Polisi Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Usai Sekap dan Aniaya Kekasih, Akan Diperiksa Kejiwaan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampang Taufik Hidayat penganiaya wanita di Bandung.( poto : istimewa )

Tampang Taufik Hidayat penganiaya wanita di Bandung.( poto : istimewa )

Bandung, seriusnews.id – Kekerasan terhadap kekasih di Bandung menjadi sorotan setelah polisi menangkap Taufik Hidayat (30) yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya, YTR (29), di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Polisi langsung membawa tersangka untuk menjalani pemeriksaan awal di Mapolda Jabar.

Tim gabungan Polda Jawa Barat menangkap Taufik di sebuah perumahan pada Selasa (24/6) malam. Petugas melacak pergerakan tersangka melalui aktivitas transaksi yang terekam selama ia melarikan diri.

Setelah memperoleh titik lokasi, polisi bergerak cepat ke tempat persembunyian dan langsung mengamankan Taufik tanpa perlawanan. Petugas kemudian membawa tersangka ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Perilaku Tersangka

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menegaskan penyidik tidak hanya memproses kasus dari sisi hukum, tetapi juga menelusuri kondisi psikologis tersangka. Ia meminta ahli kejiwaan ikut menganalisis perilaku pelaku.

Baca Juga :  Polres Dharmasraya Tangkap Dua Pelaku Kasus Penggelapan Sepeda Motor

Rudi menjelaskan tim penyidik membutuhkan gambaran awal kondisi mental tersangka karena tindakan yang ia lakukan menunjukkan pola kekerasan ekstrem.

“Insyaallah besok kita lanjutkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, termasuk melibatkan ahli kejiwaan untuk mengetahui kondisi psikologisnya,” kata Rudi, dikutip dari detikJabar.

Ia menambahkan bahwa tindakan tersangka terhadap korban menunjukkan perilaku yang melampaui batas normal hubungan asmara.

“Karena apa yang dilakukan ini sesuatu yang tidak wajar, di luar kebiasaan perilaku seseorang terhadap kekasihnya, yang bisa kita katakan terlalu sadis,” ujarnya.

Polisi Periksa Kondisi Kesehatan dan Riwayat Tersangka

Setelah penangkapan, polisi langsung memeriksa kondisi kesehatan Taufik. Petugas juga menjalankan tes urine untuk mengecek kemungkinan penggunaan narkotika.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Taufik tidak memakai narkoba. Namun dalam pemeriksaan awal, ia mengaku mengonsumsi minuman keras jenis anggur hitam sebelum melakukan kekerasan terhadap korban.

Baca Juga :  Pria Asal Sijunjung Ditangkap, Satresnarkoba Polres Dharmasraya Sita Diduga Sabu

Taufik menyebut dirinya meminum minuman beralkohol merek “Intisari” yang tergolong anggur hitam sebelum kejadian.

“Intisari, minuman itu. Minuman keras, ya. Sejenis anggur hitam,” kata Rudi.

Polisi kemudian menahan Taufik dan melanjutkan seluruh proses penyidikan di Mapolda Jawa Barat.

Penyidik Polda Jawa Barat kini menggali motif di balik aksi penyekapan dan penganiayaan tersebut. Tim penyidik juga mengumpulkan keterangan tambahan dari berbagai sumber untuk memperkuat berkas perkara.

Selain itu, polisi menjadwalkan pemeriksaan psikologis agar ahli dapat membantu menjelaskan kondisi mental tersangka secara lebih detail. Langkah ini membantu penyidik menyusun gambaran utuh mengenai latar belakang kejadian.

Kasus ini menarik perhatian publik karena kekerasan terjadi dalam hubungan asmara dengan tingkat brutalitas yang tinggi. Polisi menegaskan mereka akan menuntaskan penyidikan hingga seluruh fakta terungkap.(ar)

Berita Terkait

Curi Motor Penjaga Sekolah, Residivis Kambuhan Diringkus Tim Klewang Polresta Padang di Pasar Raya
Tim Klewang Polresta Padang Tangkap Residivis Pencuri HP
Tim Klewang Polresta Padang Ungkap Komplotan Pencurian Mobil Lintas Provinsi
Polresta Padang Bongkar Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor Puluhan TKP
Polda Sumbar Bekuk WNA India Penyelundup Tambang Emas Ilegal
Hasil Operasi Antik Lombok Utara: Polisi Tangkap 14 Tersangka Narkoba dan Pelajar
Polres Pariaman Tangkap Pelaku Begal Dompet di Pauh Timur
Kasus Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing Terungkap
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Curi Motor Penjaga Sekolah, Residivis Kambuhan Diringkus Tim Klewang Polresta Padang di Pasar Raya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Tim Klewang Polresta Padang Tangkap Residivis Pencuri HP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Tim Klewang Polresta Padang Ungkap Komplotan Pencurian Mobil Lintas Provinsi

Senin, 14 September 2026 - 16:24 WIB

Polresta Padang Bongkar Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor Puluhan TKP

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Polda Sumbar Bekuk WNA India Penyelundup Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB