Warga Mata Air Kreasikan Lomba Mural Kota Padang untuk Percantik Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Mata Air Padang sulap trotoar jadi kanvas lewat lomba mural. Ajang kreatif ini angkat pesona pariwisata lokal sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI.(poto: padangkita.com).

Warga Mata Air Padang sulap trotoar jadi kanvas lewat lomba mural. Ajang kreatif ini angkat pesona pariwisata lokal sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Warga Kelurahan Mata Air menggelar lomba mural kota Padang untuk memperindah dinding dan trotoar kusam di sekitar Taman Aliran Kenangan, Jalan Sutan Syahrir. Aksi gotong royong yang berlangsung pada Jumat (28/8/2026) ini sukses mengubah ruang publik terabaikan menjadi kanvas raksasa penuh warna.

Masyarakat setempat memusatkan kegiatan seni visual ini untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara bertajuk Seni Mewarnai Dinding Budaya dan Wisata Menginspirasi tersebut menyedot perhatian banyak pihak.

Gerakan partisipatif ini sekaligus menjadi wadah promosi efektif bagi kekayaan budaya dan pesona destinasi wisata lokal. Warga bahu-membahu menata kawasan pemukiman agar tampil lebih estetis dan berdaya tarik tinggi.

Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, meninjau langsung pelaksanaan kompetisi di lapangan. Pihaknya memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi sinergis antara pihak kelurahan dan jajaran elemen masyarakat.

Lurah Mata Air, Rio Ariesta, memimpin langsung aksi pembersihan kawasan sebelum pelaksanaan lomba melukis dinding. Petugas dan warga merapikan struktur dinding agar siap menjadi media lukis para peserta.

Baca Juga :  Pemko Padang Perbarui Kemitraan Sister City Hildesheim Jerman

Mengangkat Potensi Wisata Dan Budaya Lokal Padang Selatan

Para peserta bebas mengekspresikan gagasan visual dengan memadukan berbagai ikon pariwisata daerah. Meski demikian, panitia tetap mewajibkan peserta menyisipkan pesan sosial dan nilai edukasi pada karya mereka.

Mural yang terlukis di sepanjang dinding menggambarkan ragam keindahan alam, sejarah, kuliner, hingga kekayaan tradisi Kota Padang. Pendekatan seni publik ini memudahkan masyarakat luas untuk mengenali potensi daerah secara visual.

Ajang kreatif warga ini beririsan langsung dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berbudaya. Kegiatan ini mendukung penuh keberhasilan program unggulan daerah seperti Padang Rancak, Padang Bersih, dan Padang Melayani.

Pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan publik dalam memperkuat fondasi program jelajah pariwisata berbasis komunitas. Langkah sederhana ini terbukti efektif meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Panitia penyelenggara menyerahkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan bagi pemenang dengan karya seni terbaik. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata warga dalam memperindah wajah kota.

Baca Juga :  Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang Jadi Wisata Edukasi Sejarah yang Kian Diminati

Mendorong Agenda Kreatif Tahunan Dan Pemberdayaan Pemuda Daerah

Pemerintah Kecamatan Padang Selatan berharap kompetisi mural ini dapat berlanjut menjadi agenda rutin tahunan. Kehadiran acara berkala akan terus memantik kreativitas serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Wilman Muchtar menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pembinaan positif bagi generasi muda di Padang Selatan. Pemuda dapat menyalurkan bakat seni sekaligus berkontribusi langsung dalam pembangunan wilayah mereka.

Inisiatif warga Kelurahan Mata Air membuktikan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak selalu membutuhkan anggaran infrastruktur berskala besar. Sentuhan seni dan kepedulian lingkungan mampu menghidupkan kembali potensi kawasan yang sempat meredup.

Goresan kuas di sepanjang Taman Aliran Kenangan kini menjadi bukti nyata semangat swadaya masyarakat. Lingkungan yang tertata rapi dan bernilai seni tinggi kini siap menyambut para pengunjung serta penikmat seni kawasan setempat.(ar)

Berita Terkait

Wisatawan Asal Padang Pariaman Ditemukan Meninggal di Air Terjun Robo Harau
Jaga Rumah Gadang, Warga Panyalaian Suarakan Nasib Jalur Tol Sicincin–Bukittinggi
Satpol PP Padang Amankan Belasan Pelajar Siap Tawuran di Tampat Durian
Pemko Padang Gandeng Petani Terdampak Banjir Pasok Dapur MBG
HUT PMI ke-81 di Padang: Ratusan Relawan Muda Adu Tangkas Kesiapsiagaan Bencana
Patroli Dini Hari Satpol PP Padang Amankan Lima Perempuan di Titik Rawan
Bantu Korban Banjir Padang, Satgas PRR dan Hutama Karya Salurkan Ratusan Paket Sembako
Empat Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tiku Ditemukan Selamat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Wisatawan Asal Padang Pariaman Ditemukan Meninggal di Air Terjun Robo Harau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Jaga Rumah Gadang, Warga Panyalaian Suarakan Nasib Jalur Tol Sicincin–Bukittinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Pemko Padang Gandeng Petani Terdampak Banjir Pasok Dapur MBG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:13 WIB

HUT PMI ke-81 di Padang: Ratusan Relawan Muda Adu Tangkas Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Patroli Dini Hari Satpol PP Padang Amankan Lima Perempuan di Titik Rawan

Berita Terbaru