Padang, seriusnews.id – Tantangan ketenagakerjaan Kota Padang terus menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam mengikis angka pengangguran. Pemerintah Kota Padang mengambil langkah strategis dengan membuka peluang bagi generasi muda untuk menembus pasar kerja internasional.
Langkah nyata tersebut terwujud lewat kolaborasi antara Pemko Padang bersama Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Proklamator. Wali Kota Padang Fadly Amran resmi melepas peserta pelatihan bahasa Inggris untuk kerja ke Turki di HW Hotel Padang, Sabtu (15/8/2026).
Acara tersebut sekaligus menandai penutupan Program Pelatihan Kursus Privat Magang ke Jepang. Fadly Amran menegaskan bahwa ketersediaan lapangan kerja domestik belum sebanding dengan pertumbuhan jumlah pencari kerja.
Oleh karena itu, pelatihan keterampilan berorientasi pasar luar negeri menjadi sangat krusial. Program ini juga berjalan searah dengan Program Unggulan Padang Melayani untuk membantu generasi muda.
Langkah Strategis Pemko Padang Menekan Angka Pengangguran Daerah
Fadly Amran menyebutkan bahwa tingkat pengangguran di Kota Padang saat ini masih berada pada kisaran hampir 9 persen. Di sisi lain, pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kota agar meningkat pesat.
Pemerintah daerah berjanji memberikan dukungan penuh agar program pelatihan serupa bisa terus berlanjut. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pemuda yang sedang berjuang mencari pekerjaan.
Fadly Amran juga mendorong LKP Proklamator untuk menyelenggarakan program pelatihan dalam skala yang lebih luas. Pemko Padang siap memfasilitasi agar makin banyak anak muda bisa bekerja di luar negeri demi mengubah nasib keluarga.
Direktur LKP Proklamator Padang, Yeni Fujii, membeberkan detail jumlah peserta yang berangkat pada gelombang kali ini. Sebanyak 13 orang peserta siap berangkat menuju negara tujuan masing-masing setelah menyelesaikan masa pelatihan.
LKP Proklamator Kirim Belasan Tenaga Kerja Ke Turki Dan Jepang
Dari total peserta tersebut, sebanyak 10 orang berhasil menyelesaikan pelatihan bahasa Jepang dan siap magang. Sementara itu, tiga peserta lainnya bakal berangkat ke Turki untuk memulai karier profesional mereka.
Para peserta akan mengisi sejumlah sektor pekerjaan penting seperti bidang konstruksi, pengolahan makanan, hingga perawatan. Yeni Fujii menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh yang terus diberikan oleh Pemko Padang.
Momentum pelepasan peserta ini juga menjadi panggung bagi LKP Proklamator untuk memperkenalkan program baru. Inisiatif bertajuk Malaysia-Based Learning Program resmi meluncur guna memperluas pilihan negara tujuan para calon pekerja.
Program baru ini diproyeksikan membuka peluang kerja yang jauh lebih luas bagi tenaga kerja asal Sumatera Barat. Berbagai pihak menyambut positif terobosan baru dalam penyaluran tenaga kerja internasional ini.
Sinergi Instansi Pemerintah Wujudkan Ekosistem Kerja Berdaya Saing Global
Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir menyaksikan pelepasan para peserta pelatihan kerja luar negeri tersebut. Hadir di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Feri Erviyan Rinaldy.
Perwakilan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat juga ikut mengawal jalannya acara. Selain itu, jajaran Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Dinas Pendidikan tingkat provinsi maupun kota turut menyaksikan.
Sinergi lintas instansi ini memegang peranan penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang makin solid. Pemerintah daerah optimis kolaborasi ini mampu mencetak SDM unggul yang berdaya saing global.
Kehadiran berbagai dinas terkait membuktikan komitmen bersama dalam mengentaskan masalah ketenagakerjaan daerah. Pemko Padang terus berupaya menghadirkan solusi jangka panjang bagi para pencari kerja lokal.









