Petani Koto Tangah Bangkit Pasca Bekas Banjir Lewat Panen Raya Jagung Padang 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani menggelar panen raya di lahan seluas 8 hektar pada Kamis (25/6/2026).( poto : sumbarbisnis.com)

Petani menggelar panen raya di lahan seluas 8 hektar pada Kamis (25/6/2026).( poto : sumbarbisnis.com)

Kota Padang, seriusnews.id – Panen raya jagung Padang menjadi titik balik kebangkitan petani di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah. Petani menggelar panen raya di lahan seluas 8 hektar pada Kamis (25/6/2026) setelah wilayah itu terdampak bekas banjir besar pada November 2025.

Pemerintah Kota Padang mendorong alih komoditas jagung untuk menjaga produktivitas lahan. Langkah ini muncul setelah banjir merusak lahan pertanian dan menghentikan aliran irigasi di sejumlah titik.

Alih Komoditas Gerakkan Pertanian Pasca Banjir

Pemerintah Kota Padang mengubah strategi pertanian dengan mengalihkan tanaman padi ke jagung sementara waktu. Langkah ini membantu petani tetap mengolah lahan yang terdampak kerusakan irigasi.

Dinas Pertanian Kota Padang mendampingi 45 kelompok tani yang mengelola 132,2 hektar lahan di 16 kelurahan dan 6 kecamatan. Petani menjalankan budidaya jagung secara aktif dengan pendampingan teknis dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Demi Data Pembangunan Berkualitas

Kelompok Kelompok Tani Surau Gadang menjadi salah satu yang berhasil mengembangkan varietas Pioneer 32 sebagai komoditas utama. Kelompok ini mengoptimalkan lahan agar tetap produktif meski dalam kondisi pemulihan pasca banjir.

Pemerintah tetap mengarahkan petani untuk kembali menanam padi setelah perbaikan irigasi selesai. Kebijakan ini menjaga keseimbangan produksi pangan di wilayah Kota Padang.

Pemerintah Alokasikan Rp2,5 Miliar Untuk Petani

Pemerintah Kota Padang mengalokasikan dana sebesar Rp2,5 miliar untuk mendukung program budidaya jagung. Dana ini digunakan untuk menyediakan bibit unggul dan pupuk kepada petani secara bertahap sejak akhir 2025 hingga 2026.

Gusnita Sukmawati dari Dinas Pertanian Kota Padang menjelaskan bahwa pemerintah memperkuat pendampingan agar petani mampu meningkatkan hasil panen. Program ini berjalan secara langsung di lapangan bersama kelompok tani.

Baca Juga :  Meriahnya Festival Pawai Telong Telong Sambut HJK Padang ke-357

Sekretaris Dinas Pertanian Kota Padang, Ansoriudin, menegaskan pemerintah mencegah lahan produktif terbengkalai. Ia juga membuka peluang pemanfaatan lahan tidur milik daerah untuk memperkuat produksi pangan lokal.

Skema Pembeli Siaga Stabilkan Harga Jagung

Petani menjaga stabilitas harga jagung melalui sistem pembeli siaga yang dijalankan Irman sebagai ketua petani penggerak sekaligus offtaker. Sistem ini langsung menyerap hasil panen petani di lapangan.

Skema tersebut memotong rantai tengkulak yang selama ini menekan harga jual petani. Petani kini menjual hasil panen dengan harga yang lebih stabil dan kompetitif.

Momen panen raya ini di hadiri BPMP Sumatera Barat, BPS Kota Padang, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai pihak memperkuat dukungan terhadap kebangkitan sektor pertanian pasca bekas banjir.(ar)

Berita Terkait

Polda Sumbar Pastikan Urus Surat Kehilangan Gratis
DLH Kerahkan Ratusan Petugas Bersihkan Pasar Raya Padang
Bocah Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia
Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Polda Sumbar Pastikan Urus Surat Kehilangan Gratis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:53 WIB

DLH Kerahkan Ratusan Petugas Bersihkan Pasar Raya Padang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Bocah Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB