Tips Aman Makan Nasi Padang untuk Penderita Diabetes

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan mengadakan edukasi kesehatan di Poliklinik Khusus dengan mengangkat tema “Review Makanan Khas Sumatera Barat untuk Pasien Diabetes Melitus”.(poto: padangkita.com).

Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan mengadakan edukasi kesehatan di Poliklinik Khusus dengan mengangkat tema “Review Makanan Khas Sumatera Barat untuk Pasien Diabetes Melitus”.(poto: padangkita.com).

Padang, Seriusnews.id – Pencinta kuliner Minang kerap menganggap rendang dan gulai sebagai musuh utama penderita diabetes melitus. Makanan khas Sumatra Barat ini memang terkenal sarat santan gurih, minyak, serta porsi nasi yang melimpah.

Tim gizi Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang meluruskan anggapan keliru tersebut dalam sesi bincang kesehatan di Poliklinik Khusus, Jumat (23/10/2026). Pasien diabetes nyatanya tetap boleh menyantap hidangan khas Minang secara aman.

Kuncinya terletak pada kecermatan mengatur porsi makan serta menyiasati teknik pengolahan bumbu di dapur.

Siasat Memilih Menu dan Trik Mengolah Masakan

Ahli gizi Henny Fitri Yanti mengingatkan penderita diabetes agar mewaspadai asupan lemak jenuh dari kuah santan kental. Lemak jenuh berlebih memicu komplikasi kardiovaskular, sedangkan penderita diabetes menanggung risiko penyakit jantung yang jauh lebih tinggi.

Selain santan kental, kebiasaan menambah porsi nasi putih hangat juga langsung memicu lonjakan kadar gula darah. Pasien perlu beralih ke menu berbasis ikan atau daging tanpa lemak yang minim minyak goreng.

Baca Juga :  Kok Punggung Sering Nyeri di Usia 30-an? Ternyata Ini Biang Masalahnya

Menu berkuah asam pedas seperti ikan asam padeh atau soto Padang berkuah bening menjadi pilihan yang jauh lebih bersahabat. Pasien sebaiknya mengolah masakan dengan metode mengukus, merebus, atau memanggang daripada menggoreng rendam (deep frying).

Juru masak keluarga juga bisa mengganti santan kental dengan santan encer agar beban kalori hidangan menyusut. Dapur Minang memiliki keunggulan rempah alami melimpah seperti kunyit, jahe, lengkuas, serai, dan cabai merah segar.

Rempah-rempah asli ini menghasilkan rasa gurih alami tanpa menuntut tambahan garam dapur atau gula pasir. Pasien pun dapat menikmati cita rasa autentik Minang tanpa membahayakan kestabilan gula darah harian mereka.

Trik Menghadapi Meja Prasmanan dan Takaran Piring

Pesta adat Minang kerap menyajikan jamuan prasmanan yang memancing nafsu makan tak terkendali. Tamu pesta yang mengidap diabetes sering kalap mencicipi seluruh lauk tanpa memperhitungkan batas kalori.

Baca Juga :  Mau Tampil Lebih Muda? Terapkan 10 Kebiasaan Sehat Ini dari Sekarang

Henny menyarankan pasien menetapkan batasan porsi di piring sejak awal sebelum mengambil hidangan di meja prasmanan. Pasien mesti mengabaikan godaan untuk mengambil semua jenis lauk gurih yang tersaji di hadapan mata.

Pasien sebaiknya menerapkan panduan porsi piring makan anjuran Kementerian Kesehatan RI secara konsisten. Pasien mesti mengisi separuh piring makan dengan sayuran rebus dan potongan buah segar.

Separuh bagian piring lainnya baru di bagi rata untuk makanan pokok karbohidrat serta lauk pauk berprotein. Komposisi ini otomatis memangkas porsi nasi putih berlebih dan meningkatkan asupan serat pangan yang menahan laju gula darah.

Pasien juga wajib memilih buah potong segar daripada minuman jus buah yang sarat gula cair. Melalui penerapan pola makan disiplin ini, penderita diabetes dapat merawat kestabilan tubuh sekaligus tetap menikmati warisan kuliner Minang.(ar)

Berita Terkait

Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit
Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks
Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi
Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis
RSUP M Djamil Edukasi ASN Daftarkan Anggota Keluarga Tambahan ke JKN
Pemko Pariaman Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Penyakit
Andre Rosiade Tuntaskan Kebutuhan Air Bersih RSUP M Djamil Padang Lewat Sumur Bor 124 Meter
TP PKK Padang Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Hari Jantung Sedunia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Tips Aman Makan Nasi Padang untuk Penderita Diabetes

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB