariaman dalam mewujudkan kota yang risalah. Sebab, konsep kota risalah mengedepankan integrasi harmonis antara nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan lokal.
Kemudian, Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung kegiatan keagamaan secara berkelanjutan. Upaya ini dilakukan agar memperkuat karakter masyarakat Pariaman yang religius, berbudaya, serta berakhlak mulia.
Oleh karena itu, pemerintah kota berharap pelaksanaan perhelatan keagamaan ini dapat memotivasi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Pada akhirnya, nilai-nilai Al-Qur’an hendaknya menjadi pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
Ringkasnya, semarak perhelatan ini menandai komitmen kuat Pemerintah Kota Pariaman dalam mengagungkan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Keberhasilan acara ini menjadi pijakan kokoh untuk penyelenggaraan agenda keagamaan pada masa mendatang.(ar)









