Tanah Datar, seriusnews.id – Nagari Gurun di Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, sukses menggelar turnamen sepak takraw pada Sabtu (11/7/2026). Acara olahraga ini menjadi bagian dari kemeriahan rangkaian tradisi Batagak Panghulu di wilayah tersebut.
Panitia mengemas kompetisi ini bukan sekadar sebagai ajang perebutan juara di lapangan hijau. Mereka mengintegrasikan olahraga dengan upaya pelestarian nilai adat serta pengembangan potensi wisata daerah.
Langkah ini juga sekaligus bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Kehadiran penonton dan peserta dari berbagai daerah memberikan dampak instan bagi para pedagang setempat.
Rangkaian Tradisi Batagak Panghulu Libatkan Seluruh Masyarakat
Ketua Panitia Pelaksana, Irwan Datuak Rajo Boso, menyebutkan bahwa turnamen sepak takraw ini merupakan agenda keempat tahun ini. Pihaknya sengaja merancang acara yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat agar esensi Batagak Panghulu terasa lebih meriah.
Sebelum kompetisi olahraga ini bergulir, panitia telah sukses melaksanakan beberapa perlombaan khas Minangkabau. Agenda tersebut meliputi lomba baju kuruang, lomba memasak randang baluik, hingga atraksi budaya pacu jawi.
Pihak panitia juga menyisipkan agenda penting berupa pembekalan khusus bagi para calon penghulu baru. Langkah ini bertujuan agar para pemimpin kaum tetap memegang teguh falsafah adat dalam kehidupan sehari-hari.
Kemeriahan acara ini pun terus berlanjut hingga waktu malam hari bagi masyarakat sekitar. Warga dapat menikmati pertunjukan seni tradisional randai serta hiburan permainan KIM sebagai penutup seluruh rangkaian acara.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Melalui Potensi Sport Tourism
Ketua KAN Gurun, Febby Datuak Rajo Bangso Kayo, menegaskan pihaknya tetap memprioritaskan agenda pembekalan calon penghulu di tengah kemeriahan acara. Ia memastikan esensi sakral dari prosesi adat ini sama sekali tidak terabaikan oleh panitia.
Febby menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini memiliki misi besar untuk membangun ekosistem ekonomi. Kehadiran kerumunan massa terbukti membantu para pelaku UMKM lokal dalam menjajakan produk kuliner dan kerajinan mereka.
Pihak nagari menilai Nagari Gurun memiliki modal kuat menjadi destinasi wisata berbasis budaya dan olahraga. Mereka berencana menjual paket wisata yang mengombinasikan keindahan alam dan keunikan tradisi lokal ke depannya.
Secara khusus, Febby menyebut atraksi pacu jawi sebagai magnet utama untuk menjaring kedatangan wisatawan mancanegara maupun domestik. Ia berharap konsistensi acara seperti ini mampu meningkatkan kesejahteraan dan memperkenalkan potensi nagari ke tingkat nasional.
Dukungan Penuh KONI Sumatera Barat Gairahkan Olahraga Nagari
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, hadir langsung memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas pemuda dan tokoh masyarakat Nagari Gurun. Ia menilai kolaborasi antara pelestarian budaya dan aktivitas olahraga ini layak menjadi percontohan bagi daerah lain.
Hamdanus menyatakan konsep ini merupakan wujud nyata dari pengembangan sport tourism yang bisa memotivasi generasi muda. KONI Sumbar juga menyalurkan bantuan langsung berupa piala dan bola sepak takraw demi mendukung kelancaran kompetisi.
Dalam sambutannya, Hamdanus meminta seluruh atlet yang bertanding untuk selalu menjaga nilai-nilai sportivitas yang tinggi di lapangan. Ia juga mengajak masyarakat setempat bersama-sama menyukseskan pergelaran akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.(ar)









