Kok Punggung Sering Nyeri di Usia 30-an? Ternyata Ini Biang Masalahnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi(Freepik)

Ilustrasi(Freepik)

Jakarta, seriusnews.id-Banyak orang mulai merasakan sakit punggung ketika memasuki usia 30-an. Keluhan ini muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari rasa pegal ringan setelah duduk lama hingga nyeri tajam yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan sekitar 35% orang usia 30–44 tahun mengalami nyeri punggung. Angka ini menunjukkan bahwa kondisi tersebut sangat umum terjadi di usia produktif.

Menurut fisioterapis asal San Francisco, Claire Morrow, PT, DPT, sebagian besar kasus nyeri punggung di usia 30-an tidak berasal dari kerusakan serius pada tubuh. Ia menegaskan bahwa gaya hidup sehari-hari sering menjadi penyebab utama.

Gaya Hidup Duduk Lama Mulai Memberi Dampak

Memasuki usia 30-an, banyak orang menghadapi ritme hidup yang lebih padat. Jam kerja meningkat, tanggung jawab keluarga bertambah, dan waktu bergerak semakin berkurang.

Banyak orang duduk terlalu lama saat bekerja di depan laptop, menghadiri rapat daring, atau berkendara. Kebiasaan ini memberi tekanan terus-menerus pada tulang belakang, terutama di bagian punggung bawah.

Dokter spesialis rehabilitasi medik, April Fetzer, DO, menjelaskan bahwa duduk terlalu lama meningkatkan tekanan pada cakram tulang belakang. Kondisi ini memicu rasa tidak nyaman, terutama jika seseorang mempertahankan postur yang buruk.

Postur Tubuh Buruk Mulai Terakumulasi

Di usia muda, tubuh masih mampu menoleransi kebiasaan postur yang kurang baik. Namun, setelah masuk usia 30-an, dampaknya mulai terasa lebih jelas.

Baca Juga :  Waspada! Ini Daftar Makanan yang Bisa Picu Asma Kambuh

Kebiasaan seperti membungkuk saat bekerja, menunduk terlalu lama saat menggunakan ponsel, atau membawa tas di satu sisi bahu membuat otot punggung bekerja lebih berat.

Postur yang tidak seimbang mengubah distribusi beban tubuh. Otot punggung kemudian bekerja ekstra untuk menjaga stabilitas, sehingga muncul rasa pegal yang menetap.

Stres Emosional Ikut Memicu Nyeri

Nyeri punggung tidak selalu berasal dari aktivitas fisik. Stres juga berperan besar dalam memicu ketegangan otot.

Saat seseorang mengalami tekanan emosional, tubuh secara otomatis menegang. Kondisi ini sering terjadi di area leher, bahu, dan punggung bawah.

Dr. Fetzer menjelaskan bahwa stres jangka panjang dapat memperburuk nyeri punggung. Banyak orang di usia 30-an menghadapi tekanan pekerjaan, keuangan, dan keluarga secara bersamaan, sehingga tubuh sulit benar-benar rileks.

Aktivitas Fisik yang Tidak Konsisten Jadi Pemicu

Banyak orang di usia 30-an hanya berolahraga di akhir pekan setelah lama tidak bergerak aktif. Pola ini sering disebut sebagai “weekend warrior”.

Tubuh yang jarang bergerak lalu dipaksa melakukan aktivitas berat seperti lari atau angkat beban berisiko mengalami cedera otot.

Dr. Fetzer menegaskan bahwa tubuh membutuhkan gerakan yang konsisten, bukan aktivitas ekstrem sesekali. Otot inti yang lemah membuat tulang belakang bekerja lebih keras, sehingga nyeri lebih mudah muncul.

Baca Juga :  Waspada! 5 Makanan Favorit Ini Diam-Diam Merusak Ginjal

Kemampuan Pemulihan Tubuh Mulai Melambat

Di usia 30-an, tubuh memang masih kuat, tetapi proses pemulihannya mulai melambat dibandingkan usia lebih muda.

Cedera ringan yang dulu cepat hilang kini bisa bertahan lebih lama. Bahkan posisi tidur yang salah dapat menimbulkan nyeri hingga beberapa hari.

Claire Morrow menjelaskan bahwa sistem saraf dapat menciptakan respons perlindungan setelah cedera ringan. Akibatnya, tubuh tetap terasa kaku meskipun jaringan sudah pulih.

Cara Sederhana Mengurangi Risiko Sakit Punggung

Beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi risiko nyeri punggung di usia 30-an, antara lain:

  • Mengurangi waktu duduk terlalu lama
  • Memperbaiki posisi duduk saat bekerja
  • Rutin bergerak setiap beberapa jam
  • Melatih otot inti secara teratur
  • Mengelola stres dengan baik
  • Menjaga aktivitas fisik tetap konsisten

Kebiasaan kecil ini membantu menjaga keseimbangan beban pada tulang belakang.

Sakit punggung di usia 30-an sering muncul bukan karena penyakit berat, tetapi karena akumulasi kebiasaan sehari-hari.

Gaya hidup duduk lama, postur buruk, stres, aktivitas fisik yang tidak konsisten, dan perlambatan pemulihan tubuh menjadi faktor utama yang saling berkaitan.

Jika seseorang mulai memperbaiki pola hidup sejak dini, risiko nyeri punggung bisa berkurang secara signifikan dan aktivitas harian tetap berjalan nyaman. (nr*)

Berita Terkait

Tips Aman Makan Nasi Padang untuk Penderita Diabetes
Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit
Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks
Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi
Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis
RSUP M Djamil Edukasi ASN Daftarkan Anggota Keluarga Tambahan ke JKN
Pemko Pariaman Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Penyakit
Andre Rosiade Tuntaskan Kebutuhan Air Bersih RSUP M Djamil Padang Lewat Sumur Bor 124 Meter
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Tips Aman Makan Nasi Padang untuk Penderita Diabetes

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB