Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus memacu pembangunan infrastruktur kota padang demi meningkatkan kenyamanan serta memperkuat roda perekonomian warga. Wali Kota Padang Fadly Amran turun langsung meninjau dua proyek strategis pada Jumat (4/9/2026).
Fadly Amran datang bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi untuk melihat pengerjaan di lapangan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang mengeksekusi seluruh pengerjaan fisik tersebut.
Peninjauan Proyek Pengaspalan Jalan Akses Wisata Pasir Jambak
Rombongan memfokuskan kunjungan pertama pada proyek pengaspalan dan pelebaran jalan menuju Pasir Jambak di Kelurahan Pasie Nan Tigo. Akses di Kecamatan Koto Tangah ini menjadi urat nadi pergerakan masyarakat menuju kawasan kampus dan Pantai Pasir Jambak.
Fadly Amran menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh spesifikasi teknis selesai tepat waktu. Pemerintah ingin kontraktor menggarap seluruh fasilitas publik ini dengan standar mutu yang tinggi.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan bahwa timnya membangun jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 5,5 meter. Pihaknya juga melengkapi area tersebut dengan bahu jalan masing-masing selebar satu meter.
Proyek strategis ini memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu anggaran mencapai Rp9,6 miliar. Sementara itu, nilai kontrak pelaksanaan pengerjaan fisik ini menyerap dana sekitar Rp9,4 miliar.
Malvi Hendri menjamin penuntasan proyek jalan ini bisa rampung sepenuhnya pada pertengahan September 2026. Para pekerja kini mengejar sisa target pengerjaan yang tinggal sedikit lagi di lokasi.
Saat ini pekerja sedang melakukan pengecoran bahu jalan serta pembuatan marka jalan di sepanjang rute. Pihaknya optimistis seluruh pengerjaan fisik bakal klir menjelang akhir pekan depan.
Melihat kemajuan proyek yang signifikan, Wali Kota Fadly Amran meminta warga sekitar menjaga fasilitas ini bersama-sama. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mendirikan bangunan liar di sepanjang jalur baru tersebut.
Fadly menambahkan bahwa area ini menyimpan potensi investasi besar untuk pembukaan objek wisata baru. Langkah tersebut diyakini mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal bagi warga sekitar.
Pembangunan Saluran Drainase Pasar Tunggul Hitam Mengatasi Banjir
Setelah memeriksa jalan, rombongan bertolak menuju lokasi proyek saluran drainase di Pasar Tunggul Hitam, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Pengerjaan ini merujuk pada Master Plan Drainase Kota Padang sebagai solusi jangka panjang penanganan banjir.
Dinas PUPR membagi pembangunan saluran air baru ini ke dalam tiga ruas pengerjaan utama. Masing-masing ruas memiliki panjang 410 meter, 139 meter, dan 45 meter.
Proyek drainase ini memanfaatkan dana Transfer ke Daerah (TKD) penanggulangan bencana sebesar Rp1,9 miliar. Pihaknya menargetkan seluruh proses pengerjaan drainase selesai pada 9 Desember 2026.
Fadly Amran berharap pekerja mengeksekusi proyek tata air ini dengan cepat dan rapi. Langkah ini penting agar aktivitas pedagang pasar dan mobilitas warga tetap berjalan lancar.
Pemerintah optimistis penataan drainase baru ini sanggup menyedot genangan air secara optimal saat hujan deras. Warga dan pedagang di sekitar Pasar Tunggul Hitam kini bisa beraktivitas dengan lebih nyaman.(ar)









