BMKG Deteksi Ribuan Titik Panas Sumatera, Riau Gelar Modifikasi Cuaca

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau.(poto: padangkita.com).

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau.(poto: padangkita.com).

Pekan Baru, seriusnews.id – Petugas memantau lonjakan angka titik panas Sumatera BMKG hingga mencapai 2.461 lokasi pada Rabu (26/8/2026). Satuan Tugas Udara langsung mengambil tindakan cepat guna memicu hujan buatan di kawasan rawan kebakaran.

Satelit pemantau mendeteksi sebaran anomali suhu panas yang mengepung seluruh wilayah di Pulau Sumatera. Provinsi Sumatera Selatan mencatat angka tertinggi dengan total mencapai 1.522 lokasi.

Provinsi Riau mendeteksi 223 lokasi anomali suhu panas yang tersebar pada berbagai wilayah kabupaten. Sementara itu, wilayah Jambi mengonfirmasi 222 lokasi dan Lampung melaporkan keberadaan 208 lokasi.

Kepulauan Bangka Belitung mendeteksi 193 lokasi, kemudian Kepulauan Riau mencatat total 47 lokasi. Selanjutnya, Bengkulu merekam 32 lokasi, Sumatera Barat tujuh lokasi, Sumatera Utara empat lokasi, dan Aceh tiga lokasi.

Sebaran Titik Panas Wilayah Riau Paling Dominan

Kabupaten Pelalawan menduduki posisi tertinggi sebaran titik panas di Riau dengan jumlah 91 lokasi. Kabupaten Indragiri Hilir menyusul pada urutan berikutnya setelah mengidentifikasi 45 lokasi.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Dorong Tata Lingkungan Berbasis Lingkungan Pascabencana Hidrometeorologis

Wilayah Kabupaten Bengkalis menemukan 35 lokasi anomali suhu berdasarkan hasil pengamatan citra satelit. Sementara itu, Indragiri Hulu mengonfirmasi keberadaan 17 lokasi di area pemukiman maupun kawasan hutan.

Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi masing-masing memetakan delapan lokasi rawan suhu tinggi. Selanjutnya, Kepulauan Meranti mendeteksi tujuh lokasi, sedangkan Kota Dumai merekam lima lokasi.

Rokan Hilir mencatat tiga lokasi, lalu Rokan Hulu dan Siak masing-masing menyumbang dua lokasi. Pihak BMKG menegaskan bahwa pemantauan satelit tidak otomatis menunjukkan lokasi kebakaran yang telah terkonfirmasi.

Penyemaian Garam Udara Dorong Pembentukan Awan Hujan

Tim Satuan Tugas Udara kembali menyemai tiga ton garam atau natrium klorida (NaCl) di Riau. Petugas menerbangkan armada pesawat sebanyak tiga kali penerbangan sepanjang hari Rabu.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ini bertujuan memperbesar peluang turunnya hujan pada wilayah sasaran karhutla. Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur mengonfirmasi keberhasilan pelaksanaan seluruh rangkaian penerbangan tersebut.

Baca Juga :  Rumah Semi Permanen di Lembah Gumanti Terbakar, Kerugian Capai Rp148 Juta

Sortie penerbangan pertama mengarah menuju kawasan udara Kabupaten Siak dan Bengkalis. Penerbangan kedua memperluas jangkauan ke wilayah udara Kota Pekanbaru, Siak, serta Kampar.

Penerbangan ketiga menyasar daerah titik panas tertinggi di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir. Petugas menebar material NaCl pada perawanan yang memenuhi syarat teknis pembentukan hujan.

Total Puluhan Ton Garam Disebar Selama Operasi

Langkah modifikasi cuaca menjadi strategi utama petugas dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan. Kehadiran hujan sangat efektif menghilangkan ancaman kabut asap yang menyelimuti pemukiman warga.

Jim Gafur menyampaikan bahwa operasi udara terus memperkuat upaya penanganan karhutla di lapangan. Penambahan tiga ton penyemaian garam terbaru makin memaksimalkan efektivitas pemicuan awan hujan.

Pemerintah daerah mencatat penggunaan akumulasi material penyemaian NaCl kini telah mencapai 33 ton. Seluruh tim satgas tetap bersiap mengantisipasi dampak kemarau panjang di wilayah Sumatera.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Tertibkan Bangunan Ilegal dan Pungli di Destinasi Wisata
Pemko Padang Gelar Bimtek Agen Pemulihan P4GN untuk Lindungi Pelajar
Kisah Yoga Pratama PMI Asal Padang Ke Jepang
PT Semen Padang dan Kodaeral II Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Solok Selatan
Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat
Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam
Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang
Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:24 WIB

BMKG Deteksi Ribuan Titik Panas Sumatera, Riau Gelar Modifikasi Cuaca

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Pemko Padang Tertibkan Bangunan Ilegal dan Pungli di Destinasi Wisata

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pemko Padang Gelar Bimtek Agen Pemulihan P4GN untuk Lindungi Pelajar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Kisah Yoga Pratama PMI Asal Padang Ke Jepang

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:06 WIB

PT Semen Padang dan Kodaeral II Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Solok Selatan

Berita Terbaru

Rumah Rusak akibat gempa NTT.(Poto: radarsumbar.com).

Pemerintahan

Pemerintah Siapkan Bantuan Rumah Gempa NTT Hingga Rp30 Juta

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:58 WIB

KONI Sumatera Barat bergerak cepat mematangkan persiapan helat pesta olahraga multi-event regional melalui pembentukan Panitia Besar Porprov XVI Sumbar 2026.(poto: radarsumbar.com).

Sport

Editiawarman Pimpin PB Porprov XVI Sumbar 2026

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:48 WIB