Padang Gastronomy Market Siap Memeriahkan HJK Padang ke-357 di Kota Tua

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Bazzar UMKM di Batang Arau.(poto: padangkita.com).

Suasana Bazzar UMKM di Batang Arau.(poto: padangkita.com).

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang resmi membuka perhelatan Padang Gastronomy Market 2026 di kawasan bersejarah Jalan Batang Arau, Kota Tua. Acara kuliner istimewa ini berlangsung mulai 7 hingga 10 Agustus 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang menggagas agenda ini untuk mendukung ambisi kota menembus Jejaring Kota Kreatif UNESCO bidang gastronomi. Pemerintah daerah merancang festival ini agar memberikan pengalaman lintas budaya yang autentik bagi para pengunjung.

Masyarakat dan wisatawan dapat menikmati kelezatan kuliner warisan leluhur yang disajikan secara menarik di lokasi acara. Pemerintah kota menghadirkan suasana khas kawasan bersejarah yang memadukan pesona arsitektur lama dan sajian khas nusantara.

Langkah Nyata Pemko Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Nasdwiyelly, meninjau langsung kesiapan lokasi acara pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pihaknya memastikan seluruh infrastruktur tempat dan penataan gerai sudah rampung sempurna sejak H-1 pelaksanaan.

Nasdwiyelly menegaskan bahwa kepastian kesiapan fasilitas sangat penting demi menjamin kenyamanan seluruh pengunjung yang datang. Langkah cepat ini membuktikan keseriusan pemerintah daerah dalam mengemas agenda tahunan menjadi ajang berkelas internasional.

Pemerintah Kota Padang menjadikan festival ini sebagai sarana promosi yang sangat efektif bagi produk unggulan lokal. Melalui ajang ini, para perajin kuliner mendapat panggung luas untuk memperkenalkan cita rasa autentik Minangkabau ke ranah global.

Baca Juga :  Langkah Strategis Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kota Tua untuk Wisata Sejarah dan Kuliner

Upaya ini memperkuat komitmen jangka panjang daerah dalam meraih predikat Kota Gastronomi Dunia dari lembaga UNESCO. Pemerintah optimistis identitas kuliner lokal yang kuat mampu menarik perhatian tim penilai internasional.

Sajian Kuliner Empat Etnis Dalam Satu Lokasi Festival

Panitia mengkurasi sebanyak 50 pelaku UMKM kuliner pilihan dan komunitas usaha lokal untuk mengisi puluhan gerai acara. Pemerintah daerah menyediakan ruang khusus ini agar para pelaku usaha dapat memamerkan karya terbaik mereka.

Pengunjung tidak hanya menjumpai hidangan khas Minangkabau yang kaya rempah pada ajang festival kuliner kali ini. Para pedagang juga menyajikan ragam makanan tradisional dari etnis Tionghoa, India, dan Nias yang hidup harmonis di Kota Padang.

Keberadaan ragam hidangan empat etnis tersebut memperlihatkan simbol toleransi dan kekayaan budaya daerah yang telah terjalin berabad-abad. Perpaduan resep leluhur ini menjadi daya tarik utama yang membedakan festival ini dari ajang kuliner lainnya.

Nasdwiyelly menyampaikan bahwa seluruh tenan menyajikan hidangan berkualitas tinggi yang siap memanjakan lidah para pecinta kuliner. Pengunjung dapat mengeksplorasi aneka jajanan tradisional hingga makanan berat khas berbagai etnis dalam satu area.

Baca Juga :  Sie Propam Polres Padang Panjang Razia Ponsel Polsek Pemberantasan Judi Online

Penguatan Ekonomi UMKM Dan Wisata Kota Tua Padang

Pemerintah mengintegrasikan promosi kebudayaan ini secara langsung dengan kegiatan Xploria Padang di sepanjang bantaran Sungai Batang Arau. Kolaborasi dua acara besar ini mengusung tema utama “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”.

Pengelola acara memadukan keindahan kawasan Kota Tua, aliran sungai yang tenang, dan aroma rempah khas yang menggugah selera. Kombinasi unik tersebut menciptakan atmosfer wisata yang sangat berkesan bagi setiap pengunjung yang hadir.

Pemerintah daerah menargetkan tingkat kunjungan masyarakat dan wisatawan meningkat drastis selama empat hari perhelatan berlangsung. Lonjakan wisatawan ini diyakini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan para pedagang kecil di sekitar lokasi.

Ajang tahunan ini menjadi stimulus penting untuk mempercepat pemulihan roda ekonomi kerakyatan dan mendukung pelaku usaha. Pemerintah Kota Padang optimistis sektor UMKM kuliner terus tumbuh pesat seiring dengan meningkatnya aktivitas pariwisata daerah.

Melalui penyelenggaraan perhelatan akbar ini, Padang makin mengukuhkan posisinya sebagai pusat destinasi wisata gastronomi utama di Sumatra Barat. Pemerintah berharap kesuksesan acara ini menjadi pijakan kokoh menuju pengakuan resmi dari UNESCO.(ar)

Berita Terkait

Daftar Perolehan Medali Porprov XVI Sumbar 2026, Padang Pimpin Klasemen
Pemko Padang Pacu Budidaya Ikan Tematik Lewat Teknologi RAS dan Mina Padi
Prabowo Resmikan Proyek Hilirisasi IWIP dan Kelakar Sherly Tjoanda
Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026
Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong
Satpol PP Padang Tertibkan Warung Karaoke Bising Meresahkan Warga
Kabut Asap Karhutla Palembang Telan Korban Jiwa, Driver Ojol Sesak Napas Meninggal
BMKG Rilis Potensi Hujan Petir di Kota Padang Hari Ini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Daftar Perolehan Medali Porprov XVI Sumbar 2026, Padang Pimpin Klasemen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Pemko Padang Pacu Budidaya Ikan Tematik Lewat Teknologi RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Prabowo Resmikan Proyek Hilirisasi IWIP dan Kelakar Sherly Tjoanda

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong

Berita Terbaru