Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Tautan Palsu BSU 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja melihat pesan hoaks pencairan BSU 2026 berisi tautan palsu di ponsel.(ilustrasi poto: AI).

Pekerja melihat pesan hoaks pencairan BSU 2026 berisi tautan palsu di ponsel.(ilustrasi poto: AI).

Jakarta, Seriusnews.id – Kemnaker meminta para pekerja mewaspadai sebaran tautan palsu BSU 2026 yang marak beredar melalui pesan berantai. Sindikat penipuan memanfaatkan kabar pencairan bantuan subsidi upah ini untuk menjerat calon korban lewat aplikasi WhatsApp dan pesan langsung di media sosial. Pelaku sengaja menyebarkan tautan jebakan demi menguras data pribadi masyarakat.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, mengimbau masyarakat agar tidak ceroboh membuka kiriman tautan asing. Ia mengingatkan warga agar tidak menyerahkan dokumen kependudukan kepada pengirim pesan yang mencurigakan.

Modus kejahatan siber ini biasanya membujuk pekerja mengisi formulir daring dengan dalih verifikasi syarat pencairan dana. Di sana, pelaku meminta nomor induk kependudukan, nomor rekening bank, hingga foto kartu identitas.

Indah menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh langsung percaya pada pesan yang mencatut lambang kementerian. Pelaku kejahatan kini sangat mudah menempelkan logo instansi pemerintah pada situs tiruan demi mengelabui mata korban.

Baca Juga :  Polri Resmikan Slogan Baru dan Posko Polisi Bersama Masyarakat

Jalur Resmi Cek Bantuan Subsidi Upah

Kemnaker menegaskan seluruh pengumuman resmi terkait bantuan ketenagakerjaan hanya keluar lewat saluran resmi pemerintah. Pekerja dapat memantau kepastian program subsidi upah langsung melalui portal bsu.kemnaker.go.id.

Jika portal tersebut belum membuka pembaruan data tahun berjalan, pekerja sebaiknya bersabar menunggu siaran pers lanjutan. Jangan pernah mencoba mencari peruntungan dengan mengeklik tautan pintas di grup obrolan yang belum jelas asal-usulnya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli telah menginstruksikan seluruh jajaran kementerian untuk mempersempit ruang gerak penipuan bermodus bantuan sosial ini. Pihak kementerian terus berkoordinasi memantau peredaran situs tiruan yang berpotensi merugikan masyarakat pekerja di berbagai daerah.

Langkah antisipasi ini mendesak karena sindikat penipuan kerap beroperasi cepat memanfaatkan momen harapan pekerja yang menantikan pencairan dana subsidi upah dari pemerintah.

Empat Langkah Menghindari Jebakan Tautan Liar

Pekerja dapat menerapkan langkah praktis berikut saat menerima kiriman pesan mencurigakan:

Pertama, teliti susunan alamat domain situs web sebelum memencet tombol tautan apa pun di layar ponsel. Alamat resmi instansi pemerintah di Indonesia selalu berakhiran go.id, bukan domain gratisan berakhiran blogspot, web.id, maupun tautan singkatan tak jelas.

Baca Juga :  Prabowo Resmi Rombak Kabinet: Lantik Kepala BNPB dan Empat Wamen Baru di Istana

Kedua, jaga kerahasiaan kode sandi sekali pakai atau OTP serta PIN transaksi mobile banking milik Anda. Kemnaker tidak pernah meminta kode keamanan rahasia perbankan saat memproses bantuan sosial ketenagakerjaan.

Ketiga, tolak tawaran pencairan kilat yang mewajibkan pembayaran biaya pendaftaran atau uang pelicin di awal. Program bantuan pemerintah murni menyalurkan dana tanpa memungut sepeser pun uang administrasi dari kantong penerima manfaat.

Keempat, segera hapus pesan dan tutup laman peramban jika Anda menemukan kejanggalan pada formulir pendaftaran. Setelah itu, laporkan nomor kontak pengirim dan pastikan kembali kebenaran kabar tersebut lewat akun media sosial resmi kementerian.

Kewaspadaan mandiri menjadi benteng paling ampuh agar data kependudukan pekerja tidak disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab.(ar)

Berita Terkait

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya
Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren
Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis
Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh SPBU Oktober 2026
Petani Makin Mudah Tebus Pupuk Subsidi di KDKMP
Tunjangan Guru Non-ASN Mulai Cair Pekan Depan, Kemendikdasmen Tuntaskan Dokumen Pencairan
Buka MTQ Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Tautan Palsu BSU 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:35 WIB

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:25 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran saat mengisi Seminar Nasional Temu Akbar Alumni Universitas Negeri Padang (UNP) 2026 di Auditorium UNP, Sabtu (24/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Investasi SDM Kunci Utama Kemajuan Padang Menuju Kota Kreatif

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:40 WIB

Tim gabungan menyisir puluhan tempat hiburan malam di Kota Padang sejak Sabtu (24/10/2026) tengah malam hingga Minggu (25/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Razia Hiburan Malam Padang, Polisi Ciduk 2 Pria Positif Sabu

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:35 WIB

PT Semen Padang menyalurkan bantuan dana Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 senilai Rp104 juta kepada warga Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Regional

Semen Padang Kucurkan Rp104 Juta untuk Warga Lambung Bukit

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:31 WIB

Kontingen Perguruan Pencak Silat (PPS) Sakato Semen Padang.(poto: padangkita.com).

Regional

PPS Sakato Semen Padang Borong 26 Medali di Festival Silat 2026

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:27 WIB

Wali Kota Alfin dan jajaran ASN Kota Sungai Penuh turun ke jalan menggelar gotong royong akbar serentak bersama warga pada Minggu (25/10).(poto: istimewa).

Daerah

Wako Alfin Pimpin Goro Akbar dan Serap Aspirasi Warga

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:23 WIB